Wife CONSIDERED GARBAGE

Wife CONSIDERED GARBAGE
Episode 58


__ADS_3

πŸ–€πŸ–€πŸ–€


felica menyiapkan pakaian suaminya.


sementara pria itu masih mandi.


felica masih berfikir apa yg tengah di lakukan suaminya semalam. ya, saat selesai bercinta felica tak sengaja terbangun dari tidurnya menatap ke samping tidak ada suaminya.


ia keluar kamar menuju dapur untuk mengambil minuman karna minuman di atas nakas habis.


namun, setelah itu felica menuju ruang kerja sebab wanita itu yakin jika suaminya di sana.


tidak terlalu jelas pendengaran nya, ia hanya dapat mendengar saat suaminya mengatakan jika Xavier menikah dengan temannya yg dulu sekampus dengan dirinya dan Olivia.


dan felica juga tak sengaja mendengar tentang sky, sahabat yg selama ini tak ada kabar sama sekali.


David menceritakan jika perusahaan sky mengalami situasi yg sulit.


felica terkejut saat mendapati suaminya kini memeluknya dari belakang, felica melamun saat menyiapkan pakaian David.


"apa yang sedang kau pikirkan hmm??"


"tidak...aku tidak memikirkan apapun"


David tersenyum dan mencium pipi gembul itu dengan gemas. felica hanya terdiam jiwa pemasarannya itu membuat ia ingin bertanya.


"panda"


"hmmm"

__ADS_1


"boleh kah aku bertanya"


"katakan"


"semalam kau menceritakan jika Xavier menikah dengan temanku siapa itu?"


David terdiam mendengar perkataan istrinya. pria itu membalikan tubuh istrinya dan kini membuat ia menghadap nya.


"apa kau masih ingat dengan rindu?"


"ya, dia temenku yg sangat mencintai sky"


"dia yg di lecehkan oleh Xavier di kantornya" felica menatap tak percaya, wanita itu menggelengkan kepalanya merasa pusing dengan takdir tuhan.


"mengapa ceritanya seperti ku"


David mengerti jika istrinya mengingat kisahnya dulu saat bersamanya. entah mengapa dulu David sangat bodoh, menganggap istrinya seorang jal*ng padahal jelas jelas isi yg merusak kehidupan istrinya.


felica menganggukan kepalanya. ia memasang dasi suaminya dengan cekatan dan membantu merapikan jas suaminya.


"chubby, bisakah kau mengantar makan siangku nanti"


"bisa panda, tapi agak telat tidak apa apa kan sebab aku ke sekolah Chelsea untuk mengantar makan siangnya juga"


"baiklah, hati hati ya aku tidak suka istriku dipandangi pria lain"


felica hanya tersenyum kecil dan kemudian mereka pun menuju ruang makan dengan berpegangan tangan.


entah akhir akhir ini felica merasa tak enak di kepalanya. ia juga beberapa kali mual saat saing hari.

__ADS_1


"momy, Dedy mengapa kalian sangat lama"


"maaf putri Dedy tadi momy sama Dedy lagi ada urusan"


"urusan apa ded? emang ada urusan penting yah tadi"


"iya sayang"


"tapi Chelsea tadi menunggu hingga kelaparan"


"maaf sayang, lain kali jika Chelsea lapar langsung makan saja tidak usah menunggu mom and dad"


"tapi Chelsea tidak bisa makan tanpa adanya mom and dad"


felica menghela nafasnya, merasa bersalah dengan anaknya. wanita itu pun mengelus lembut kepala anaknya agar berhenti marah.


"mom janji tidak akan telat lagi"


"baiklah, sekarang kita makan" ujar David tersenyum pada anaknya.


felica mengambil lauk dan nasi menaruhnya di piring anak dan suaminya. sementara dia memilih memakan roti tawar sebab ia merasa tak enak badan.


"chubby, mengapa kau tak makan nasi...???"


"aku tak enak makan panda"


"aku suapi ya"


"tidak usah, aku sedang tidak enak makan saja ko"

__ADS_1


"tidak sayang, kau harus makan nasi aku tidak ingin kau sakit"


"jangan khawatir panda"


__ADS_2