Wife CONSIDERED GARBAGE

Wife CONSIDERED GARBAGE
Episode 33


__ADS_3

πŸ–€πŸ–€πŸ–€


"suamiku memang kaya dan tampan,tetapi hatinya lebih tampan kamu" ujar felica dengan tulus.


"tentu saja aku tampan" ujar Xavier dengan genit.


"hah sudahlah, sekarang apa yang harus aku lakukan...???"


"mudah, kau hanya tinggal duduk di ruanganmu memeriksa beberapa pakaian yg terjual dan uangnya? kau tidak perlu khawatir dia langsung masuk ke rekeningmu"


"baiklah, terimakasih xavier kau pria baik"


Xavier pun mengajak felica untuk melihat lihat butiq nya, tak henti hentinya wanita itu terkagum dengan apa yang dilihat.


dikota D


"AKH..!!!! PARA PENGAWAL BODOH..!!! MENCARI 1 WANITA SAJA TIDAK BECUS"


"maaf tuan,saya sudah mencari ke berbagai penjuru negara"


"ALDO..!!!"


"iya tuan"


"KEMARIKAN DATA YANG AKU MINTA"


pria itu tampak kesal dengan para anak buahnya, padahal ia memiliki banyak anak buah,namun tak ada yg dpat menemukan wanita itu.


"nona felica dulu mantan sekretaris tuan Xavier saingan kita dulu tuan"


David yg mendengarnya semakin kesal,ia merasa bodoh menjadi lelaki yg tidak dapat menemukan segalanya. tidak seperti sahabatnya Kenzo.


" aku sangat menyesal dulu menantang Kenzo mencari keberadaan Olivia,kini aku saja tidak dapat menemukan keberadaan istriku" lirihnya pelan namun masih bisa didengar oleh asisten Aldo.


"salah anda juga tuan,mengapa menyiksa nona muda"


batin Aldo.

__ADS_1


"KALIAN SEMUA KELUAR!!" dengar segera para pengawal itu keluar dari ruangan David. meninggalkan pria itu seorang diri.


"AKHHH...FELICA...DIMANA KAU" ujar David merasa sangat frustasi kehilangan istrinya.


"maaf...maafkan aku...tolong pertemukan aku dengan anakku" ujar David dengan sedih.



di kota X.


tampan wanita cantik sedang bermain dengan anaknya.


Olivia.


Olivia merasa sangat merindukan felica sudah beberapa tahun ini mereka saling tidak memberikan kabar. Olivia juga sudah meminta suaminya mencari nomor felica namun suaminya mengatakan bahwa felica ganti nomor baru.


"halo sayang"


"iya by"


"apa kalian baik baik saja"


"aku hanya takut kau dan anak kita kenapa napa"


"ckck hubby kau ini berlebihan" ujar Olivia terkekeh geli dengan suaminya itu.


"baiklah, saat aku pulang kalian harus menyambutku jika tidak aku akan menghukummu sayang"


"iya tuan raja yang terhormat kami akan menyambut Anda pulang"


"baiklah kalau begitu aku minta ciuman semangatku"


"bagaimana caranya hubby, ini kan di ponsel"


"ya kau harus menyiumku dari ponsel"


Olivia sebenarnya merasa aneh apalagi seperti mencium ponselnya sendiri,namun wanita itu tetap melakukannya.

__ADS_1


"thanks darling"


"udahh sana aku mau mengucapkan makan malam hari sudah mau sore"


"baiklah ingat, sambut aku"


"iya hubby"


Kenzo segera mematikan ponselnya, asisten Han hanya bisa menghela nafas nya dengan panjang. melihat tuannya yg sedang jatuh cinta.



Dedy Kenzo


...****************...


...****************...


...****************...


...****************...


"tuan muda makan malam anda sudah siap"


"sebaiknya jangan ganggu tuan David,dia sedang tidak baik" jelas asisten Aldo pada para pelayan.


"baik tuan"


asisten Aldo kembali mencari keberadaan felica dengan komputer miliknya. namun lagi lagi jejaknya susah di temukan. sudah berbagai macam cara untuk dapat menemukan wanita itu.


"nona muda aku mohon kembalilah, saat ini tuan David tidak terawat"


sementara di kamar felica.


David memeluk sana sini guling yg dikenakan istrinya, memandang testpack milik istrinya. pria itu tidak menyangka jika kini ia memiliki seorang anak.


"aku yakin anakku berumur 3 bulan"

__ADS_1


"Dedy merindukan kalian, kalian berada dimana...Dedy mohon kembalilah"


David tertidur dengan perasaan bercampur aduk, pria itu memejamkan matanya sedikit meneteskan air mata penyesalan karna menyakiti hati istrinya.


__ADS_2