
π€π€π€
saat ini.
David dan Chelsea berada di mall terbesar.
mereka tampak bermain dengan senang, bahkan banyak sekali David membelikan Chelsea barang barang kesukaannya
"Dedy..Chelsea ingin salmon itu"
"Chelsea menyukai salmon..???"
"iya, Chelsea menyukai salmon dan sup ayam" David yg mendengar penuturan anaknya menjadi bahagia. anaknya tidak jauh beda darinya. semua yg ada dalam diri David jatuh pada anaknya.
hanya sifat saja yang beda.
sifat felica menurun pada Chelsea. gadis kecil itu sangat baik hati dan ramah. hingga kepolosannya di manfaatkan eh teman temannya di sekolah
"Dedy...mengapa melamun"
"tidak sayang, Dedy hanya senang kau menyukai salmon karna Dedy juga menyukai nya"
"wahhh benarkah dedy menyukai salmon..???"
"iya sayang"
"kalau begitu Chelsea sama Dedy sama" ujar Chelsea memeluk David dengan senang dan dibalas oleh pria itu dengan kasih sayang.
"apa Chelsea mau melihat rumah dedy"
"apa kah momy mengizinkannya"
__ADS_1
"menurut Dedy momy pasti tidak akan mengizinkannya"
"tapi Chelsea sangat ingin melihat rumah dedy"
"iya sayang, Dedy tau tetapi kita tidak bisa memaksa momy ok"
"baiklah"
kini David membawa anaknya ke restoran untuk mengisi perutnya. puas jalan jalan hingga mereka merasa lapar.
"apa aku boleh saja egois, aku tidak rela melihat mereka menikah" lirihnya pelan
"Dedy....mengapa Dedy tidak memakan makanan dedy"
"ini Dedy makan sayang, Dedy tadi bingung"
"bingung apa"
sementara di butiq.
tampak wanita cantik sedang melihat beberapa gaun yg paling mahal terjual.
namun pandangan wanita itu kosong, pikirannya masih saja mengingat suami dan anaknya. berada dimana mereka sekarang.
"ckck mengapa aku memikirkan nya , ingat felica dia menyakitimu"
felica kembali menuju ruangannya membiarkan para karyawan yang sedang bekerja.
...****************...
...****************...
__ADS_1
...****************...
hari semakin malam.
felica kini telah kembali di kediamannya diantar oleh Xavier. tampak pria itu terlihat seperti sangat lelah.
"aku pulang ke kota D dulu ya"
"apa kau tidak menginap disini? aku memiliki kamar tamu"
"tidak perlu felica aku akan langsung ke kota D saja"
saat tengah berbincang bincang, David dan Chelsea kini kembali. tampak Chelsea tidur dalam pelukan David. gadis kecil itu sangat lelah dan juga kenyang saat ini, maka dari itu tertidur.
"di mana kamar Chelsea" tanya David namun di acuhkan oleh felica
"felica..!!! jawab pertanyaan ku atau aku akan membawa anakku ke mensionku" ujar David tegas. David kembali emosi saat melihat kedekatan istrinya dengan xavier, ingin sekali David menendang pria itu jauh jauh namun takut istrinya semakin membencinya.
felica masuk kedalam tidak berniat membalas perkataan suaminya,namun David mengikuti nya dari belakang. hingga kini mereka sampai di kamar Chelsea kamar yg penuh dengan boneka.
David melangkahkan kaki jenjang nya ke arah ranjang anaknya dan membaringkannya disana. perlahan ia mencium dengan lembut kening anaknya.
"good night dear, have a nice sleep"
David menyelimuti tubuh kecil itu dan segera keluar dari kamar anaknya, takut Chelsea terganggu.
David melihat wajah dingin istrinya dengan jelas di depan pintu, pria itu menutup pintu kamar anaknya Dan kini beralih menatap dalam istrinya.
"jika tidak urusan silahkan keluar dari apartemen ku"
"aku akan keluar tapi selesai melakukan sesuatu sayang" ujar David menyeringai ke arah felica membuat wanita itu sedikit takut
__ADS_1