Wife CONSIDERED GARBAGE

Wife CONSIDERED GARBAGE
Episode 57


__ADS_3

๐Ÿ–ค๐Ÿ–ค๐Ÿ–ค


David menuju bathroom untuk membersihkan diri.


pria itu menyelimuti tubuh polos istrinya. lalu melangkahkan kakinya menuju kamar mandi.


tak berselang lama.


pria itu keluar menggunakan handuk sepinggang. menuju ruang ganti untuk mengambil pakaian santainya.


sekilas ia tersenyum menatap wajah cantik istrinya yg tertidur itu. kemudian keluar menuju ruang kerja karna pasti asistennya itu sudah menunggu sangat lama


sementara di tempat lain.


tampak seorang pria tampan sedang menuju kamar pribadinya untuk melihat istrinya.


ia melihat istrinya sudah tertidur pulas di sofa


"mengapa dia tidur di sofa? apa dia takut aku akan melakukannya" ujar Xavier mendekati istrinya yg tertidur itu.


sesaat ia tersenyum, meskipun ia menikahi office girl namun, Xavier tidak mempermasalahkan akan hal itu. meskipun ia terdengar memaksa namun dengan menikahi wanita ini Xavier bisa menghilangkan rasa sakit di hatinya.


ia sadar, jika ia tak pantas bersama dengan felica, maka dari itu Xavier terpaksa melakukan sebuah kesalahan besar yg tak di sengaja sebab pria itu sudah terlanjur sangat sakit.


"tu-tuan xavier"


"shtt...tidurlah atau aku akan menghukummu"


istrinya langsung terdiam, tak berani menjawab. pria itu membaringkan tubuh kecil itu ke ranjang dengan sangat hati hati.

__ADS_1


"mulai besok kau tidurlah di sini, aku tidak suka istriku tertidur di tempat yg tak layak"


sejenak wanita itu terpaku mendengarnya, apakah suaminya menganggap serius pernikahan ini? padahal ia korban pelecehan ya, meski suaminya yg melecehkannya.


ygy๐Ÿ˜‚


"tuan..."


"emm..??"


"apa kau menganggap serius hubungan ini..???"


"tentu saja, aku akan menjadi suamimu selamanya bukan kah aku bersungguh sungguh mengucapkan janji suci di hadapan tuhan"


wanita itu tersentak, ia pikir ia akan mendapatkan siksaan lebih parah setelah ia sudah berusaha merebut hati seorang pria yg selama ini ia cintai.


ia bahkan hampir gila, ia juga hampir di tabrak mobil seseorang namun, beruntung pemilik mobil itu membawanya ke rumah sakit dan menghiburnya.


"me-melupakan siapa tuan..???"


"tidak usah berbohong Rindu permata sari" ujar Xavier dengan tegas membuat rindu semakin terkejut.


"ak-aku...aku tidak tau tuan sungguh" ujar rindu mulai mengeluarkan keringat dingin.


Xavier yg kesal dengan kebohongan istrinya pun langsung menyerang bibir ranum itu. dengan kasar ia menciumnya hingga wanita itu menangis.


"kenapa kau menangis....!!!" ujar Xavier dengan nada tinggi.


"ak-aku menangis karna kau memperlakukanku dengan kasar" ujar rindu meneteskan air matanya.

__ADS_1


Xavier yg tersadar pun langsung membelai pipi mulus itu, dengan rasa penyesalan ia mengecup pelan


"maaf...aku hanya marah tadi"


Xavier kembali mencium bibir gadis itu dengan lembut, kemudian semakin lama semakin menuntut. hingga kini mereka berakhir dengan malam yg sangat panas.


suara yg saling sahut sahutan terdengar sangat indah di malam membuat malam itu semakin bergairah.


...----------------...


...----------------...


...----------------...


...----------------...


keesokan harinya.


felica terbangun dari tidurnya. ia merasakan sesak di perutnya. saat ia melihat ia menemukan tangan kekar memeluk nya dengan sangat erat dan wajah tampan suaminya yg sangat dekat dengannya.


"morning chubby"


"morning too my panda"


"panda, bangunlah ini sudah siang"


"biarlah, toh aku bos nya siapa yg ingin marah denganku"


"ya kau harusnya memberikan contoh yang baik buat karyawan panda"

__ADS_1


"tidak perlu sayang, jika mereka melanggar tentu saja akan langsung di pecat asisten Han.


__ADS_2