
π€π€π€
"bibi, apa kau melihat david"
"tuan David berada di ruang fitnes nona"
"aku ingin kesana bi"
"baiklah, bibi akan mengantarmu"
"tunggu bi, aku ingin membawa jus juga untuknya" ujar felica dengan tersenyum lebar. wanita itu merasa bersalah karna merepotkan suaminya tadi.
"baik nona"
felica membuat jus mangga untuk suaminya. dan menuju ruang fitnes tempat suaminya olahraga.
tak lama ia pun sampai, bi surti pun membukakan pintu untuk felica dan wanita itu masuk kedalam.
"panda"
"chubby" David menghentikan aktivitasnya dan tersenyum kearah istrinya yg membawakan nya jus favoritnya
"ada apa kau kemari hmm? mengapa tidak istirahat" ujar pria itu mendekati dan memeluk istrinya.
"aku bosan"
"kau bosan? ingin jalan jalan"
"tidak, aku tidak suka jalan jalan"
"lalu mau apa"
"aku ingin bertemu Olivia"
"sayang, kita tidak boleh mengganggu Olivia dengan suaminya ya"
"aku tidak mengganggu tapi aku ingin bertemu Olivia apa itu salah" ujar felica mulai kesal membuat pria itu menghela nafas panjang.
"kau mau tinggal dengan olivia?"
__ADS_1
"apa boleh" ujar felica berbinar
"boleh, aku akan memindahkan Chelsea sekolah di tempat Alberto dan masalah pekerjaan aku tidak masalah harus dari kota X kekota D"
"makasih panda" ujar felica memeluk erat tubuh suaminya.
"aku akan membicarakannya pada kenzo"
...****************...
...****************...
...****************...
hari sudah siang
David dan felica kini berada didalam kamar.
"sayang, Kenzo memperbolehkan kita tinggal di sana"
"benarkah?"
David menganggukan kepalanya, dan tersenyum melihat wajah senang di istrinya.
felica semakin senang mendengar nya. "panda apa lebih baik Chelsea pindah sekolah di sana?"
"iya sayang, Chelsea juga sudah besar"
Chelsea saat ini berumur berumur 11 tahun sementara Alberto sudah 16 tahun.
David berencana memindahkan putrinya itu di tempat sekolah Alberto dulu
"panda, kapan kita kesana?"
"besok sayang, kita akan pindah kerumah alberto"
sementara itu.
Chelsea kini sedang bermain di kolam renang di temani beberapa pengawal lainnya.
Chelsea sebenarnya malu namun lama kelamaan ia mulai terbiasa dengan keberadaan pengawal tersebut.
__ADS_1
"nona muda, apa kau tidak menghentikan dulu nanti kau bisa masuk angin" ujar bi Susi.
"Chelsea masih ingin bermain bi"
"baiklah, jus nya di atas meja ya non"
"iya bibi"
Chelsea bermain dengan ban besar kesayangannya. tampak gadis itu melamun memikirkan sesuatu.
"kenapa kak Alberto sangat dingin, ohh ya ampun kak Alberto sangat tampan namun sayang. sifatnya tidak setampan wajahnya" ujar Chelsea dengan kesal.
lama karna melamun tiba tiba bi Susi Kemabli memanggilnya. membuyarkan lamunannya.
"ada apa bi"
"nona anda dipanggil nyonya felica"
"momy memanggilku"
"iya nona"
"baiklah aku akan kesana"
Chelsea keluar dari kolam renang dan mengenakan piyamanya. kemudian gadis itu melangkahkan kakinya menuju kamar untuk mengganti pakaiannya.
tak butuh berapa lama, ia segera ke kamar felica dengan buru buru. takut ibunya sangat membutuhkannya.
"hi mom what's up" felica tersenyum manis dan menyuruh anaknya kemari
"kemari sayang momy dan Dedy ingin berbicara sesuatu" perlahan anak itu mendekati ibu dan ayahnya.
"ada apa"
"apa kau mau pindah sekolah di kota X..??"
"buat apa kita pindah kesana mom"
"apa Chelsea tidak ingin tinggal dengan kak alberto" ujarnya
"waahh tentu saja Chelsea mau"
__ADS_1
felica dan David tersenyum mendengarnya. mereka berfikir Chelsea akan menolaknya mentah mentah