Wife CONSIDERED GARBAGE

Wife CONSIDERED GARBAGE
Episode 77


__ADS_3

🖤🖤🖤


Kenzo hanya terdiam, malas meladeni pagi lagi mood nya sudah di buat rusak oleh putranya.


ia pun segera menyelesaikan makannya dengan cepat² karna ia akan membangun proyek di kota K nanti.


"sayang nanti aku lembur jadi pulang nya agak terlambat" ucap Kenzo pada istrinya yang makan di sampingnya


"iya" Kenzo mengernyitkan dahinya mendengar jawaban singkat istrinya. "hanya iya..???" pertanyaan Kenzo membuat semua orang di meja makan bingung.


"lalu aku harus menjawab apa?"


"bisa tidak kau bersikap romantis padaku" ujar Kenzo kesal membuat Olivia benar benar kelelahan menghadapi suaminya. "iya hubby lalu aku harus menjawab apa? apa aku harus menjawab seribu kata"


"setidaknya kau menjawabnya dengan sangat romantis" ujar Kenzo benar benar aneh.


"bro,kau hanya marah karna soal sepele buang buang waktu saja" celetuk David dan langsung mendapat tatapan tajam dari Kenzo


"aku hanya bercanda bro, jangan marah hehe" David fokus ke makanannya karna kini ia membangunkan seekor singa.


"anak sama bapak sama saja, sama sama mengerikan tatapannya" batin David.


"lalu aku bagaimana hubby" ujar Olivia mulai kesal.

__ADS_1


"cium aku" ujar Kenzo membuat semua orang kaget kecuali David. karna pria itu juga akan meminta pada istrinya nanti.


"tapi aku malu karna disini banyak orang" ujar Olivia menunduk dan berbisik.


Kenzo sangat paham. seusai makan ia menggendong tubuh istrinya menuju pintu utama karna ia ingin berangkat.


"ckck Dedy sangat pemaksa" ujar Alberto geleng geleng kepala.


sementara felica hanya terdiam tak menghiraukan apapun yang terjadi, entah semenjak ia hamil ia merasa tak ingin melihat apapun yang terjadi di sekitarnya.


...****************...


...****************...


...****************...


Alberto hanya diam tak mendengarkan ocehan adiknya, pikirannya hanya tertuju pada Elina gadis yang memasuki hatinya. setelah ia menjadi CEO terkenal di berbagai negara ia akan melamar Elina dan menikahinya.


Chelsea mengernyitkan dahinya saat melihat Alberto tersenyum senyum sendiri, awalnya ia merasa senang karna Alberto tersenyum mendengar ceritanya. namun saat Chelsea berhenti bicara Alberto masih senyum senyum membuatnya semakin bingung.


"kak" ujar Chelsea melambaikan tangannya di depan wajah Alberto.


Alberto pun langsung tersadar dari lamunannya saat Chelsea membuyarkan. "ck ada apa" ujar Alberto menatap kesal adiknya

__ADS_1


"mengapa kakak melamun?"


"aku tidak melamun aku hanya-"


"tuan dan nona muda kita sudah sampai" ujar pak Jang memutus pembicaraan mereka.


mereka pun turun, alberto kelas 3 SMA sementara Chelsea kelas 1 SMP kebetulan sekolah milik Kenzo dari sd hingga ke SMA


Chelsea melambaikan tangannya namun tak di jawab oleh Alberto,pria itu segera melenggang menuju kelas membuat Chelsea sedikit kecewa


"kak Alberto sangat menyebalkan" ujar Chelsea pun masuk kedalam kelas menemui sahabatnya.


sementara, Alberto baru saja masuk kelas namun sudah mendapatkan pemandangan dari Elina gadis yang di suka.


tampak gadis itu membaca buku dengan anggun.


Alberto menjadi salah tingkah dibuatnya hingga pria itu melamun. "Alberto apa yang kau lakukan kemari mengapa kau berdiri seperti patung" ujar Elina mengejutkan Alberto dan tertawa pelan.


Alberto dengan buru buru duduk di kursinya. "kau sangat lucu bagaimana keadaan mom Olivia" tanya Elina pada Alberto


"ekhem...momy baik baik saja tidak perlu khawatir" ujarnya tersenyum kaku


mereka pun berbincang bincang hingga tak lama kelas pun akan dimulai

__ADS_1


__ADS_2