Wife CONSIDERED GARBAGE

Wife CONSIDERED GARBAGE
Episode 79


__ADS_3

🖤🖤🖤


mereka menuju ruang keluarga untuk bercerita


tampak beberapa pelayan menghidangkan makanan dan minuman untuk mereka nikmati


"rindu bagaimana bisa kau bersama Xavier" tanya felica membuat Olivia mengernyitkan dahinya.


bukankah mereka sudah tau jika rindu terjebak?


"aku bekerja menjadi office girl di perusahaan suamiku"


felica dan Olivia mulai serius mendengarkan membuat mereka terlihat sangat lucu di mata rindu.


"suamiku sedang ada masalah dan aku sangat menyesal mengantarkan minuman itu pada nya, andai kata kak sila yang mengantarkannya apa dia mau melampiaskan amarahnya dan nafsunya pada kak sila" ujar rindu dengan sendu.


"tidak mungkin, aku tau Xavier orangnya seperti apa rindu, ia tidak suka sembarangan wanita dan jika ia memilihmu kemungkinan ada sesuatu istimewa yg ada di dalam dirimu" jelas Felica panjang lebar.


"tapi, lama kelamaan aku mengandung anaknya, dan disitu ia belajar mencintaiku dan aku bakar mencintainya hingga akhirnya kami sama² saling mencintai" ujar rindu tersenyum merekah


"bagus kalau begitu, tapi aku juga kasihan dengan sky bagaimana keadaannya sekarang" ujar Olivia


"waktu itu kami tidak sengaja bertemu di depan toko lemtera Atmajaya dan dia ingin aku Kembali padanya" ujar rindu pada teman temannya membuat Olivia dan felica terkejut.

__ADS_1


"apa kau memiliki nomor ponselnya..???"


"dulu punya namun nomor ponsel sky di halus oleh Xavier karna ia tidak mau ada nomor ponsel pria di ponselku apalagi waktu itu ia memberikan ku ponsel baru"


"cukup posesif" gumam felica hingga ia teringat saat ingin memutuskan akan menikah dengan Xavier. ia merasa bersalah pada suaminya saat mengingat kejadian itu.


"sudahlah lupakan aku akan mencarinya sendiri nanti" ujar Olivia dengan santai


"apa kau tidak takut suamimu akan marah padamu" ujar felica menatap intens sahabatnya itu.


"tidak akan" ujar Olivia tenang.


mereka berbincang bincang di ruang keluarga sembari tertawa dan menikmati hidangan yang di bawa pada pelayan.


...****************...


...****************...


...****************...


tampak seorang pria tampan duduk di kursi kebesarannya degan beberapa berkas ditangannya.


hingga tak lama pintu ruangannya di ketuk seseorang.

__ADS_1


"masuk" ujarnya dari dalam.


"maaf tuan, 5 menit lagi meeting akan dimulai"


"hmm persiapkan semuanya" ujarnya pada asisten Han.


asisten Han pun pamit untuk keluar dari ruangan Kenzo, saat ingin melangkahkan kakinya menuju pintu Kenzo menahannya.


"apa istriku baik baik saja"


"nyonya Olivia baik baik saja tuan, saat ini istri tuan Xavier gelga berada di mension utama bersamanya nyonya muda dan nyonya felica" ujar asisten Han


Kenzo mengentikan aktivitas nya dan menatap asistennya dengan intens. "apa pria itu juga ada di sana...???" tanya Kenzo mulai cemburu


"tidak, tuan Xavier menuju kantor nya sementara nona rindu berada di mension utama nanti sore tuan Xavier akan membawanya pulang"


"bagus, tidak ada yang boleh menatap istriku" ujar Kenzo dengan santai dan kembali melanjutkan aktivitasnya


asisten Han menghela nafasnya dengan berat melihat sahabatnya yang sangat posesif dan mudah cemburu, asisten Han yakin Olivia tidak akan bisa berselingkuh dari Kenzo.


asisten Han meninggalkan ruangan Kenzo hingga tersisa dirinya sendiri didalam ruangan.


Kenzo menyalakan cctv mension agar bisa melihat dengan jelas apa yang di lakukan istrinya.

__ADS_1


ia melihat Olivia sedang makan salad buah di sofa dns menggoyang goyangkan kakinya karna sofa yang tinggi membuat kakinya tergantung.


"dia sangat menggemaskan, aku tak sabar ingin pulang untuk menemui istriku" ujar Kenzo tersenyum


__ADS_2