Wife CONSIDERED GARBAGE

Wife CONSIDERED GARBAGE
Episode 36


__ADS_3

πŸ–€πŸ–€πŸ–€


saat mereka asyik berbincang tiba tiba seorang wanita cantik berteriak memanggil Chelsea


"Chelsea....!!!"


"yes mom"


felica mematung di tempat menatap siapa yang berada didekat putrinya sekarang, dan dai tidak bisa berkata kata lagi.


David menatap wanita didepannya dengan penuh kerinduan yang mendalam ingin sekali pria itu berlari memeluk wanita itu.


"felica"


"apa yang kau lakukan, turunkan anakku..!!!" teriaknya marah


David dan Aldo terkejut melihat perubahan wanita itu, wanita yg dulu lugu,polos, dan lemah lembut kini berubah menjadi wanita pemberani.


"haha rasakan tuan, kini giliran anda yang mengejar cinta nyonya felica" batin Aldo tersenyum puas.


"momy, mengapa momy marah sama Dedy"


"dia bukan Dedy mu nak" ujar felica menatap tajam kearah David.


"mau tidak bisa berbohong felica, mau lihat wajahnya dengan milikku dan sudah jelas jelas anak ini anakku"

__ADS_1


"apa hak anda dengan mengakui itu anak anda tuan"


"tentu saja aku berhak, aku suamimu"


"suami di atas kertas, tetapi menurutku aku tidak memiliki suami seperti anda" uajr felica dengan kata kata tajamnya.


"apa kurang puas kau menghukumku, sudah 5 tahun kita berpisah, apa itu kurang puas untuk mu"


"itu salah anda tuan David, mengapa kau menelantarkan istrimu saat ia mencintaimu dengan tulus"


David menatap tajam ke arah Xavier, pria yg selama ini menjadi saingannya dengan Kenzo.


"jadi benar kau, sudha ku duga aku menyesal tidak mencurigaimu"


"buat apa kau mencurigaiku, aku hanya membantu istrimu kabur dari mu"


"sial*n, baj*ngan, berani sekali kau menyembunyikan istriku"


tampak kedua pria itu saling baju hantam, siapa yang menang? tentu sja david, tubuh David jauh lebih besar dari pada Xavier.feliva yang melihat Xavier kalah telak di tangan suaminya langsung mengentikan pertengkaran mereka.


"apa yang kau lakukan, kau bisa membunuhnya..!!!" ujar felica membantu Xavier berdiri.


"ikut aku" uajr nya menarik tangan felica masuk kedalam apartement nya sementara felica tampak berusaha melepaskan cekalan tangan pria itu.


"lepaskan aku David"

__ADS_1


David mendorong kasar tubuh kecil itu ke ranjang dan langsung menindih tubuh wanita itu.


David ingin berbicara baik baik dengan cara seperti ini agar istrinya tidak bisa kabur darinya.


"katakan apa yang kau mau" uajr felica menatap nyalang kearahnya.


"aku ingin kau kembali padaku"


"maaf tuan, untuk itu aku tidak bisa menerima permintaan mu"


"aku mohon felica maaf kan kesalahanku sudah 5 tahun kita tidak bertemu"


"apa aku tampak perduli? lihat saja dirimu apa kau perduli saat aku pergi meninggalkan mu hah.!!! kau bahkan tidak tahu penderitaan ku tuan David Kelvin moran" ujar felica dengan marah.


"maaf kan aku, ku mohon maafkan aku felica kau boleh menghukumku tetapi jangan pergi dari ku"


"menyingkir dari ku tuan David, atau aku akan membencimu selamanya"


"aku tidak perduli kau membenciku felica yg terpenting kau berada di sampingku"


"cihh, dimana Clara yang kau bangga bangga kan"


"jangan menyebut wanita itu didepanku, sekarang kembalilah padaku"


tampak David memohon dengan melas. pria itu meneteskan air mata, menyembunyikan wajahnya di ceruk leher istrinya dan menangis disana.

__ADS_1


felica yg merasa lehernya basah mengurungkan niatnya saat hendak menyingkirkan pria itu.


__ADS_2