
π€π€π€
Felica mengganti pakaiannya dan menuju kamar suaminya
wanita itu menyiapkan air mandi untuk suaminya. serta pakaian santai David.
tak lama mobil hitam mewah memasuki pekarangan mension. disambut dengan para pengawal dan seluruh pelayan mension.
pria tampan itu turun dari mobilnya dan disambut pelukan oleh sang kekasih.
"sayank sudah pulang" ujar Clara dengan manja. David hanya diam membalas pelukan Clara namun tatapannya mencari sesosok sang istri
"cihh dimana wanita itu". David mengedarkan pandangannya ke seluruh sudut mension hingga ia menangkap sosok wanita cantik yang sedang menyiapkan makan malam.
"sayank tadi aku melihat tas keluaran terbaru" ujar Clara saat kini mereka duduk di sofa besar
"beli lah bukankah aku memberikan ATM ku" ujar David dengan santai meneguk jus yg dibuatkan oleh pelayan.
"kau benar sayank,maksudku aku ingin mengajakmu jalan jalan besok"
"besok aku sibuk tidak bisa menemanimu" ujar David pada sang kekasih.
__ADS_1
David masuk kedalam kamar untuk membersihkan diri,pria itu masuk kedalam kamar dan langsung menuju kamar mandi. saat masuk David hanya menatap semua kebutuhannya yg langsung disiapkan oleh istirnya. membuat ia tidak kebingungan. menurut David Clara sangat berbeda dengan felica. felica sangat pintar di bidang ibu rumah tangga sementara Clara hanya panda mempercantik diri.
di meja makan.
felica menghidangkan semua makanannya dimeja dengan tersenyum manis. ia memasukan makanan favorit suaminya. felica hendak menuju kamar untuk memanggil suaminya,namun langkahnya terhenti saat melihat sepasang sejoli menuruni tangga.
"aku rasa aku tidak perlu memanggilnya,sebab mereka datang sendirj" lirihnya pelan menatap kedua pasang romantis tersebut.
"makan malam anda sudah siap tuan" uajr felica dengan lembut dan menatapnya dengan tulus. seketika David merasakan nyeri di dadanya. bagaimana bisa wanita didepannya ini masih bisa tersenyum meski sudah ia sakiti berkali kali.
dan itu membuat David sangat marah,pria itu ingin menghukum istirnya sebab Bernai menunjukan senyum palsu didepannya.
felica meletakan makanan kedalam piring David dengan cekatan sementara Clara,wanita itu sudah makan lebih dulu
*
*
*
*
__ADS_1
*
*
setelah makan malam, felica membereskan sisa makanan suaminya namun tidak milik Clara. bagi felica,sungguh bodoh melayani selingkuhan suaminya
"mengapa milikku tidak kau bersihkan"
"bukankah kau memiliki tangan dan kaki? jika tidak ingin melakukannya sendiri bukankah disampingmu ada pelayan?" balas felica dengan tenang.
"sayank lihatlah dia tidak ingin menuruti perkataanku" ujar Clara dengan manja kepada kekasihnya
"turuti permintaannya"
"tapi tuan bukankah dia bisa membersihkannya sendiri" bantah felica tak terima namun David malah menatapnya tajam.
felica berusaha menahan emosi di hatinya,ia membersihkan milik Clara dengan menahan air mata. felica menaruhnya di tempat cucian piring dan berlari menuju kamarnya. tak perduli pria itu marah dengannya.
"apa kau puas" ujar David menatap tajam Clara sementara wanita yg dilirik seperti itu hanya bisa meneguk ludahnya dengan kasar.
David pergi meninggalkan Clara sendiri an di meja makan,wanita itu merasa kesal sendiri sebab David kini membela istrinya.
__ADS_1
sementara itu,
David menuju kamar felica untuk memastikan wanita itu baik baik saja. entah mengapa semenjak felica menyatakan cinta padanya ia merasa ada sesuatu yang mengganjal dihatinya.