Wife CONSIDERED GARBAGE

Wife CONSIDERED GARBAGE
Episode 99


__ADS_3

πŸ–€πŸ–€πŸ–€


sky ikut meninggalkan meja makan tanpa sepatah kata pun, ia lelah meladeni ibunya baginya membuang buang waktu menjawab setiap perkataan ibunya itu.


"lihat saja kau Luna akan ku buat kau tidak betah disini" ujar Dita mengepalkan tangannya.


"sudah Bu, biar Aran yang mengatasi, Aran yang akan membaut Luna tersiksa" ujar Aran tersenyum licik.


"baik, ibu percaya padamu" ujar Dita tersenyum


sementara di kamar.


sky kini mengejar istrinya yang masuk kedalam kamar, Luna mengunci pintu membuat sky menghela nafasnya.


sky menyentuh kan jarinya pada handel pintu hingga membuat pintu kamarnya terbuka otomatis.


sky melangkah kan kakinya mendekati ranjang, ia melihat istrinya sudah menangis di ranjang dengan wajah yang di tutupi bantal.


sky memeluk istrinya dan membawanya kedalam dekapannya.


sky mengelus rambut hitam itu dengan lembut dan menyembunyikan wajah istrinya di dada bidangnya.


"tidak usah mendengarkan perkataan ibu, cukup percaya padaku aku tidak akan menikah lagi"


"aku tidak kuat tinggal disini" ujar Luna menangis sesegukan.


"sabar yah, aku berjanji akan membeli mension baru untuk kita tempati" ujar sky memeluk istrinya.


"kapan"

__ADS_1


"aku akan menyuruh pengawal ku untuk mencari mension baru, agar tidak ada yang memarahi mu lagi"


Luna tersenyum dan menganggukkan kepalanya. "kamu belum makan, sekarang makan dulu"


Luna menggelengkan kepalanya karna ia tidak enak makan sekarang, ia butuh waktu untuk menenangkan hati dan pikirannya.


"tidak...!!! kau harus makan nanti kau sakit"


sky memerintahkan pelayan agar mengantarkan makanan ke kamar mereka. dan tak lama beberapa pelayan masuk kedalam kamar dengan membawa nampan berisi makanan.


"ini makanannya nona muda" kemudian pelayan tersebut meninggalkan kamar sky dan Luna.


"sekarang makan, aku tidak ingin kau sakit"


"tapi aku tidak enak makan sky"


"makanlah Luna, aku tidak ingin kau sakit"


"makan atau aku suapi"


"aku tidak mau" ujar Luna bersikeras membuat sky memijat keningnya


"baik jika kau tidak mau" sky mengambil sesendok kuah sup itu dan memasukkan nya kedalam mulutnya, kemudian ia menarik tengkuk Luna dan mencium wanita itu.


Luna terkejut dengan perlakuan suaminya, ia berusaha mendorong namun sky enggan melepaskan sebelum semua masuk dan tertelan oleh Luna.


hingga Luna pun terpaksa menelan kuah sup itu sepenuhnya.


"uhuk..uhuk..uhuk" Luna terburuk batuk dan sky segera menyodorkan segelas air putih padanya.

__ADS_1


"masih tidak mau....???" tanya sky


Luna segera merebut semangkuk sup itu dan memakannya, sky tersenyum dan mencium singkat kening Luna.


"aku suka jika kau menurut" ucap sky memandangi wajah cantik istrinya yang seperti orang Asia.


......................


......................


......................


di kamar tamu.


Aran sedang memakai skin care untuk kelembapan wajahnya ia ingin senantiasa tampil cantik agar menarik perhatian sky.


namun semua hasil yang ia lakukan selalu gagal dan itu membuatnya semakin kesal.


"aku akan menarik perhatian nya bagaimana pun caranya." ujar Aran berusaha menyemangati dirinya


"ohh ya ampun mengapa aku harus bertemu dengan wanita perusak hubungan orang itu" ucap Aran mengingat wajah Luna dan itu membuatnya sakit hati.


ia menelfon sahabatnya untuk berbagi cerita siapa tau sahabatnya punya solusi untuk menangani Masalahnya.


"halo Aran, are you ok"


"ya aku baik baik saja"


"ada apa denganmu mengapa tampak sedih"

__ADS_1


"aku baik baik saja, hanya saja ada wanita pengganggu disini"


Luna menatap sinis kearah cermin, membayangkan wajah Luna yang selalu membuatnya muak untuk melihatnya


__ADS_2