Wife CONSIDERED GARBAGE

Wife CONSIDERED GARBAGE
Episode 93


__ADS_3

πŸ–€πŸ–€πŸ–€


keesokan harinya.


mobil sky kini sampai di mension Michael Kors milik ayahnya. Luna dan sky turun dari mobil dan di sambut para pelayan.


"selamat datang tuan dan nona muda, nyonya besar sudah menunggu di dalam" ujar pelayan itu menunduk hormat


Luna merasa gugup, sky menatap istrinya yang sepertinya sedang ketakutan. "tidak ada yang perlu kau takutkan Luna, ayah dan ibuku orang baik" ujar sky berusaha meyakinkan istrinya.


"tapi sky, aku merasa sangat gugup aku takut mereka tidak menerima ku"


"mereka pasti menerima mu"


sky menarik tangan Luna agar masuk kedalam, saat masuk mereka langsung di sambut dengan ayah dan ibunya sky yang sudah duduk di sofa menatap dingin kearah mereka.


"ayah ibu, kenalkan ini istriku" ujar sky pada ayah dan ibunya.


Michael menatap manik hitam yang sedikit kebiruan seperti orang Asia pria paruh baya itu tersenyum kearahnya.


"selamat datang di mension kami nak, semoga kau betah berada disini" ujar Michael padanya


"iya uncle"

__ADS_1


"panggil saya ayah karna saya mertuamu sekarang"


"iya a-ayah" ujar Luna merasa gugup


sementara ibunya sky enggan untuk menyapa Luna, karna ibu sky tidak rela ia ingin menjodohkan sky dengan anak sahabatnya yang kaya raya ibu sky belum tau jika Luna adik seorang David Kelvin Moran sahabat sang penguasa.


"i-ibu...aku-"


"tidak usah memanggilku ibu karna aku tidak menganggap mu sebagai menantuku" ujar Dita memotong pembicaraan Luna.


"ibu apa yang kau katakan..!!! Luna ini istriku bu" ujar sky marah pada ibunya.


"Dita mengapa kau berbicara seperti itu pada menantumu"


sementara Luna hanya menelan semua perkataan ibu mertuanya, mungkin ini balasan saat ia menyakiti Olivia dulu


"maafkan istriku Luna dia memang keras kepala"


"tidak apa ayah, aku tau perasaan ibu" ujar Luna tersenyum manis mengajak rasa sakit dihatinya.


Michael menyusul istrinya hendak memberi wanita itu pelajaran karna berbicara kasar pada menantu nya sendiri.


"maaf Luna ibu ku memang seperti itu"

__ADS_1


"tak apa sky, aku tidak masalah"


sky membawa Luna menuju kamarnya, karna ia ingin segera beristirahat sebab besok ia harus membangun proyek di luar kota.


Luna menatap kamar sky dengan kagum, ternyata selera sky dan kakaknya sama menyukai warna abu abu yang sangat elegan


ranjang besar itu cukup membuat Luna merasa nyaman saat tidur.


"apa kau tidak membersihkan tubuhmu dulu" ujar sky pada istirnya yang sudah berbaring di ranjang.


"kau benar, aku harus membersihkan diriku"


Luna bangun dari ranjang, ia membuka gaunnya yang panjang namun, ia tak sampai saat ingin membuka resleting miliknya.


"sky, aku kesulitan membukanya" ujar Luna memberikan punggungnya pada suaminya.


sky membuka resleting itu dengan perlahan, menampilkan punggung mulus istrinya dan pengait bra berwarna hitam.


sky menelan salivanya dengan susah, seketika malam panas dirinya dengan Luna terlintas di benaknya.


"shitt, aku menginginkan mu" sky mendorong tubuh istirnya keranjang membuat wanita itu terkejut.


sky membungkam mulut Luna dengan bibirnya, tangannya membuka gaun yang di kenakan istrinya dan membuangnya dengan sembarangan.

__ADS_1


sky tak perduli toh Luna istrinya dan ia bebas melakukan apa saja.


__ADS_2