After Love

After Love
Bab. 94 Kunjungan


__ADS_3

Sampai di rumah Davin, baik Davin maupun Zee di kejut kan dengan ada nya Davina di ruang tamu, ia sedang asik memakan banyak buah mangga.


" Davina sejak kapan kamu berada di rumah? " tanya Davin bertanya pada adik nya


" Kak Davin ! " ucap Davina yang baru menyadari kehadiran Davin dan Zee saking fokus nya memakan buah mangga


" Aku sudah satu minggu ini di rumah. Zack khawatir dengan persalinan ku. Maka nya dia membawaku pulang, agar ada Mama yang akan membatuku saat persalinan. " imbuh Davina dengan menatap Zee, seolah ada pertanyaan


" Wah Kak Davina, Kak Zack benar benar hebat ya, sekali sentuh sudah bisa membuatkan keponakan baru untuk ku. " ucap Zee yang langsung mengusap perut Davina yang sudah membuncit.


" Maksudmu, aku tidak hebat seperti Kakakmu, Begitu?? " ucap Davin santai mendekati Zee


" Eh ????" Zee terkejut dan diam, Zee malu Davin memojokan diri nya seperti itu di depan Davina


" Jadi Kamu mulai membandingkan aku dengan Kakak mu?? " tanya Davin memegang lengan Zee


" Bukan begitu.... " ucap Zee, karena diri nya memang tidak bermaksud seperti itu.


" Lalu .... ?? " cecar Davin semakin mendekat.


Davina langsung melerai dengan mendorong Davin agar menjauh.


" Zee.... Jangan bilang Kamu dan Kak Davin sudah ??? " ucap Davina tak melanjutkan ucapan nya


" Jika iya memang Kenapa ?? " ucap Davin santai, ia melihat sekeliling rumah, mencari keberadaan seseorang


" Dimana Mama Vin ?? " tanya Davin


" Ada di belakang ngupas mangga. " jawab Davina yang sudah bersiap menginterogasi Zee.


" Zee.... Kamu dan Kak Davin ??? " tanya Davina lagi


" Iya Kami mau nikah. Memang Apa salah nya, memang kamu saja yang pengen punya anak. Zee juga udah ngebet itu. " jawab Davin sudah berani menggoda Zee, yang sontak membuat pipi Zee merona.

__ADS_1


" Lalu Moa ??? " Davina mengejar pertanyaan ke Davin.


" Dia sudah bahagia dengan Zoe. Lantas apa aku harus menunggu lagi sampai aku tua. Aku juga berhak bahagia bukan. " jawab Davin


Davin juga menjelas jika Zee bukan anak kandung Ackerley jadi dia merasa bisa saja menikah dengan Zee.


Mama Davin keluar dari dapur dengan membawa satu mangkuk buah Mangga yang sudah di kupas permintaan Davina. Mereka akhirnya terlibat pembicaraan tentang rencana pernikahan Davin. Benar dugaan Davin,semula Mama nya tidak begitu merestui. Mama Davin tahu jika Zee adalah adik dari Zack. Kemudian Davin pun menjelaskan, memang Zee bukan anak kandung dari Tuan Ackerley, Mama Davin mulai mengerti , kemudian Ia hanya berpesan agar menjalin hubungan penjajakan dulu, baru di lanjutkan ke arah serius, karena Mama Davin takut anak sulung nya gagal menikah lagi seperti yang sudah sudah. Mengingat wajah Zee yang juga masih terlalu muda dan imut, ia takut Zee berubah pikiran dan menyesal, pada akhir nya Davin gagal berumah tangga.


Davin pun menjelaskan, baik Davin atau Zee memang menginginkan pernikahan ini secepatnya, tanpa ada paksaan atau pun tekanan.


Karena Keputusan Davin memang seperti itu, Mama Davin hanya bisa memberi tahukan suaminya.


" Apa Kakak tidak malu, Sapi Tua makan rumput muda. " ujar Davina mengolok.


" Memang kenapa,, jika rumputnya saja yang ingin di makan sapi tua. " jawab Davin


" Uhuck..... " Zee yang mendengar jawaban Davin sampai terbatuk dan menyemburkan air minum nya.


