Wife CONSIDERED GARBAGE

Wife CONSIDERED GARBAGE
Episode 53


__ADS_3

πŸ–€πŸ–€πŸ–€


hari sudah malam.


Olivia meminta suaminya untuk menginap, namun Kenzo melarangnya dengan berbagai alasan yg tak masuk akal.


padahal sebenarnya, Kenzo tak ingin istrinya di tatap David. padahal David menatap Olivia ketika berbicara saja sebab David sudah beralih mencintai istrinya.


"David, kau membuatku kaget" ujar felica saat suaminya memeluk dari belakang.


"kau sedang apa"


"aku sedang menyiapkan pakaian mu, apa kau tak lihat" ujar felica menggelengkan kepalanya


"sayang, kau tinggal disini selalu ya"


"tapi, butiq ku bagaimana"


"jual saja, dan apartemenmu juga lagian aku sudah membelinya dari Xavier"


"tapi...aku ingin menjadi wanita yg mandiri"


"kau sudah mandiri di mataku, biar Aldo yg mengurus semuanya dan Chelsea muslim sekolah besok"


David mencium istrinya dengan gemas, tampak pria itu habis mandi sehingga masih terasa air menetes karna rambutnya yg basah itu.


"David, jangan seperti ini aku belum melihat anak kita"


"Chelsea ada bi Susi sayang" tak henti hentinya David mencium tengkuk istrinya, merindukan kehangatan yg selalu ia dapat kan dengan bebas dahulu.


"aku ingin buat adik untuk Chelsea, agar dia tidak kesepian"


felica memukul bahu suaminya dengan pelan, pipinya merona merah karna malu. saat asyik dengan aktivitasnya sejenak David menghentikan aksinya dan menatap dalam dalam mata hitam istrinya.


"kenapa kau menatapku seperti itu"

__ADS_1


perlahan pria itu membelai lembut istrinya dan mencium singkat bibir istrinya dengan lembut.


"sayang, Xavier menikahi seseorang"


"apa..??? bagaimana bisa" ujar felica terkejut.


"ckck, apa kau tidak suka dia menikah" ujar David mulai menatap tajam istrinya.


"bukan begitu, setahu aku Xavier tidak pernah berpacaran dengan wanita manapun"


"dia melecehkan wanitanya di kantor"


felica semakin terkejut dan menutup mulutnya menggunakan kedua tangannya. tak percaya dengan apa yang di dengarnya.


"aku tidak menyangka Xavier seperti itu"


"dia adalah sainganku dengan Kenzo, hanya saja kami berhasil mengalahkannya"


"cihh dasar Mr.sombong"


"yg benar..???" goda felica membuat David merasa gemas dan langsung menyambar bibir ranum itu.


David merebahkan tubuh istrinya dengan perlahan dan menarik satu persatu pakaian itu.


felica membiarkan suaminya melakukan apa yg di mau.


hingga ia hanya mengenakan dalaman saja. David menatap istrinya yg tampak tak bergeming. felica yg dapat melihat dengan jelas jika suaminya kini sedang di penuhi kabut nafsu


"kau sangat seksi sayang" bisiknya dan mencium lembut telinga wanita itu


"lakukan jika kau mau"


David merasa senang mendengarnya, merasa ada lampu hijau tanpa babibu ia segera melepaskan semuanya dan melakukannya dengan perlahan


"akh...David...sakit"

__ADS_1


"tahan sayang, milikmu sem...pit...akhh"


"akh..pelan pelan" ujarnya menahan bahu david


"****...hah" David tak menyangka jika melakukan perlahan akan terasa lebih nikmat dari pada melakukannya dengan kasar.


"akh..jangan di gigit..."


"hah...jangan..."


felica tak mampu mengimbangi tenaga suaminya, seolah olah ia melayani raksasa sekarang.


suaminya yg perkasa itu tak henti hentinya mencapai puncaknya dan melepaskan semua benihnya kedalam rahim wanita itu.


......................


......................


......................


......................


keesokan harinya.


kini felica menyiapkan sarapan anak dan suaminya.


dibantu dengan bi Susi dan para pelayan, wanita itu dengan telaten memasak daging salmon favorit anak dan suaminya.


"momy"


"sayang"


ujar ayah dan anak itu bersamaan, dan mendekati wanita itu


"morning mom" ujar Chelsea mencium pipi sebelah kanan felica

__ADS_1


"morning beby" bisik pria itu dan mencium pipi kiri felica


__ADS_2