Wife CONSIDERED GARBAGE

Wife CONSIDERED GARBAGE
Episode 69


__ADS_3

🖤🖤🖤


setelah Chelsea dan Alberto berangkat, kini David dan Kenzo ingin ke kantor.


Olivia mengikuti suaminya dari belakang menuju pintu utama. "aku berangkat dulu dear" ujar Kenzo mengecup kening istrinya dengan mesra.


Olivia tersenyum dan menganggukan kepalanya. "hati hati hubby" saat kepergian Kenzo Olivia memutuskan untuk masuk ke dalam kamar. sebab felica dan David tampak bermesraan di dapur.


"panda, cepat sana"


"nanti dulu sayang,aku masih mau berbicara dengan Beby david" ujar David terus menciumi perut felica tersebut.


"isss udah sana berangkat" ujar felica dengan kesal dan mendorong kepala suaminya yg masih menempel di perutnya, dan itu membuatnya kesal karna menahan geli.


"baiklah baiklah " David menggendong tubuh istrinya dan membawanya menuju pintu utama.


perlahan pria itu menurunkan istrinya perlahan dan memeluk pinggang felica dengan posesif.


"i love you mommy beby david" ujar David mencium istrinya dengannya lembut.


memeluknya tanpa ingin melepaskan.


"panda, bisakah kau cepat pergi aku ingin bermain dengan olivia" ujar felica kesal karna suaminya terus menempel padanya.


"ok ok, panda akan segera pergi" David kemudian menuju mobilnya diikuti asisten Aldo di belakang.


David melambaikan tangannya dan dibalas oleh wanita itu.

__ADS_1


setelah keberangkatan David. felica pun menuju kamar Olivia karna merasa bosan sendirian.


ia mengetuk pintu wanita itu beberapa kali dan akhirnya di buka dari dalam.


"felica...masuk" ujar Olivia dan diikuti felica.


"apa kau tidak bosan sendirian di dalam kamar?"


"aku? sangat...sangat² bosan, akan tetapi jika aku keluar mension hanya untuk sekedar mencari cemilan dan jalan jalan, sudah di pastikan besok aku tidak bisa berjalan" ujar Olivia menundukkan wajahnya yg kini merona.


"tidak bisa jalan? kau apa yang dilakukan suamimu pada dirimu Olivia, bisa aku yg mengatasinya" ujar felica sembari menggulung lengan bajunya.


Olivia tertawa melihat felica yang tidak mengerti. "tidak, kau tenang saja dia tidak akan menyakiti ku lagi"


felica ikut tertawa dan mereka pun berbincang bincang untuk mengurangi rasa bosan di dalam rumah.


...****************...


...****************...


...****************...


...****************...


hari sudah sore


David maupun Kenzo sama sama sampai di mension.

__ADS_1


mereka segera masuk hendak mencari istri mereka. apalagi Kenzo, sedari tadi di kantor ia memikirkan istrinya membuat asisten Han menjadi kesal sendiri karna Kenzo tidak memikirkan pekerjaan.


Seperi tadi saat meeting di mulai, Kenzo tidak memperhatikan ia hanya fokus pada Olivia istrinya.


alhasil ia pun meminta file meeting agar lebih jelas.


"sayang..!!!" teriak nya menggema di seluruh ruangan.


"chuby..!!!" teriak David kembali.


"ckck, kau membuat telinga ku sakit" uajr Kenzo hendak memukul sahabatnya, namun David segera menghindar.


"kau juga membuat telinga ku sakit bro"


"mengapa kalian berteriak seperti anak kecil" ujar felica menggelengkan kepalanya.


"chubby aku merindukanmu" ujar David memeluk tubuh istrinya yg kini mengandung anaknya.


"cihh dasar lebay, paling nanti jika ada cewe lewat langsung sambet" ujar Kenzo meninggalkan David dan felica.


"semoga ada pria yg menyukai Oliva biar ia merasakan hahah" uajr David tertawa puas.


"panda, tidak boleh begitu" ujar felica mengusap lembut kepala suaminya.


"sayang, aku menginginkannya" uajr David memelas.


"tapi pelan² yah, aku takut anak kita terluka"

__ADS_1


"ok, aku akan melakukannya dengan pelan ko sayang" David menggendong tubuh istrinya dan membawanya ke dalam kamar.


__ADS_2