Wife CONSIDERED GARBAGE

Wife CONSIDERED GARBAGE
Episode 21


__ADS_3

πŸ–€πŸ–€πŸ–€


David membuka paksa kamar felica hingga pintu itu terbuka dengan lebar. menunjukkan seorang wanita cantik sedang duduk diranjang sedang memainkan ponselnya.


ya,saat felica masuk kamar wanita itu tidak ingin menangisi kejadian tadi ia mencoba melupakan dengan memainkan ponselnya.


"tu-tuan"


"layani aku sampai puas" ujar David tersenyum smirk


"tidak!! aku tidak mau" ujar felica menolak mentah mentah,wanita itu lelah karna sehabis pulang bekerja tidak istirahat sama sekali.


namun pria itu tidak memperdulikan nya,justru David semakin terpancing saat felica menolaknya. pria itu mendekati istrinya dan mendorongnya dengan kasar.


Felicia pun terlentang hingga David mudah mengungkungnya. wanita itu berusaha memberontak agar terlepas dari cengkraman pria itu. namun usaha nya gagal sebab kekuatan suaminya jauh lebih besar dibanding dirinya.


David ******* bibir ranum itu dengan kasar sembari memainkan benda favoritnya. mer*m*snya dengan kasar. suara felica tertahan saat merasakan nyeri di area sensitifnya.


bagaimana tidak, pria itu memasuki nya dengan paksa tanpa memperdulikan jeritannya.


"akh...hen-hentikan tuan hiks...hiks.."

__ADS_1


David tidak perduli pria itu sibuk mencari kepuasannya sendiri tanpa memberi kan kenikmatan pada istrinya.


hingga pria itu sampai pada pelepasannya, David pun mencabut miliknya dan kembali merapikan pakaiannya.


"ini bayaranmu karna melayaniku" ujar David tersenyum sinis dan melemparkan segepok uang ditubuhnya.


"jangan lupa minum pil darurat yg diberikan asisten Aldo,aku tidak ingin memiliki anak dengan wanita murahan seperti mu" ujar David melenggang dari kamar wanita itu.


felica menangis dibalik selimut wanita itu bertekad untuk tidak meminum pil darurat yg diberikan asisten Aldo. wanita itu akan pergi jika ia sudah mengandung anak David.


felica menahan sakit di area terlarang nya. menyeret nya paksa menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.



keesokan harinya.


kini David sedang bersiap siap menuju kantornya bersama asisten Aldo. namun tiba tiba langkahnya terhenti saat melihat felica memakai pakaian rapi.


"mau kemana" felica sontak terkejut saat melihat suaminya yang ternyata belum berangkat kekantor seusai sarapan. ia pun menjadi gugup apalagi saat ini ia memakai seragam kantor gelga group.


"ak-aku akan berangkat kerja tuan" ujar felica menunduk

__ADS_1


"tidak boleh kau harus diam dimension dan jangan kemana mana" tegas David tidak ingin dibantah.


ya,David melarang felica keluar karna pakaiannya yg terlalu terbuka membuatnya takut dilihat para pria hidung belang.


"tapi tuan,saya harus bekerja jika tidak saya akan dipecat" ujar felica dengan memelas agar David mengizinkannya keluar.


"jika aku bilang tidak ya tidak" ujar David dengan nada tinggi dan menatap tajam istrinya.


"pengawal,jangan biarkan wanita ini keluar" teriak David pada para pengawal. sontak seluruh pengawal menghadang pintu tidak mengizinkan felica keluar.


David yang melihat wajah tersiksa istrinya merasa puas,pria itu pun meninggalkan felica menuju perusahaan David Guetta group.


"tolong biarkan aku keluar"pinta felica pada para pengawal itu.


"maaf nona muda,kami hanya menjalankan perintah tuan muda" ujar pengawal itu menunduk hormat.


felica mendengus,kemudian wanita itu kembali menuju kamarnya untuk menghubungi Xavier. dengan tergesa gesa ia berjalan menuju kamarnya dan mengunci pintunya.


"halo xavier"


"mengapa kau terlambat felica,hari ini aku akan meeting dengan klien kau harus ikut denganku"

__ADS_1


"maaf Xavier, David melarangku keluar mension aku dihadang para pengawalnya"


"cihh dasar pria itu"


__ADS_2