
π€π€π€
Olivia hanya menggelengkan kepalanya.
kemudian mereka pun beristirahat menunggu hari esoknya.
di kamar Alberto.
tampan pria remaja itu berbaring di atas ranjang, menatap langit langit seperti seorang yang sedang memikirkan sesuatu.
ya, dia sedang mengalami cinta pertama sekarang. seorang gadis yang berhasil mencuri hatinya dan menjadi ratu di kehidupan Alberto.
Elina seorang anak perempuan dari keluarga konglomerat. ayahnya seorang CEO dari perusahaan yang tidak terlalu besar seperti milik ayahnya.
"kau sangat cantik, hingga aku tidak bisa tidur dibuat mu" Alberto tersenyum mengingat wajah cantik yang selalu perhatian padanya.
gadis paling pintar di kelas.
ada 1 gadis cupu yang selalu membuat mood nya rusak, ia berkaca mata tebal dan ia juga pintar di kelas.
namun, ia menjadi bahan Bulyan teman temannya dan memanfaatkan kepintarannya.
ia anak dari keluarga yang sederhana, dan ia tidak perduli akan hal itu. ia memiliki seorang teman laki laki yang dekat dengannya.
tanpa ia sadari, laki laki itu hanya memanfaatkan kepintarannya.
"ckck, mengapa gadis itu harus menjadi adik kelasku, ingin sekali aku membuangnya ke laut" gumam Alberto mood nya menjadi rusak karna gadis itu masuk kedalam pikirannya.
perlahan pria itu merasa mengantuk dan akhirnya tertidur.
__ADS_1
...****************...
...****************...
...****************...
keesokan harinya.
matahari menyingsing menyinari seluruh bumi, diikuti kicauan burung yang merdu saling bersahutan sahutan.
tiba tiba Alberto merasa sangat sesak seperti ada yang menindihnya.
ia membuka matanya dan ia melihat Chelsea adiknya sedang berada di ranjangnya.
"pagi kak, ayo bangun nanti telat kesekolah" ujar gadis yg masih SMP itu.
"ckck, Chelsea kau menghancurkan mimpi indahku" ujar Alberto kesal dengan Chelsea.
dengan kesal Alberto melangkahkan kakinya menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.
Chelsea yang sudah bersiap siap pun langsung turun kebawah untuk sarapan.
ia turun menggunakan lift agar cepat sampai.
"pagi mom,dad"
"pagi sayang" sahut felica tersenyum menatap putrinya.
"dimana kak Alberto?" tanya Olivia tak melihat tanda tanda putranya.
__ADS_1
"kak Alberto masih mandi mom, tadi ia kesal karna Chelsea membangunkannya" ujar Chelsea tertawa diikuti David dan yang lainnya.
Olivia menyuruh Chelsea memanggilnya mom karna Olivia sudha menganggapnya sebagai anak sendiri.
"dia memang pemalas" ujar Olivia tertawa.
"mom aku mendengarmu...!!!" ujar Alberto yang tiba tiba muncul di hadapan mereka.
"good morning sayang"
"morning too mom" ujar alberto mencium pipi Olivia
"hey, siapa yang mengizinkan mu mencium istriku..!!!" ujar Kenzo menatap kesal anaknya.
"apa aku tidak boleh mencium momy" ujar Alberto kini melayangkan tatapan tajam ke ayahnya.
"tidak..!!! kau tidak boleh mencium momy selain Dedy dan kau boleh mencium momy setalah Dedy mencium momy" ujar Kenzo cemburu pada putranya.
David dan felica menggelengkan kepalanya melihat keposesifan Kenzo,bahkan pria itu akan bertengkar pada anaknya sendiri jika menyangkut soal Olivia. "bro dia itu putramu tidak masalah bukan ia mencium ibunya"
"siapa kau selalu ikut campur" ujar Kenzo kini menatap garang ke arah David.
"hubby, ini masih pagi kau sudah membuat keributan" ujar Olivia menghela nafasnya.
Alberto duduk di samping David tidak ingin mendekati ayahnya bisa bisa ia akan terkena imbasnya nanti.
"aku tidak suka milikku-"
"tapi dia kan putramu by" ujar Olivia memotong pembicaraan suaminya.
__ADS_1
"baik, tapi lain kali ia tidak boleh menciummu"
"tapi kan dia momy ku ded, baik aku tidak akan mencium momy namun aku akan mencium momy jika Dedy tidak ada haha" uajr Alberto tertawa.