
Walau Akhir ini Seakan terpisah
Oleh masa dan suasana yang tak di pinta
Namun percayalah,
Tidak sedikitpun, Kasih ku kepadamu,
Surut dan Berubah
Eye.( Satu Nama Tetap Di hati )
Vote nya dong man teman ♥️♥️♥️
Tok....Tok..... Tok....
Moa mengetuk pintu ruang Zoe.
" Masuk !!! " jawab Zoe dari dalam
Berlahan Moa masuk ke dalam ruangan, dan mendekati meja tempat Zoe duduk di kursi kebesaran nya.
" Apa ada yang perlu di sampai kan Pak Zoe ? " tanya Moa, karena Zoe hanya memandang nya penuh dengan sorot cinta, membuat Moa jadi sedikit berdebar.
" Pak ?? " gumam Zoe yang bisa di dengar oleh Moa, namun ia tidak menjawab juga mengabaikan.
" Aku merindukan mu Moa. " ucap Zoe dengan berdiri
" Jika tidak membicarakan topik tentang lomba, saya ijin permisi Pak ! " ucap Moa sudah mau berbalik
" Jika kamu keluar, maka aku akan mengutarakan isi hati ini di forum Moa. " ucap Zoe
__ADS_1
Moa masih mengabaikan kata kata Zoe, ia berbalik badan akan keluar dari ruangan.
" Baik Moa jika itu pilihan mu. Aku tidak pernah bercanda dengan setiap ucapan ku. " tutur Zoe
" Sebenarnya apa mau mu Zoe??? Aku tahu kamu hanya sekedar ingin merusak karirku bukan? kamu ingin aku di benci oleh juri, karena dekat dengan mu. Kamu sengaja mendekati aku, karena ingin membuat Miss Vivian cemburu. Lalu dia membenciku, dan memberiku nilai buruk, lalu aku akan tersisihkan. Itu kan tujuan mu. " Ucap Moa panjang lebar, dengan penuh emosi.
" Vivian ??? " tanya Zoe mengerutkan kening nya.
" Apa maksudmu dengan membawa nama Vivian?? " ucap Zoe tak mengerti, karena pada dasar nya ia tidak memiliki hubungan apa pun dengan Desainer itu.
" Jangan berpura pura Zoe, Kamu pasti sudah membuang Jenifer, karena kamu sudah bosan bukan? Seperti kamu membuang aku, saat kamu juga sudah bosan memainkan aku. Lalu sekarang kamu menjalin hubungan dengan Vivian, namun kamu tidak pernah suka melihatku bisa berdiri sendiri.
" Ternyata sepicik itu kah aku di mata mu Moa, Aku tulus mencintaimu Moa. Jika untuk Jenifer, aku tidak akan pernah membuang nya, seandainya dia tidak mencurangi aku. Aku tahu aku salah," ucap Zoe yang terpotong oleh Moa
" Jika Anda tahu Anda salah, untuk apa masih menganggu ku?? Lupakan aku Zoe, kita jalani hidup ini masing masing. " jawab Moa memilih pergi meninggalkan ruangan
Moa memasuki ruangan tempat acara briefing di laksana kan. Tak berselang lama Zoe ikut masuk, dan duduk di samping Vivian.
" Seandainya kamu tahu Moa, empat tahun hanya bisa melihatmu dari jauh, itu adalah waktu yang sangat lama dan sangat menyiksa. " batin Zoe yang terus memandang Moa, dengan tatapan sulit diartikan.
Moa yang merasa di tatap merasa tak nyaman. Moa takut jika pandangan Zoe, bisa di tebak oleh orang lain.
Selesai pembekalan, semua peserta masuk kembali ke dalam ruangan sendiri sendiri untuk menyelesaikan Desain karya mereka. Karena tanpa terasa waktu sudah berjalan tiga minggu. Itu tanda nya waktu penilaian tinggal satu minggu lagi.
Seperti biasa, Moa akan kembali ke kamar paling akhir. Setelah merapikan semua alat alat l, Moa berjalan keluar ruangan.
Moa berjalan menyusuri lorong yang sepi, di sini lah Zoe kembali menunggu Moa.
