
π€π€π€
di kamar felica.
felica duduk di samping suaminya yang masih marah pada adiknya itu, sementara David yang masih marah karna adiknya kini tidak dapat mengontrol emosinya.
"panda..sudahlah jangan marah terus"
"tidurlah chubby aku tidak ingin anakku kekurangan gizi karna kau kurang tidur" ujar David malah menyuruh istrinya untuk tidur
"aku belum ngantuk, aku hanya ingin tidur denganmu" ujar felica tak menurut.
David menghela nafasnya dengan panjang dan membawa istrinya menuju ranjang
ia membaringkan tubuh felica dan mendekap felica
"sekarang tidurlah dan jangan pikirkan aku" David mengelus pelan perut yang kian hari makin membesar.
"panda aku mohon biarkan sky bertanggung jawab pada Luna"
"sayang, aku minta kau jangan ikut campur permasalahan ku" ujar David menatap tajam istrinya.
"aku mohon, mungkin aku terlalu lancang tapi apakah kau tidak khawatir jika Luna hamil anak sky" felica mengusap wajah tampan itu dengan lembut agar suaminya tidak marah padanya.
"tapi aku tidak suka padanya"
__ADS_1
"aku mohon,"
"jika aku bilang tidak ya tidak apa kau tidak mengerti..!!!" David kini malah membentak istrinya membuat wanita itu terkejut.
"kau membentak ku" ujar felica dengan bergetar.
David mengehela nafasnya dengan berat merasa bersalah karna telah membentak istirnya. "maafkan aku chubby tapi aku tidak sengaja" felica melepaskan pelukan suaminya dan membelakangi nya.
felica sudah tak perduli lagi, terserah apa yang akan di lakukan suaminya yang jelas sekarang ia marah karna David malah memarahinya.
"chubby.." panggilnya namun tak di hiraukan oleh wanita itu
David menatap langit langit enggan untuk menggangu istrinya, ia merasa. bingung sendiri maka dari itu ia memutuskan untuk menghubungi ibunya besok.
"chubby..." panggilnya lagi, namun tak di sahuti istirnya ia menatap istrinya yang tampak bernafas dengan teratur menandakan felica tertidur pulas
"tidur yang nyenyak chubby, semoga mimpi indah"
David memejamkan matanya dan akhirnya ikut tertidur.
......................
......................
......................
__ADS_1
......................
keesokan harinya.
David terbangun dari tidurnya, ia menatap kesamping ya namun tidak menemukan keberadaan istrinya.
ia bangun menuju kamar mandi untuk membersihkan diri dan bersiap siap untuk pergi kekantor.
dengan tidak bersemangat ia memakai jas nya.
ia turun ke bawah mencari sang istri, ia melihat felica sedang tertawa bersama Olivia di dapur sembari menyiapkan sarapan.
"pagi sayang" ujar David memeluk felica dari belakang, namun wanita itu enggan untuk menjawab melainkan malah berbincang bincang dengan Olivia, Olivia yang melihatnya hanya diam tak mau ikut campur urusan mereka.
"chubby apa kau marah padaku" ucapnya dengan lesu menaruh kepalanya di tengkuk wanita itu
"felica, aku keatas dulu untuk membangunkan anak anak dan suamiku"
felica mengangguk dan tersenyum, kemudian Olivia meninggalkan David dan felica yang berdua di ruang makan.
"menyingkir panda aku ingin menyiapkan sarapan Chelsea" ujar felica dengan dingin.
"sayang....apa kau marah perihal semalam, aku hanya tidak suka kau mencampuri urusanku"
"ya, aku memang tidak boleh mencampuri urusanmu tetapi aku berhak karna aku istrimu" ujar felica dengan tegas
__ADS_1
David menghela nafasnya panjang, ia tidak mau berdebat dengan istrinya hanya karena soal itu.
felica melepaskan pelukan suaminya dan ia pergi menuju kamar Chelsea untuk membangunkan anak nya