
🖤🖤🖤
5 tahun kemudian
tampak seorang wanita cantik sedang berjalan menuju pintu gerbang sekolahan. dengan kacamata hitamnya setia melekat pada kedua matanya.
"momy..."
"hai sayang"
"mom, tadi Chelsea dapat nilai A+"
"wahhh anak momy pintar" ujar anak perempuan cantik yg memiliki wajah sama dengan ayahnya. hanya sifatnya yg seperti momy nya, penyayang dan baik hati.
ya, anak itu bernama Chelsea Elisya Laurentcia. anak felica yg kini sudah lahir.
felica sangat bahagia semenjak kelahiran chelsea. wanita itu berhasil melewati begitu banyak rintangan dan cobaan di hidupnya.
"momy, uncle Xavier mana..???"
"uncle di masih di kota D sayang"
"ouh...oh iya mom, tadi guru Chelsea bertanya dimana Dedy Chelsea"
felica terdiam mendengar perkataan anaknya. suami yg sudah 5 tahun ia tinggalkan dengan anaknya. felica juga tidak tau bagaimana keadaannya. yg jelas pria itu tidak ada kabar sama sekali.
"momy...kenapa momy melamun??"
"eh tidak sayang, hanya saja momy lelah."
"mom kau belum menjawab pertanyaan Chelsea dimana Dedy Chelsea"
"Chelsea dengar sayang, Dedy Chelsea keluar negri mengembangkan bisnis ok"
"kapan Dedy kembali"
"Dedy akan kembali, pasti kembali menemui kita ya"
"yey... Chelsea tidak sabar menunggu Dedy" felica merasa sedih dengan perasaan anaknya. namun ia juga tidak bisa memaksakan perasaannya,ia terlanjur sakit hati pada suaminya.
__ADS_1
"baiklah kalau begitu kita pulang ya sayang"
"ok mom"
mereka pun menuju apartemen naik taksi. membelah jalanan kota
butiq felica kini menjadi butiq terkenal di beberapa kota. bahkan ia juga di undang di acara ulang tahun wali kota.

...----------------...
...----------------...
...----------------...
di kota lain.
tampak pria tampan menatap ke arah langit langit. merindukan keberadaan sang istri.
5 tahun ini ia hanya melakukan pekerjaan,pekerjaan dan pekerjaan. ia bahkan menyibukkan waktunya di ruang kerja. bahkan ia saja tidak tahu jika kini Alberto menginjak usia 10 tahun.
"tuan saya ingin berbicara penting dengan anda"
"ini menyangkut nyonya felica tuan"
David perlahan menghentikan aktivitas nya, dan beralih menatap asistennya dengan serius.
"katakan"
"saya menemukan keberadaan nyonya felica, dia berada di kota V pemilik butiq terkenal itu tuan."
David melebarkan matanya, seketika wajah yg 5 tahun tampak terlihat dingin berubah menjadi semangat.
"kita ke kota V sekarang"
"tunggu tuan, saya juga ingin memberitahukan anak nyonya felica bernama Chelsea Elisya Laurentcia"
"mengapa tidak ada nama panjangku..???" ujar David kini bertambah kesal.
__ADS_1
"saya tidak tahu tuan"
"sudahlah , kita kesana sekarang dan jangan membuang buang waktuku"
David dan Aldo segera menuju kota V dimana keberadaan istri yg dicari"
"aku menemukan kalian, kali ini aku tidak akan melepaskan kalian"
...****************...
...****************...
...****************...
di kota V
"hai Chelsea"
"uncle Xavier apa yg uncle bawa..??"
"ini daging salmon kesukaanmu, uncle membelinya di restoran tadi"
"yeyy makasih uncle, Chelsea sayang uncle"
"sama sama sayang, dimana mom mu..???"
"momy masak buat makan siang, ohh iya uncle makan disini aja yok temenin Chelsea sama momy"
"ok"
mereka pun menuju dapur untuk menemui felica yg sedang menyiapkan makan siang. Xavier dapat melihat dengan jelas wanita itu sedang bergulat dengan alat penggorengan.
"felica" panggilnya dan membuat wanita itu menoleh kearahnya.
"Xavier, kapan kau datang"
"baru saja"
"momy liat, uncle membelikan steak salmon"
__ADS_1
"apa kau sudah berterimakasih"
"sudah mom"