" Jangan Malu sayang.... Aku hanya sedang menyindir Davina. Saking tergila gila nya pada Zack dulu, dia sampai mengejar sampai ke Paris Perancis untuk bisa mendekati nya. " ucap Davin merangkul bahu Zee


Zee merasakan detak jantung yang hebat, kala Davin memanggil nama nya dengan sebutan sayang.


" Hey...... Itu dulu ya... Sekarang Zack sudah cinta mati dengan ku. " jawab Davina menutupi rasa malu nya.


" Aku juga kan tadi juga bilang, duuuluuu. " jawab Davin santai


" Sudah sudah.... Kalian berdua ini jika ketemu gak pernah akur. Kamu harus nya ngalah dong Davin, Davina kan lagi hamil besar,,, kamu iya in aja ngapa sih ?? " ucap Mama Davin melerai


Zee merasa beruntung, ternyata Orang tua Davin ternyata tidak terlalu menentang hubungan mereka. Bahkan ia mulai merasakan perhatian Davin semakin lama semakin terasa hangat, dan semakin manis.


" Jadi baik nya aku harus panggil Kamu apa dong, Zee ??? " tanya Davina tiba tiba


Semua nya menatap Davina tak mengerti arah pembicaraan Davina.

__ADS_1


" Iya bener kan..... ??? Aku harus panggil Zee apa, Kakak Ipar atau Adik Ipar ?? Kan secara itungan keluarga Kita Kak Davin adalah Kakak Aku. Tapi secara itungan Zack, Zee khan adik Zack bungsu Zack. " jawab Davina menerangkan


Kemudian semua yang mengerti pun langsung tertawa.


" Jadi Kak Davin harus nya bukan mengalah pada adik nya. Tapi ngalah pada Kakak Ipar nya. Mulai sekarang Kak Davin harus panggil aku Kakak ipar hlo. " pinta Davin


" Iya Kakak Ipar Bawel. " jawab Davin sambil melempar bantal sofa ke tubuh Davina


" Davin..... Adik mu sedang hamil. Jangan usil gitu deh !! " ucap Mama Davin.


" Kakak Ipar Ma !!! " ucap Davina dan Davina bersamaan sampai Mama Davin menutup telinga nya.


" Zee sebaiknya kamu ikut Mama aja deh. Jangan sampai kamu ikut berantem dengan tikus dan kucing. " Mama Davin pun menarik tangan Zee untuk di ajak pergi dari sana.


Terlihat Davin protes, dan melarang Mama nya membawa Zee ikut dengan nya. Namun Zee mengatakan jika ia memilih pergi dengan Mama Davin. Kemudian Davina yang penasaran pun mengikuti Mamanya juga Zee, yang ternyata masuk kamar.


Ternyata Mama Davin memberikan sebuah kalung keluarga pada Zee. Mama Davin mengungkapkan ia takut jika Zee kemudian lari dari pernikahan kemudian Davin gagal menikah, maka dari itu ia harus mengikat Zee dengan ini.


" Memang Zee matre Ma !! Keluarga nya jauh lebih kaya dari keluarga kita Ma. " terang Davina


" Kak Davina jangan ngomong gitu dong, kita semuanya sama. Walau pun Mama tidak memberikan kalung keluarga ini, aku akan tetap menikah dengan Davin kok. " jawab Zee


" Makasih ya Sayang. Kamu harus sabar ya, Davin orang nya kadang selalu dingin. " ucap Mama Davin memperingati.


" Iya Tante. " jawab Zee


" Kok Tante sih, kan tadi udah manggil Mama. Jadi seterusnya harus panggil Mama Ya... " ucap Mama Davin yang langsung diangguki oleh Zee


Malam ini semua sudah bersiap akan pergi ke rumah Zee, sedangkan Zee, sore tadi sudah diantar oleh Davin pulang.


Kedatangan keluarga Davin di sambut ramah oleh Tuan Ackerley. Karena status mereka adalah besan sebelum nya, dan Sekarang akan menjadi calon besan lagi.


Sudah di tentukan tanggal pernikahan mereka, yang nanti rencananya akan dilangsungkan bersama an dengan acara bangun nikah Zoe dan Moa.

__ADS_1


__ADS_2