After Love

After Love
Bab. 19 Bersama Adik ipar


__ADS_3

Hari ini terpaksa Moa menunggu bis. Ia malu jika harus meminjam uang lagi pada seseorang. Uang dua ratus itu akan ia irit irit agar sampai dua minggu ke depan.


Lama Moa menunggu bis, tapi tidak ada satu bis pun yang lewat. Apa karena sudah malam sampai tak ada bis yang lewat.


Moa melihat mobil mewah berhenti tepat di depan nya, seseorang menurunkan kaca mobilnya. Moa sebenarnya mengetahui mobil siapa, karena tadi siang ia naik mobil itu.


" Naik !!! Malam ini aku akan ke rumah utama. " kata Zoe yang entah kenapa ia bisa lewat halte bus tempat Moa sekarang menunggu.


Moa yang mendapat gratisan hemat uang pun tak berpikir lagi. Ia segera masuk naik, sebelum Zoe berubah pikiran dan meninggalkan dirinya jika ia sok jual mahal tidak mau.


Tak ada perbincangan di mobil ini, hanya kesepian yang membuat mereka larut dalam pikiran masing masing.


Sampai keduanya di rumah kediaman Ackerley, Moa begitu antusias di sapa oleh Zee, yang ingin di bantu tentang tugas tugas kuliahnya, karena selama ini Moa selalu membantu tugasnya.


Zoe pun juga langsung bergabung di ruang tamu, terlihat Zack dan ayahnya yang sedang beradu argument, namun setelah Zoe masuk keduanya diam saja.


" Tumben, rajin sekali pulang kak. " tanya Zack


" Apa kamu keberatan?? " tanya Zoe sedikit tercubit hatinya seperti tidak diharapkan kepulangannya.


" Bukan begitu Brother, justru aku senang keluarga kita bisa seperti ini terus. " jawab Zack


Moa pun langsung masuk ke kamar Zoe, ia membersihkan diri, namun kali ini ia membawa ganti baju ke dalam kamar mandi agar tidak terjadi lagi kesalahan yang memalukan seperti kemarin.


Benar saja Moa keluar dari kamar mandi sudah ada Zoe yang duduk di sisi ranjang. Pikiran apa yang membuat Zoe naik kembali ke kamar itu.


Moa yang tidak enak hati pun memilih keluar kamar, dan menemui Zee di kamar sebelahnya, namun Zee berada di bawah.


Moa meminjam sisir di meja rias Zee, ternyata Zoe melihat dari pintu Zee.


" Aku hanya memastikan jika kamu tidak mencuri sesuatu di kamar adik ku. " jawab Zoe santai.


Ada rasa sakit di hati Moa, namun ia berusaha menahan, karena bagaimana pun ia sedang menumpang di rumah keluarganya.

__ADS_1


" Aku hanya meminjam sisir. " jawab Moa


" Bukankah kamu biasa menyisir di kamarku? Kenapa sekarang di kamar Zee, jika kamu tidak sedang merencanakan sesuatu? " pertanyaan Zoe begitu memojokan Moa


" Aku takut,Anda tidak nyaman melihat saya di kamar Anda Tuan." jawab Moa melenggang keluar kamar Zee dan akan turun kebawah.


" Di rumah Tuan, di kantor Pak. Apa aku setua itu di hadapan mu. " batin Zoe


Ia juga tak habis pikir kenapa dia sudah seperti orang gila mengikuti setiap langkah Moa.


Semua ternyata sudah menunggu kedatangan Moa dan juga Zoe. Barcas sendiri sangat bahagia melihat pemandangan ini. Moa dan Zoe turun tangga beriringan seperti sepasang suami istri yang baru, dan sangat harmonis.


Tidak ada suara di saat makan malam, sampai seperti biasa mereka akan berkumpul di teras belakang setelah makan malam, untuk sedikit mendinginkan suasana yang tertiup angin udara bebas.


Zoe yang tidak pernah merasakan kebersamaan seperti ini mulai merasa nyaman tinggal di rumah utama. Karena selama di rumah mereka seolah bukan petinggi perusahaan yang disegani semua orang. Mereka seperti anak kecil yang bercanda canda di sela obrolan santai.


