
Moa di kejutkan dengan kehadiran Jenifer yang sudah bersiapsiap menghampirinya.
Benar saja, setelah Moa melihatnya, Jenifer langsung menghampiri Moa dan berdiri di hadapan Moa.
" Dasar sampah !!! Beraninya kamu merebut Zoe dari aku. Apa yang kamu gunakan untuk mempengaruhi semua keluarga Ackerley. Dan bisa bisanya kamu mendekati Zack. Harus nya kamu itu di buang di tempat sampah, sangat tidak layak kamu berada di sini. " ucap Jenifer dengan bersiap siap menjambak rambut Moa, namun Moa dengan sigap menangkis tangan Jenifer dan memutarnya membuat gadis itu meringis kesakitan.
" Lepaskan aku sampah !!! Berani sekali kamu menyentuh tangan ku. Jika Zoe tahu ia bisa membunuhmu. " ancam Jenifer
Namun bukan nya melepaskan, Moa justru semakin kencang memutar tangan Jenifer membuat dia menjerit kesakitan.
Zoe yang semula dari bawah akan ke ruangan nya pun mendengar suara Jenifer dari dalam ruangan Zack juga Moa. Karena ruang Zoe melewati ruang Zack terlebih dahulu.
Betapa terkejutnya saat melihat kekasihnya sedang di pelintir tangannya oleh istri nya.
" Lepaskan !!! " bentak Zoe dengan menarik Jenifer ke pelukan nya.
" Beraninya kamu memperlakukan kekasihku seperti ini. Kamu tahu ?? kamu itu hanya sampah jalanan yang di pungut oleh keluargaku. Apa ini balas budimu pada mereka ! " lagi lagi kata kata Zoe sangat pedas pada Moa.
Tanpa mau berdebat Moa pergi melenggang begitu saja, namun tidak semudah itu Jenifer berusaha menghentikan langkah Moa karena belum puas hatinya mempermalukan Moa.
" Hey sampah, berani kamu mengacuhkan aku. " Tiba tiba Jenifer menarik Moa masuk kembali, saat akan membuka pintu ruangan nya.
__ADS_1
" Aku memang sampah, tapi aku punya etika saat berbicara. Aku memang sampah jalanan, namun Aku punya tata krama dalam beradab. Kamu ??? Lihatlah dirimu !!! Aku sebagai wanita pun malu melihatmu. Banyak laki laki yang tertarik padaku karena kecantikan dalam hatiku. Bukan karena tubuh yang kamu pertontonkan seperti itu !! " jawab Moa pelan namun penuh intonasi.
Plak.....
Sebuah tamparan lepas begitu saja dari tangan Jenifer. Terlihat pipi Moa merah dan ada darah di sudut bibirnya.
Namun Moa santai, tak ada niatan untuk membalas ulah Jenifer.
" Lihat Tuan Muda Zoe !!! Wanita yang seperti ini yang kamu tinggikan, wanita tak beradab seperti ini yang kamu banggakan ?? "
" Ckkk...ckkk.... !!! Ingat Tuan Zoe,, sampah yang kamu acuhkan ini lebih bermoral dari pada seonggok bangkai yang kamu simpan. " kata Moa yang langsung membuka pintu dan pergi berjalan cepat meninggalkan ruangan nya. Terlihat semua ruangan terlihat sepi. Ternyata hari juga sudah mulai gelap.
" Tunggu.... "
" Lepaskan aku !!! Jangan bilang kamu mau membela bocah sampah itu lagi. Atau jangan jangan kamu mulai mencintai anak kecil itu?? Kamu memilih bunga yang lebih muda dan baru akan mekar itu, di banding dengan aku yang sudah setia padamu bertahun tahun. Ingat Zoe aku yang sudah menemani dua tahun ini. Aku yang lebih mengerti dirimu di banding dengan keluargamu !!! " ungkit Jenifer
" Sudahlah Jen. Kau bahkan selalu meninggalkan aku demi karirmu. Kamu bahkan sudah tidak ada waktu untuk bersama. " elak Zoe
" Hey...hey... Ada apa dengan mu honey?? Bukankah kamu sudah setuju jika kita menikah setelah aku berada di puncak popularitas ku. Tinggal sedikit lagi sayang, tapi kenapa kamu justru membuatku ragu seperti ini. " kata Jenifer dengan membelai pipi Zoe.
