Wife CONSIDERED GARBAGE

Wife CONSIDERED GARBAGE
Episode 30


__ADS_3

πŸ–€πŸ–€πŸ–€


"aku mengerti perasaanmu dan aku tidak akan memaksa kau untuk menikah denganmu"


"maaf aku tidak bermaksud menolak cintamu hanya saja aku sudah menutup pintu hati ku" ujarnya dengan sendu


"aku akan melindungimu dari pengawasan David. maka dari itu kau tinggalan di kota D"


"aku tidak mau bertemu dengan pria itu lagi,aku membencinya" ujar felica kini berubah amarah. Xavier merasa bingung tadi ia menatap wanita didepannya ini jelas jelas memancarkan kerinduan namun saat ini wanita itu tampak marah campur kecewa.


"aku tidak akan mempertemukan anak ini dengan ayahnya"


"tetapi menurut ku kau terlalu jahat felica, biarkan dia menemui anaknya"


"apakah dia perduli aku mengandung anaknya?? buktinya ia Samapi sekarang tidak mencari anaknya"


Xavier menghela nafas dengan berat. mau bagaimanapun sikap felica itu merupakan efek dari kehamilannya. wanita itu berubah menjadi sensitif.


"apa kau yakin???"


"ya aku yakin"

__ADS_1


mereka pun memutuskan untuk berbincang bincang membahas tentang usaha yg dilakukan felica. Xavier ingin membangunkan sebuah butiq untuk wanita itu. meskipun wanita itu menolak sekalipun


di kota D


tampak seorang pria berada didalam kamarnya. ia memutuskan untuk mengerjakan berkas berkasnya dari rumah. sebab pria itu masih belum bisa melupakan istrinya.


"akh...felica...dimana kau" ujarnya dengan sendu menatap langit langit kamarnya.


pria itu baru sadar jika ia telah melepas sebuah permata yg sangat berharga dan lebih memilih untuk menjaga sebuah krikil tak berguna.


"tuan sebaiknya anda makan karna anda sedari tadi pagi belum makan"


"kau saja yg makan,aku tidak berselera makan" ujar David meninggalkan asisten Aldo yg berdiri didalam kamarnya.


David menatap nanar kedalam seluruh ruangan yg selama ini ditempati istrinya. pria itu melangkahkan kakinya ke laci yg sedikit terbuka itu. tampak pria itu mengernyitkan dahinya melihat sebuah benda berwarna pink


"apa ini...???"


"apa ini milik felica..??? apa wanita itu...." tampak pria itu kebingungan, David tak percaya jika itu milik felica.


David pun memanggil bi Surti,pelayan yg selama ini dekat dengan felica

__ADS_1


bi Surti yg di diberitahu oleh pak Toni pun langsung menuju ruang kerja tuannya.


tok


tok


tok


"masuk"


(cklek.) bi Surti membuka pintu dengan perlahan dan hati hati. bi Surti masuk kedalam dan dapat melihat dengan jelas jika pria itu duduk menatapnya dengan sejuta pertanyaan.


"bibi kau pelayan setia yg menjagaku dari kecil, jadi aku tau kau berbohong atau tidak"


"katakan apa ini benda milik felica..???" tanya David dengan dingin.


"anda benar tuan, saat saya memberitahukan Anda jika nona Felica sakit dan disaat itulah nona muda meminta anda untuk membeli alat itu"


"apa kau tau jika dia hamil....???"


"saya tidak tahu tuan,yang jelas saya mengucapkan selamat jika nona benar benar hamil. dan setelah itu nona muda mengantarkan makan siang anda kekantor tanpa mengatakan sepatah katapun"

__ADS_1


"nona muda pulang dengan keadaan yg menyedihkan,bajunya sedikit basah saat saya hendak membantunya membersihkan diri,nona muda melarang saya"


"dan disitulah saya tidak tau kemana nona muda pergi sebab ia pergi secara sembunyi sembunyi"


__ADS_2