Wife CONSIDERED GARBAGE

Wife CONSIDERED GARBAGE
Episode 25


__ADS_3

πŸ–€πŸ–€πŸ–€


felica menatap tak percaya ke arah benda yg dipegangnya saat ini.


"ini terakhir bagiku untuk mengambil cinta tuan David"


felica bergegas mengganti pakaiannya untuk mengantarkan makan siang suaminya.


wanita itu akhirnya berhasil keluar setelah membohongi para pengawal.


namun felica tetap di antar oleh pengawal David dan Mau tidak mau wanita itu harus ikut.


felica menatap bangunan kota dengan awan yg mendung,ia merasa sangat tidak nyaman dihatinya,entah apa yg akan terjadi kali ini.


tak lama mobil pengawal itu sampai di kantor David Guetta group. wanita itu melangkah masuk dengan memakai masker di wajahnya.


ia tak memperdulikan resepsionis yg berteriak memanggil nya.


felica langsung menuju lantai 10 dimana ruangan David berada. wanita itu mengetuk pintu sebelum masuk.


tok


tok


tok


"tuan"


David menoleh kearah sumber suara tersebut dan pria itu menatap tajam kearah wanita yg memanggilnya.

__ADS_1


"cihh...ada apa kau kemari..???"


"tuan aku membawakan makan siang untukmu,anda makan yah" ujar felica membuat maskernya dan tersenyum hangat. namun David segera membuang muka merasa muak dengan tingkah wanita itu.


"bawa pergi makanan itu dari hadapanku,aku tidak Sudi memakan makanan itu"


"apa maksudmu tuan"


"aku akan makan siang bersama Clara kau bawa pergi saja makanan itu dan jangan pernah membawakan makan siang untukku lagi"


felica tersentak dengan perkataan suaminya. wanita itu tersenyum getir kaki ini tak ada lagi kesempatan merebut cinta suaminya. ia lelah, lelah untuk berjuang sendirian,ia terlalu mandiri untuk mencintai seseorang yg tidak mencintainya.


"tidak bisakah anda memakan nya barangkali sedikit saja tuan"


"jika aku bilang tidak ya tidak" ujar David kini malah geram pada istrinya.


"baik, tapi ingat tuan hari saya masih terbuka untuk anda,namun akhirnya akan tertutup dan tidak bisa menerima mu kembali"


felica melangkahkan kakinya meninggalkan perusahaan david. wanita itu tidak naik mobil dengan pengawal David. ia memilih untuk menelusuri jalanan kota yg mulai terlihat sepi karna gerimis hujan


Felicia menangis dalam diam merasakan sakit di dadanya. ia merasakan sesak yg teramat dalam.


wanita itu meneteskan air mata mencoba menerima cobaan yg ditakdirkan untuk nya


saat asyik melamun menelusuri jalanan yg dihiasi bunga sakura,tiba tiba seorang pria memanggilnya.


"Felica"


"Xavier...!!!"

__ADS_1


"apa yang kau lakukan disini..???"


"aku hanya ingin mencari udara segar" kilahnya.


"apa yg kau bawa itu..???"


"ini makan siang ku"


"boleh aku memintanya siapa tau enak"


"tentu,ini untukmu saja" ujar felica memberikan kotak makanan itu pada Xavier


mereka duduk di kursi taman samping danau besar yg terlihat sangat tenang,tampak Xavier menikmati makanannya.


"ini sangat enak,apa kau yg membuatnya..??"


"iya,aku yg membuatnya" uajr felica berusaha menutupi kesedihannya, padahal ia berharap makanan buatannya dimakan oleh suami nya.


ya,sebenarnya Xavier tau permasalahan felica dan mengapa wanita itu tampak melamun saat berjalan. karna David tak ingin memakan makanannya.


"lain kali buatkan aku makanan ini lagi yaa"


"ok"


"tapi aku tidak akan tinggal di kota ini lagi Xavier...maafkan aku"


...πŸ„πŸ„πŸ„...


Xavier mengantar felica pulang sebelum sore.

__ADS_1


kini felica masuk kedalam kamarnya untuk mengemasi barang-barang nya.


sebelum pergi ia menulis surat untuk suami tercintanya.


__ADS_2