
π€π€π€
felica segera menuju kamar David untuk memberitahukan bahwa makan malamnya. sudah siap,namun saat ingin menaiki tangga seorang wanita berteriak dari bawah membuat felica terkejut.
"David..!!! dimana dia"
"maaf anda siapa ya???"
"cihh pelayan tidak usah banyak tanya aku sedang mencari kekasihku" ujar wanita itu mendorong keras tubuh felica kesamping.
felica hanya bisa menggelengkan kepalanya,wanita itu tak jadi memanggil suaminya untuk makan malam kini wanita itu lebih memilih duduk di tepi kolam renang.
"cihh felica,mengapa kau menangisi suamimu..??? bukankah pernikahan ini hanya untuk melindungi statusmu? jadi kau harusnya tidak menaruh perasaan terhadap pernikahan ini" ujar felica berkaca kaca menatap rembulan yg bersinar indah.
sementara itu,kini tampak David dan wanita itu sedang bermesra mesraan di kamar.
wanita itu adalah Clara mantan David saat SMA namun David masih menaruh perasaan padanya.
"sayank,kemarin aku melihat tas keluaran terbaru"
"beli saja apa yang kau inginkan" ujar David dengan mudahnya memberikan kartu black card nya pada wanita itu.
"terimakasih sayank" ujar Clara anencium pipi kekasihnya dengan lembut.
"bolehkah aku menginap malam ini disini..???"
"tentu saja sayank siapa yang tidak mengizinkanmu" ujar David mengelus rambut panjang milik Clara.
__ADS_1
"apakah istrimu tidak marah..???"
"dia bukan siapa siapa disini hanya istri di atas kertas" ujar David merendahkan felica.
"kau benar lagian kau Dan dia menikah karna kesalahan bukan??? jadi tidak ada yg saling mencintia"
"dan itu semua bukan sepenuhnya kesalahanku dia sendiri yang mendekatkan dirinya padaku agar aku melecehkannya.
"dasar wanita jal*ng" ujar Clara dengan geram.
"yg mna sih sayank istrimu itu"
"apa kau tidak melihatnya..???"
"tidak aku hanya berpapasan dengan seorang pelayan yang bertanya siapa aku"
"cihh ternyata tidak apa apanya dibanding dengan ku" ujar Clara dengan sinis dan menyusul David.
.
.
.
sementara itu felica.
wanita itu tampak termenung di tepi kolam renang yang besar. menatap rembulan bersinar terang membuat malam itu semakin indah di pandang.
__ADS_1
"ayah..ibu...aku merindukan kalian.." ujar nya meneteskan air mata.
"tega sekali kalian meninggalkan ku di dunia ini, lihatlah hanya beberapa saja anakmu ini bahagia sekarang harus menangis lagi" ujarnya terisak berderai air mata.
tiba tiba bi Susi mendekatinya dan memegang bahunya
"sabar non,tuan muda memang seperti itu sebaiknya anda tidak usah memikirkannya nona"
"felica ingin sekali pergi bi tapi tak kuasa"
"jangan nona,lambat laun tuan muda akan mencintaimu"
"mana mungkin tuan David mencintaiku" ujar felica terkekeh miris
"buat tuan muda mencintai anda nona,rebut dia dari nona clara" ujar BI Susi menyemangati.
felica tampak berfikir dengan dirinya,apa kah dia pantas mencintai dan dicintai oleh David..???
"ya bibi benar,felica akan membuat tuan Dava jatuh cinta pada felica" ujar nya penuh semangat membuat bi Susi tersenyum.
"baiklah kalau begitu sekarang nona makan malam dulu biar ga sakit" ujar BI Susi dan dibalas anggukan oleh wanita itu. mereka pun menuju ruang makan.
namun langkah felica terhenti saat melihat 2 pasang sejoli yang sedang bermesraan di meja makan.
"ayo mulai felica" batinnya sembari menghembuskan nafasnya dengan kasar.
"malam tuan" ujar felica dengan hangat namun diacuhkan oleh pria itu.
__ADS_1
"ohh jadi ini istri kamu yang murahan itu sayang" ujar Clara dengan sinis.