" Moa, maaf aku tadi meninggalkan mu, karena aku pikir kamu pasti juga akan balik dengan kakak. " kata Zack memulai obrolan


" Kenapa aku harus mengantarkan. Lagi pula dia sendiri yang datang untuk bekerja, untuk apa aku yang harus mengantarkan nya. " jawab Zack tak suka


" Siapa kak, Davina?? Nama yang bagus, pasti orangnya cantik. " sambung Zee


" Dia calon kakak iparmu. " bisik Moa di telinga Zee


" Calon kakak ipar ??? Apa nyakin dia tahan hidup dengan buaya kali macam kak Zack !! " goda Zee


" Tentu saja tahan. Bagaimana pun kakak mu ini selalu membuat wanita tergila gila. " sombong Zack dengan santai


" Iya... setiap yang jadi pacar kakak pasti jadi gila. " sungut Zee


" Kau tanya saja pada Moa, dia mengikuti aku kuliah di LA, dan sekarang pun kembali mengikuti aku kerja di kantor. Bukan kah itu termasuk tergila gila. " jawab Zack


" Iya Davina gila, dan aku rasa kalian cocok, karena sama gilanya. " jawab Moa tertawa di ikuti Zee yang ikut tertawa renyah juga. Sedangkan Zack melihat kedua wanita di hadapanya dengan jengkel.

__ADS_1


" Kalian saja yang tida bisa melihat pesona dari Zack Ackerley." jawab Zack.


Zoe yang duduk diantara mereka hanya diam saja sibuk dengan ponselnya. Banyak panggilan Jenifer yang ia abaikan, entah kenapa sekarang ia sangat malas menjawab telpon Jenifer. Apa mungkin ia sudah tidak mencintainya lagi, atau hanya kecewa dengan sikap Jenifer yang meninggalkan dirinya begitu saja.


Moa yang sudah merasa ngantuk pun memutuskan tidur terlebih dahulu, karena hari ini adalah hari yang melelahkan untuk Moa.


Selanjutnya Zack dan Zoe terlibat obrolan serius tentang pekerjaan membuat Zee pun malas untuk mendengarkan. Akhirnya ia pun ikut baik keatas untuk tidur.


Pagi ini Moa menumpang mobil Zack, karena Zoe pulang ke apartemen miliknya. Ia turun di basemant bertepatan dengan Davina tang baru saja ikut memarkirkan mobilnya.


" Momo..... !!! " panggil Davina membuat Moa menoleh.


" Davina,berapa kali ku ingatkan, jangan memanggilku Momo!! Nama ku Moooaa ....Davina. Moooaaa !!! " sungut Moa karena tak suka setiap kali Davina selalu memanggil namanya Momo.


" Kenapa bisa kamu bareng dengan Pangeran Zack ku?? " selidik Davina tak suka


" Dia adik iparku. Apa yang salah?? " jawab Moa agar tidak terjadi kesalah pahaman.


" Jangan bercanda Moa. " kata Davina tak percaya. Karena yang ia tahu Moa sangat dekat dengan kakak nya Davin. Tapi kenapa sekarang bilang Zack adalah Adik iparnya. Belum lagi Zoe memperlakukan Moa sangat sadis kemarin.


" Apa aku seperti orang bercanda?? " tanya Moa


" Lalu bagaimana dengan Kak Davin? " tanya Davina


" Entahlah. Kami sudah lama tidak berkomunikasi. " jawab Moa mengedikan bahunya.


Davina sendiri juga jarang berkomunikasi sekarang ini dengan Davin, karena Davin terlalu sibuk dengan pekerjaan setelah lulus kuliah. Bahkan sekarang ini Davina juga memilih tinggal di apartemen sendiri, ia tidak mau di ceramahi oleh kakaknya karena tiba tiba pulang ke Indonesia, padahal dulu sangat ngotot untuk kuliah di La.


" Lalu kenapa kamu tidak bersama dengan suamimu, kenapa justru dengan adik iparmu?? " tanya Davina masih memburu sebuah informasi yang belum ia ketahui....


Plizzzz boleh ya Author minta gift bunga,,,, Vote deh......kalo gak boleh bunga... 😀😀😀. Ech... salah ya Author ngomongnya,, bunga aja gak di kasih apalagi vote ya....🤔🤔🤔....


Yang pasti jangan lupa Like dech..... 😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2