Wife CONSIDERED GARBAGE

Wife CONSIDERED GARBAGE
Episode 32


__ADS_3

πŸ–€πŸ–€πŸ–€


felica memutuskan sambungan telfonnya dan menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.


*


*


*


*


Hari sudah malam.


David kembali ke kediamannya dengan wajah dinginnya karna tidak berhasil menemukan sang istri.


tidak mungkin ia meminta bantuan pada sahabatnya itu bisa bisa malah dia yg di beri pelajaran oleh Kenzo. jadi ia akan berusaha untuk mencari keberadaan istrinya.


"felica...kemana kau bawa pergi anakku" ujarnya frustasi di balkon.


David sangat menyesal dengan perbuatannya,namun nasi sudah menjadi bubur. istrinya pergi meninggalkannya dan kini ia bingung harus mencari kemana.


"dimana kau felica,aku mohon kembali padaku" ujar David menghancurkan barang barangnya.


pria itu tidak pernah merawat dirinya bahkan makan pun terlihat jarang. ia kadang hanya makan sekali setiap harinya.


namun itu tidak merusak postur tubuhnya dan ketampanannya.


pria itu selalu meminum vitamin yg membuat badannya tetap bagus.


seperti saat ini, David memutuskan untuk tidur di kamar istrinya.


pria itu membawa laptopnya kedalam kamar felica. ya, pria itu sangat nyaman saat tidur dikamar wanita itu. David menciumi banyak yg ditiduri felica tampak aroma tubuh felica masih menempel disana.


"kau kemana sayang...maaf kan aku...tolong pertemukan aku dan anakku"

__ADS_1


"aku berjanji akan membuat mu bahagia, aku ingin kita merawat anak kita bersama sama" lirihnya masih memeluk bantal milik istrinya.


ia tak peduli di anggap orang gila, ia sangat merindukan istrinya. ia benar benar menyesali perbuatannya. hingga ia pun tertidur meninggalkan makan malam.


pak Toni selaku kepala gudang mension pun ditugaskan untuk merawat David,tampak pria tua itu mengetuk berkali kali pintu kamar David namun tak ada jawaban dari dalam.


"tuan muda...makan malam anda sudah siap tuan"


namun lagi lagi tak ada jawaban dari pria itu.


...****************...


...****************...


...****************...


keesokan harinya.


tampak wanita cantik terbangun dari tidurnya.


"pagi anak momy,jangan nakal nakal ya sayang kita akan melihat butiq milik momy yg dibangun oleh uncle Xavier"


felica segera bangun dari tidurnya, ia melangkahkan kakinya menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.


.


.


.


.


5 menit felica bersiap siap.


kini mobil mewah berhenti didepan kontrakan nya.

__ADS_1


tampak seorang pria tampan turun dari mobilnya . dengan gaya cool membuat gadis gadis yg lewat terpana.


"kau sudah siap"


perlahan felica mengangguk sembari tersenyum senang. Meraka pun berangkat menembus jalanan kota.


"apa kau baik baik saja hari ini"


"aku baik baik saja"


"apa kau masih merindukan suamimu itu..???"


"jangan bahas dia aku sudah tidak ingin berharap lagi dengan pria itu" ujar felica menatap kedepan dengan wajah datarnya


"waaaw tampaknya nona muda melupakan cintanya pada suaminya"


"aku tidak mencintainya lagi,kini cintaku akan kuberi kan saja pada anakku"


"aku mendukungmu felica,suamimu pantas mendapatkan itu ia selalu berbuat tidak adil kepadamu"


tak lama mereka sampai di sebuah bangunan megah. felica menatap kagum kearah bangunan itu. tak henti hentinya ia menuju bangunan indah


"ini butiq milikmu, kau bisa mengembangkan usahamu disini dan kau tidak akan tinggal di kontrakan mu lagi"


"aku membelikan mu sebuah apartemen"


"terimakasih xavier,aku berjanji akan menggantinya"


"kau yakin bisa menggantinya..???"


"emang semuanya berapa"


"3,5 milyar"


felica membulatkan matanya,dari mana ia dapat uang sebanyak itu.

__ADS_1


"kau jangan terkejut, ini tidak ada bandingnya dengan milik suamimu dan Kenzo. kau tau? bahkan suamimu mampu membeli seluruh butiq dinegara ini"


__ADS_2