Wife CONSIDERED GARBAGE

Wife CONSIDERED GARBAGE
Episode 46


__ADS_3

πŸ–€πŸ–€πŸ–€


David tak mengindahkan perkataannya malah tetap melanjutkan aksinya


"tuan David...!!!" jeritnya melihat darah perlahan menetes.


dengan gerakan cepat ia mengambil pisau itu dan membuangnya sembarang arah.


"apa kau puas...???"


"aku hanya ingin bersama dengan Xavier karna dia yang menemaniku selama ini"


"ya, aku tau dia yang menemani kau selama ini tetapi kau yg pergi dari ku"


"aku mohon jangan ganggu kehidupanku lagi tuan"


"apa kau ingin berbalas budi? baik aku akan menaikan saham Xavier 100% akan aku beli butiq yang ia bangun untuk mu, dan akan aku beli apartement yang ia berikan untukmu"


"tidak semudah itu tuan, Xavier yang selama ini menemani kesedihanku dan disaat aku hamil Chelsea"


"terimakasih atas semua perbaikannya tetapi aku akan mengganti semua nya" ujar David kini benar benar tidak ingin mengalah lagi


"halo tuan"


"beli apartemen istriku dan butiq milik istriku, bayar di tempat Xavier sekarang juga serta berikan ia saham 100% sebagai ia menemani istriku selama ini"


"baik tuan"


"tidak, itu tidak akan bisa kau lakukan tuan"

__ADS_1


"heh, siapa bilang? aku pria terkaya no 2 setelah Kenzo Smith apa kau meragukanku" ujar David tersenyum sinis.


pria itu mulai merasakan sakit di dadanya. darah itu terus mengalir tanpa henti.


"kau harus ke rumah sakit tuan, aku rasa luka mu sangat parah"


"ini tidak ada apa apanya dibandingkan kau menyakitiku felica" ujar David memegangi dadanya yg perih.


karna tak mau terus menerus mendengar ucapan suaminya, felica memilih untuk memanggil dokter ke apartement nya.


...****************...


...****************...


...****************...


"baiklah terimakasih dok"


dokter tersebut meninggalkan mereka. mereka masih sama sama saling diam hingga suara ponsel David memecahkan keheningan.


"bagaimana"


"tuan Xavier sudah menyetujuinya tuan, dia juga menerima saham 100% yang anda berikan"


"apa dia sempat menolak tadi"


"ya, awalnya tuan Xavier menolak sebab ia melakukan itu karna mencintai nona felica, namun ia berkata ia tidak akan menikahi felica sebab sadar jika tuan mencintai nona felica"


"bagus, akhirnya ia sadar juga" ujar David kesenangan.

__ADS_1


David mematikan ponselnya dan kini beralih menatap istrinya dengan tersenyum smirk.


"kau dengar sayang? dia tidak mau menikahimu" ujar David merasa puas.


felica hanya bisa terdiam, ia tidak tahu dengan jalan pikiran Xavier. jelas jelas pria itu mengatakan 2 bukan akan menikahinya. namun tidak ada tanda tanda kesedihan di hatinya. apakah ini yang dinamakan masih mencintai pria didepannya?


"sekarang kau tidak bisa mengancam ku, aku sudah membeli butiq milikmu jika kau tidak ingin bersamaku maka aku akan menutup butiqmu"


felica menelan salivanya dengan susah, ia sadar jika suaminya sahabat sang penguasa di negara ini.


"kita lihat, sejauh mana kau bisa menandingi ku sayang" David pergi meninggalkan istrinya menuju kamar anaknya. ia sangat merindukan putri kecilnya itu


...☘️☘️☘️...


keesokan harinya


tampak wajah ceria di wajah gadis kecil itu.


ia menggandeng tangan ayahnya menuju meja makan menemui momy nya.


"good morning mom"


"morning chelsea" tampak wanita itu tidak menyahutinya dengan semangat seperti biasanya


"mom,apa mom baik baik saja..???" ujar Chelsea cemas


"iya, tidak perlu khawatir"


felica berusaha menahan tangisnya, biasanya Xavier akan datang ikut sarapan bersama mereka. kini ia benar benar pergi meninggalkan mereka. felica sangat sedih sebab mereka sudah sangat akrab.

__ADS_1


__ADS_2