Zoe membuang muka.
__ADS_1
" Selalu itu saja alasanmu menolak ku. Lalu kapan kamu memberi kepastian. " sanggah Zoe
" Kamu bahkan belum bercerai dengan gadis sampah itu. Mana mungkin aku percaya jika kamu benar akan menikahi ku. Jangan mendesak ku. Jika pada akhirnya kamu saja belum melakukan apa yang aku minta. " kata Jenifer
" Aku ingatkan ya Zoe,, aku tidak mau gadis itu bekerja di sini. Apalagi sampai orang kantor mengetahui jika dia adalah istrimu. Aku tidak mau aku dianggap pelakor jika nanti kita menikah. Itu bisa mengguncang karirku. " ancam Jenifer
" Jadi setelah menikah kamu akan tetap berkarir?? Bukankah kamu akan berhenti jika kita sudah menikah?? Lalu apa bedanya kamu menikah sekarang atau nanti?? Aku tak mengerti dengan jalan pikiran mu Jen!! " Zoe terkejut ternyata Jenifer masih akan tetap berkarir sebagai artis jika sudah menikah. Padahal dulu dia janji setelah di puncak karirnya, ia menjadi orang nomer satu di dunia entertain, dengan bayaran termahal. Ia akan berhenti dan akan menikah dengan Zoe.
" Sudahlah Zoe aku malas berdebat denganmu. Aku sebenarnya hanya mau bertanya kenapa kamu jarang membalas pesan ku. Bahkan telponku pun kamu abaikan? " tanya Jenifer dengan bersungut
" Aku sibuk Jen,, aku sedang launching produk terbaru Ackerley series Televisi digital. Masih perlu banyak komponen kompenen yang perlu aku sendiri turun tangan dalam merakitnya saat pemasangan. Tidak sembarangan orang yang aku percaya dalam menyelesaikan nya. Dan minggu depan kami sudah ada pemasaran di bali. Pengenalan Televisi digital Ackerley ini akan ada pameran juga disana. Semua Elektronik dari Ackerley series akan di hadirkan semua disana. Aku harap kamu bisa ikut memeriahkan acara itu. Aku akan menjadikan mu Ambasador ku. Aku akan membayar mahal untuk ini. " kata Zoe dengan membelai pipi kekasihnya itu.
" Maafkan aku sayang, aku kesini sebenarnya juga sekalian pamitan, besok aku akan terbang ke Paris. Aku ada syuting disana selama dua bulan. Dan aku sudah terlanjur taken kontrak dengan produser ku. " kata Jenifer
" Kenapa kamu selalu mengambil keputusan sepihak seperti ini Jen? Kamu bahkan tidak pernah bertanya apapun tentang keputusanmu. Kamu selalu melakukan apa pun semaumu. Batalkan, aku akan membayar lebih dari yang di berikan rumah produksi mu. Di bali nanti aku akan mengenalkan mu pada keluargaku. Sekalian kita umumkan pertunangan kita. " kata Zoe
" Pertunangan??? Apa kamu sadar dengan ucapanmu Zoe, kamu saja belum bercerai tapi kamu sudah akan meminangku? Jangan bilang kau akan menjadikan ku istri kedua?? Jangan berkhayal Zoe. " kata Jenifer
" Aku serius, besok aku akan mengurus perceraian ku jika kamu setuju. Moa pasti akan setuju juga karena memang dia tidak perduli dengan pernikahan ini. " kata Zoe dengan mencium pipi Jenifer
" Urus dulu perceraian mu. Baru aku akan mempertimbangkan pinangan mu, setelah aku kembali dari Paris " kata Jenifer dengan mencium bibir Zoe
__ADS_1
" Jadi kamu lebih memilih pergi ke Paris dari pada menemani ku?? " tanya Zoe mengurai pelukan Jenifer
" Bukankah ini kesempatan emasku untuk mendapatkan popularitas tinggi. Setelah ini, aku akan berada di puncak ketenaran. Dan kita akan menikah. Apa kamu tidak minta malam perpisahan untuk kita? Karena dua bulan kita tidak akan bertemu" kata Jenifer manja dengan kembali mencium bibir Zoe dan mengalungkan kedua tangan nya di pundak Zoe.