Wife CONSIDERED GARBAGE

Wife CONSIDERED GARBAGE
Episode 9


__ADS_3

πŸ–€πŸ–€πŸ–€


"tenang nona saya bukan orang jahat" ujar pria itu saat melihat felica terlihat gugup.


"siapa namamu? aku ingin mengenalmu" ujar pria itu sok asik


"nama saya felica tuan"


"nama yang indah,tidak usah formal saat berbicara denganku felica panggil aku Xavier" ujar pria itu tersenyum tulus menatap gadis yg tingginya hanya se dada nya saja.


"baiklah tuan Xavier kalau begitu saya permisi karna saya lagi terburu buru" ujar felica segera meninggalkan pria itu.


"menarik,aku akan mendapatkan mu felica" ujarnya pelan menatap punggung wanita cantik itu.


.


.


.


"kau ini kenapa terlambat tadi bos mencarimu" ujar Alex pada felica itu.


"maaf tadi aku ada sedikit urusan"


"ya udah kalau begitu sekarang layani para pelanggan yang memilih rangkaian bunga milikmu" ujar Alex tersenyum


"baiklah" felica dengan semangat segera melayani para pelanggan itu.

__ADS_1


saat asyik melayani pelanggan tanpa felica sadari Clara masuk dengan seorang pria asing.


felica mengernyitkan dahinya saat melihat wanita itu sangat romantis.


"itu kan Clara,mengapa dia disini? dan siaap pria itu"


jiwa kepo felica sedikit meronta ronta ingin mencari tau namun tiba tiba Alex memanggilnya dan menyuruh nya untuk membantu membuat rangkaian yang dipesan.


tak lama Clara pergi dengan pria tersebut meninggalkan toko,membuat felica berdengus karna tak dapat melihat wajah lelaki itu dari dekat.


*


*


*


felica Kembali ke mension Kenzo dengan menggunakan ojek online dan kini ia berjalan memasuki mension.


felica kemudian melangkahkan kakinya menuju kamar untuk mengganti pakaiannya dan menyiapkan makan siang suaminya.


ia sudah bertekat untuk mengambil hati suaminya,ia tidak akan membiarkan wanita lain merampasnya. karna David yang telah mengambil kehidupan berharganya tidak mungkin ia melepaskan begitu saja.


wanita itu berniat membawakan makan siang suaminya ke kan,ia kan memakai pakaian panjang dan masker agar tidak ada yang melihatnya.


ia pun menuju perusahaan David Guetta group.


saat masuk ia harus menemui resepsionis tersebut.

__ADS_1


"apa ada yang bisa saya bantu nona..???" tanya resepsionis itu menatap nya penasaran karna tidak terlihat wajahnya.


"saya di suruh tuan David membawakan makan siangnya dengan cepat atau saya akan di pecat" ujar felica berusaha menetralkan suaranya agar berbeda.


"apa anda pelayan tuan David...???"


"ya,saya pelayan di mensionnya"


"baiklah kalau begitu anda masuk ke dalam ruangan di lantai 10" ujar nya pada felica.


dengan segera wanita itu memasuki lift dan menekan angka 10 sebenarnya felica sudah tahu saat ia bekerja disini ia selalu mengantarkan kopi pesanan David namun ia memilih berpura pura tidak tahu agar ia tidak ketahuan.


pintu lift terbuka,wanita cantik itu melangkahkan kakinya dengan pelan memasuki ruangan itu,ia mengetuk pintu dengan pelan.


tampak seseorang membuka pintu dari dalam.


"ada keperluan apa nona" tanya Aldo dengan heran mengapa ada orang asing masuk kedalam kantor.


"asisten Aldo ini aku" ujar felica membuka maskernya.


"nona muda..!!!" ujarnya terkejut.


"apa yang kau lakukan disini nona??"


"asisten Aldo aku ingin memberikan makan siang tuan David" ujarnya pelan agar tidak ada yang mendengar.


"baiklah silahkan masuk nona" Aldo membuka kan pintu untuk felica

__ADS_1


dengan segera wanita itu melangkah masuk dengan tersenyum namun senyuman itu perlahan memudar kala melihat 2 pasang sejoli sedang berciuman dengan mesra di meja kerja.


__ADS_2