
🖤🖤🖤
setelah pesta pernikahan selesai.
kini Maura memeluk putrinya dan menangis, merasa enggan untuk melepaskan putri semata wayangnya.
"ikuti suami mu ya dan jaga diri baik-baik"
"iya mom, aku akan mendengarkan kata kata mu" Luna membalas pelukan ibunya.
ayahnya juga merasa tak rela putrinya kini ikut dengan suaminya, namun ia tak boleh egois ia harus merelakan putrinya bahagia bersama suaminya.
sementara kini sky berdiri dengan para pria posesif.
mereka bersedekah dada dan menatapnya dengan tajam
"kali ini kau sudah memiliki istri jadi jangan mencoba untuk mendekati istriku lagi" ujar Xavier dengan tatapan tajamnya.
Kenzo hanya diam menatap sky dengan tatapan mematikan seperti ingin menerkam nya hidup hidup, sky menelan salivanya dengan susah kini ia masuk kedalam kehidupan keluarga Kenzo Smith
"jika kau melukai adikku sedikit saja, maka akan ku hancurkan dirimu" ancam David tak main main.
"tenang saja kakak ipar, aku akan menjaganya" ujar sky membuat David merasa geli.
"ckck, sudahlah cepat pergi, aku takut nanti istriku yang kau godain"
"ck, kalian mengapa menganggap aku sebagai perusak rumah tangga orang lain" ujar sky kesal karna ke tiga pria itu selalu berfikir negatif tentangnya.
sky dan Luna pun pamit pada mereka semua, Luna pun ikut pergi ke negara Amerika bersama sky untuk ke mension sky yang ada disana"
...----------------...
__ADS_1
...----------------...
...----------------...
...----------------...
rindu dan Xavier pamit kembali ke kota D.
sementara mom muara memutuskan untuk tinggal di mension Kenzo beberapa waktu menunggu sang cucu lahiran.
mereka duduk di ruang tamu untuk melepaskan penat, hari juga sudah gelap malam dari itu mereka memutuskan untuk beristirahat sejenak.
"mom, apa yang kau pikirkan" tanya David saat melihat ibunya melamun
"tidak nak, momy hanya takut Luna tidak betah dan meminta pulang"
"tenang saja mom, semua nya pasti akan baik baik saja" ujar felica meyakinkan ibu mertuanya.
Kenzo dan Moran hanya terdiam mendengarkan mereka semua berbicara tanpa mau menyahuti.
"dimana Alberto dan Chelsea" tanya Maura tak melihat keberadaan cucunya.
"Alberto berada di kamar sedang mengerjakan tugas semetara Chelsea sudah tidur karna ia kelelahan" ujar Olivia
"aku akan tidur dengan cucuku Chelsea saja" Maura beranjak dari duduknya dan melangkahkan kakinya menuju kamar Chelsea.
"ded kau tidur dengan siapa..???" tanya David pada ayahnya
"tentu saja aku tidur denganmu disini"
"no ded, aku tidur dikamar bersama istriku" ujar David enggan tidur dengan ayahnya sebab ia tidak akan bisa bermesraan dengan felica nanti.
__ADS_1
"kalau begitu aku akan tidur dengan kenzo"
"tidak..!!! aku akan tidur dengan istriku tidak mungkin aku tidur denganmu" ujar Kenzo segara menggendong istrinya dan meninggalkan ruang tamu.
"ckck dasar kalian anak durhaka" ujar Moran kesal dengan mereka.
"baiklah aku akan tidur dengan Alberto saja kalau begitu" Moran pun meninggalkan ruang tamu dan berjalan kearah kamar Alberto.
"panda, sebaiknya kita tidur ini sudah malam" ujar Felica pada suaminya.
"baiklah, ayo kita masuk" David mengangkat tubuh kecil itu ke dalam kamar.
ia membaringkan tubuh istrinya perlahan di atas ranjang. kemudian ia pun ikut berbaring dan memeluk erat wanita itu.
"panda, menurutmu apakah akan ada cintai di pernikahan mereka"
"berjalan seiring nya waktu mereka pasti akan saling mencintai sama jal nya kau dan aku"
felica tersenyum, ia membalikkan badannya agar mengahadap suaminya, ia memeluk tubuh kekar itu dengan mesra.
"kau benar panda, aku berharap mereka akan saling mencintai"
mereka pun akhirnya tertidur dengan lelap setelah berbincang bincang cukup lama sembari bermesraan.
...****************...
...****************...
...****************...
maaf ya kalau ga nyambung author bingung soalnya🥺
__ADS_1
capek mikirnyaðŸ˜.