Wife CONSIDERED GARBAGE

Wife CONSIDERED GARBAGE
Episode 75


__ADS_3

πŸ–€πŸ–€πŸ–€


setelah kepergian Kenzo dan Olivia, felica memukul lengan suaminya dengan kesal.


"sayang mengapa kau memukulku"


"semua karna mu panda, aku tidak ingin denganmu" ujar felica kesal dan meninggalkan suaminya menuju kamar.


"chubby....dengarkan panda hey" David mengejar istrinya dari belakang karna wanita itu berlari.


David segera menggendong tubuh istrinya membuat felica terkejut.


"panda...turunkan aku" ujar felica berusaha memberontak namun David memeluknya dengan erat


"kau hampir membahayakan anakku!" ujar David marah.


David benar benar marah pada istrinya karna kecerobohan felica. felica yang melihat suaminya kini benar benar marah langsung terdiam.


"panda" panggilnya dengan berkaca kaca.


David menghela nafasnya dengan berat dan kemudian membaringkan istrinya perlahan di ranjang dan menyelimutinya. David mendekap tubuh bumil itu untuk meredakan amarah istrinya


"lain kali jangan seperti itu sayang, kau membuatku takut, aku tidak ingin anakku dan kau terluka" David berbicara benar benar lembut saat ini.


felica menganggukan kepalanya dan menyembunyikan wajahnya di dada bidang itu.


David mengusap lembut rambut panjang yang tergerai indah itu.

__ADS_1


di kamar Kenzo.


tampak Olivia berusaha menenangkan suaminya yg terlihat mengambek padanya.


"hubby...kak David tidak bermaksud apa apa, aku yang menyuruhnya" ujar Olivia mengelus dada bidang itu dengan lembut.


"apa kata kata ku tidak membuatmu suka dear...apa kau kurang puas aku mengatakan dirimu cantik, apa kau ingin aku di atas helikopter dan memakai microfon untuk mengatakan jika istriku paling cantik sedunia" ujar pria itu menggebu gebu.


"maaf hubby, aku hanya bercanda"


"aku tidak suka pria lain mengatakan istriku cantik, hanya aku yang boleh dan kau tidak boleh mengatakan pria lain tampan hanya aku yang boleh kau katakan tampan" ujar Kenzo tak perduli jika dia di tertawakan istrinya


bagi Olivia, Kenzo seperti anak kecil jika bersamanya berbeda jika bersama orang lain, ia akan menjadi singa yang siap menyantap siapa saja.


"ia suami ku yang paling tampan dan tidak akan pernah tergantikan di hatiku" ujar Olivia berhasil membuat Kenzo tersipu malu.


deg...deg...deg


"ck sekali lagi kau menggodaku maka akan ku habisi kau malam ini juga dear.." ancam Kenzo membuat Olivia kebingungan.


"ck siapa yang menggoda? apa aku terlihat seperti wanita penggoda?" batinnya kebingungan


"sejak kapan aku menggodamu?" tanya Olivia


Kenzo memeluk istrinya dengan erat, membenamkan wajahnya di 2 buah kembar milik istrinya.


sesekali ia mengusap ngusap kan kepalanya disitu

__ADS_1


Olivia membiarkan apa yang di lakukan suaminya, ia mengusap rambut tebal itu dengan lembut


membuat suaminya semakin nyaman menempel padanya.


"hubby besok rindu dan Xavier kemari, tidak apa kan"


"tidak..!!!"


"loh kenapa hubby"


"aku tidak suka pria lain akan menatap istriku, lagian Xavier itu mantan sainganku dan kami pasti akan bermusuhan"


"tapi Xavier tidak memusuhi mu"


"kau tau dari mana sayang"


"tentu sja tau, hubby lihat jika Xavier memusuhi mu pasti ia enggan kemari tetapi Xavier kemari dengan istrinya itu artinya ia tidak mengibarkan bendera permusuhan padamu" uajr Olivia tertawa kecil.


"kau benar dear..tetapi aku tetap tidak suka karna dia pasti akan memandangi wajahmu, hanya aku yang boleh menikmati wajahmu"


"kenapa?"


"karna seluruh tubuhmu milikku"


"jadi aku hanya menumpang saja di tubuhku"


"iya, ini milikku" ujar Kenzo menggigit pelan hidung istrinya

__ADS_1


"ini milikku" ucapnya mencium kedua pipi istrinya


"ini,ini, dan ini semua milikku" ujarnya menunjuk semua


__ADS_2