Moa yang menyadari kehadiran Zoe,memilih menghindar. Namun Zoe setengah berlari mengejar dan menggapai tangan Moa.
" Moa aku berjanji tidak akan menyulitkan mu dalam acara ini. Tapi bisakah memberiku kesempatan, aku ingin bicara dengan mu sebentar. " pinta Zoe
__ADS_1
Moa berhenti, karena tangan nya di cengkeram oleh Zoe. Kemudian ia menatap wajah tampan Zoe, yang begitu dengan dengan nya karena posisi Zoe sedikit menunduk.
" Bicaralah !! " jawab Moa pendek
" Tidak di sini. " Zoe menarik tangan Moa memasuki lift Private.
Zoe membawa Moa ke dalam Kamar hotel nya. Moa hanya berdiri di ambang pintu, jika seandai nya Zoe melakukan tindakan yang di luar nalar, Moa akan segera berlari keluar.
" Aku berjanji tidak akan melakukan apa pun Moa. Kemarilah jangan berdiri seperti orang ketakutan. " ucap Zoe yang sudah terlebih dahulu duduk di sofa
" Disini saja, bicaralah ! " jawab Moa
Zoe beranjak mendekati Moa, karen Zoe sudah berjanji, tidak akan melakukan kekerasan lagi pada Moa.
" Kemarilah.... ! " ucap Zoe dengan menggapai jemari Moa membawanya ke sofa, tempat ia duduk tadi.
" Moa, empat tahun bukan waktu yang sebentar, namun aku mencoba bertahan, dan menganggap ini adalah balasan semua perlakuan buruk yang Aku lakukan padamu. " ucap Zoe yang duduk di samping Moa tanpa melepaskan jemari Moa dari genggaman nya.
" Aku yang begitu angkuh, berpikiran jika Aku bisa hidup tanpa dirimu di sisiku saat itu. Aku yang yang begitu munafik untuk mengakui rasa cinta yang Aku pendam saat itu. Ternyata aku salah Moa. Aku terpuruk. Aku yang begitu terluka, menahan sakit saat melepaskan kepergian mu saat itu. Aku tak bisa membayangkan, bagaimana keadaan ku sekarang, jika aku tidak menemukan mu waktu itu. " ucap Zoe menatap manik mata Moa yang sudah berkubang air
" Jadi benar, saat itu adalah kamu ? " potong Moa
" Maafkan Aku Moa. Aku tahu cara ku salah saat itu. Tapi aku sudah mencoba menahan menatapmu dari jauh, Aku sudah berusaha menahan rasa cemburu, saat kamu tertawa dengan laki laki lain. Aku sudah berusaha menahan marah saat Pria itu terus mendekati mu. Jujur Moa, aku tidak sanggup, Aku tidak sanggup jika harus merelakan kamu bersama Pria itu. " ucap Zoe
Menetes sudah, air mata Moa yang sejak tadi berusaha ia sembunyikan. Kini harus banjir keluar karena sesak nya dada yang ia rasakan saat ini. Sebuah ungkapan yang Moa tunggu dari mulut Zoe empat tahun lalu. Sebuah rasa, yang jujur ingin ia dapatkan dari Zoe sejak dulu. Dan kini ia mendengar langsung dari Pria yang sangat ia benci namun juga sangat ia rindukan.
" Aku mencintaimu Moa. Sangat mencintaimu. Bisakah aku mencurahkan rasa sayang dan cinta ini untuk mu? Ijinkan aku terus mencintai mu, Ijinkan aku terus selalu bisa melihatmu Moa. " ucap Zoe yang sangat dekat, bahkan hembusan nafas Zoe bisa menerpa wajah Moa, karena posisi Zoe yang menunduk.
Berdosa kah jika Moa diam saja saat Zoe mencium nya. Salahkan Moa yang justru terlarut dalam ciuman hangat yang di berikan oleh Zoe. Malam yang semakin dingin, dapat di terpa dengan hangat nya sentuhan bibir Zoe yang ia layang kan pada Moa saat ini.
Bersambung.......
__ADS_1
Author minta Vote nya dung........ Biar semangat crazy up 🥰🥰🥰. Love you all my reader...... ♥️♥️♥️