
Sejak Pertemuan di Bar, Davina sering memperhatikan gerak gerik Zack. Karena Davina baru menyadari jika Zack adalah seniornya di kampus. Karena memang Davina baru masuk ke perguruan tinggi negeri tersebut.
Namun sayang, Kedekatan itu baru mulai terajut, Zack sudah memutuskan melanjutkan pendidikan di luar. Davina yang baru bisa merasakan sebuah cinta, ia bersikeras ingin melanjutkan pendidikan di tempat Zack berada. Karena Davina terlalu ngotot ingin kuliah di luar negeri ikut bersama Zack, Davina sampai tidak masuk kampus lagi. Karena rasa sayang orang tua Davina, akhirnya ia di ijinkan untuk kuliah di luar negeri.
Tak susah untuk mendekati Zack, karena seolah cinta Davina bersambut oleh Zack. Zack selalu ramah pada Davina, dan selalu tidak ada penolakan dari setiap permintaan Davina. Keduanya semakin dekat semakin dekat, sampai mereka menjalin ikatan cinta karena Zack menyatakan cintanya pada Davina. Davina yang baru merasakan sebuah rasa cinta, dan cinta itu bersambut dari sang pujaan, ia sangat bahagia. Hari hari ia lewati dengan kebahagian, semua alasan Zack jika tertangkap basah sedang berkencan dengan wanita lain, tak meruntuhkan rasa cinta Davina pada Zack. Davina bak orang bodoh, yang selalu saja memberi maaf pada Zack di setiap salahnya.
Karena seringnya Davina mendapati Zack bersama wanita, akhirnya Davina mulai jengkel, ia sengaja membuat cemburu Zack dengan cara membalas menanggapi rayuan Pria lain. Ia ikut melakukan seperti yang Zack lakukan. Yang bisa makan bersama dengan wanita lain, maka Davina pun juga membalas makan malam dengan Pria lain.
Namun siapa sangka hanya dengan satu kali pertemuan dengan Pria lain, Davina bisa langsung tertangkap basah oleh Zack. Entah Zack sengaja mengirimi mata mata, atau memang takdir yang membuka, agar Davina segera tertangkap basah, Davina juga tidak tahu.
__ADS_1
Zack begitu marah dengan Davina, ia memaki Davina di tempat restoran itu juga. Dengan sepihak ia memutuskan rajutan cinta yang terjalin hampir dua tahun itu. Sejak saat itu, Davina sudah tidak melihat Zack lagi di Paris karena Zack pindah ke Indonesia. Karena cinta yang begitu dalam pada Zack, Davina sangat merasa bersalah karena sudah berani berhianat telah berkencan dengan Pria lain, walau sejujurnya niat awal Davina hanya ingin membuat Zack cemburu, dan bisa mengerti, jika perasaan Davina sangat panas jika melihat Zack berdekatan dengan wanita lain, bahkan sampai makan bersama seperti dirinya saat itu.
Davina benar benar sudah gila karena merasa bersalah, ia sengaja menghubungi Tuan Ackerley dan menjelaskan kebenaran. Semula memang Davina sangat malu, karena Tuan Ackerley seolah dingin dan tidak mendengar kan ucapan nya. Namun siapa sangka selang beberapa bulan, ia mendapat telpon dari Tuan Ackerley malam malam, dan Beliau memberitahukan jika memang Davina mencintai Zack, Davina di perbolehkan mengejar Zack, Ia bahkan akan di bantu di jadikan Asisten pribadi Zack secara khusus, agar bisa melakukan pendekatan lebih mudah.
Setelah kembali ke Indonesia, Davina benar mendapatkan apa yang Tuan Ackerley janjikan. Ia menjadi asisten pribadi Zack, bahkan mendapat ruang kerja yang saya dengan Zack, sehingga mereka sering bertemu dan berkomunikasi, namun hanya sebatas hubungan kerja, selain itu, Zack seolah tidak mendengar apa yang Davina katakan, dan tidak perduli dengan yang apa Davina lakukan untuk dirinya.
Rasa cinta itu seketika berubah menjadi sebuah kebencian, saat ia dengan Zack pergi kesebuah pertemuan di hotel dengan klient. Setelah pertemuan selesai, Zack meninggalkan Davina begitu saja di hotel tersebut, ia menemui seorang wanita dan masuk ke dalam kamar hotel bersama wanita itu. Davina masih berpikir jika ini hanya akal akalan saja, agar Davina berhenti mengejarnya, namun saat ia melihat dengan nyata, saat Zack dengan seorang wanita keluar dari kamar hotel, wanita itu penuh tanda kiss mark di leher, membuat Davina benar benar jijik dengan tingkah Zack. Matanya melihat sendiri banyak tanda di wanita itu. Seketika aliran darah Davina seperti berhenti, jantung seperti tidak berdetak, juga dadanya yang seakan panas terbakar api cemburu. Tanpa banyak kata, Davina pergi meninggalkan keduanya tanpa ada sepatah kata pun yang keluar dari mulut Davina. Davina Kembali ke kantor, dan Ia pergi setelah membuat surat pengunduran diri. Tanpa pamit pada Zack, ia pergi ke Paris begitu saja. Dan siapa sangka justru membawanya pada pertemuan dengan Moa.
Kini Davina bingung sendiri, kebencian yang ia ciptakan untuk Zack, sekarang perlahan memudar hanya dengan sebuah perlakuan lembut dari Zack. Davina yang dulu sering mendapatkan cacian, sering diabaikan oleh Zack, dan kini ia mendapat sambutan dari Zack, bisa melunturkan kebencian yang ia tanamkan pada dirinya sendiri secara bertahun tahun itu.
__ADS_1
Gelar acara sudah selesai, sore pun sudah berganti malam. Semua perlengkapan pun sudah di bereskan oleh pihak WO yang di libatkan. Davina masih pasrah saat Zack membawa dirinya di kamar hotel yang ia pakai selama ini.
Kini Davina duduk di sisi ranjang, karena memang acara pernikahan mereka, Davina tidak menggunakan gaun khusus atau riasan yang mencolok, membuat Davina tidak membersihkan diri. Ia masih melamun kan perasaan nya yang masih berperang batin, disisi lain ia sangat bahagia karena ia berhasil menjadi istri sah Zack, seperti yang ia idam idamkan dulu. Namun disisi lain, hatinya masih tidak terima karena Zack pernah berkhianat padanya. Davina berpura pura memainkan ponsel, ia seolah tidak peduli dengan keberadaan Zack di kamar ini. Sedangkan Zack berencana membersihkan diri, sengaja menggoda Davina. Karena Zack sudah bertekad ingin menunjukan perasaan yang sesungguhnya pada Davina. Zack mengajak Davina agar mandi bersama, namun jangankan di jawab, di perhatikan pun tidak oleh Davina, ia akhirnya pergi sendiri ke kamar mandi, membiarkan Davina yang sibuk dengan ponselnya, entah apa yang ia mainkan.
Davina mendengar suara gemericik di kamar mandi yang artinya Zack sedang mandi, membersihkan diri. Ia bisa sedikit bernafas lega. Terbesit keinginan untuk kabur saat Zack di dalam kamar mandi. Davina ingin menjelaskan semua Masalah pada Moa, agar Moa tidak membenci dirinya secara langsung.
Bersambung....
* Davina \= " Kabur... ? Nggak.... ?Kabur .... ? Nggak.... Kabur....? Nggak .... ? Kabur Nggak ya ???? **** Kabur pa malam pertama nih Reader ?? balas di kolom komentar ya.... ku tunggu 😘😘😘
__ADS_1