After Love

After Love
Bab. 57 Perubahan


__ADS_3

Enam bulan berlalu, kondisi Zoe sudah benar benar pulih. Zoe yang selalu di dampingi Mike, mulai masuk bekerja. Walau ia sudah membersihkan wajahnya, namun ia tak memotong rambutnya. Zoe sengaja mengikat rambutnya diatas, tanpa ada niatan untuk memotong.


Satu bulan Zoe sudah mulai beraktivitas seperti biasa. Hanya ia semakin dingin pada siapa pun. Bahkan dengan Mike pun ia hanya berbicara jika perlu saja.


Malam ini Zoe melamun di balkon kamarnya. Hari hari yang ia lewati hanya kantor dan kamarnya saja. Ia jarang berinteraksi dengan orang lain seperti dulu. Bahkan dengan Zee yang biasanya ia akan senang bercanda, ia hanya diam dan bertegur sapa jika Zee yang menyapanya dulu.


Tok....tok...tok...


Terdengar pintu kamar Zoe di ketuk dari luar, tanpa mendapat jawaban dari Zoe, Tuan Ackerley masuk mencari keberadaan anak sulung nya.


Setelah kesekian kalinya, Tuan Ackerley menginginkan Zoe menikah lagi. Tuan Ackerley yang sudah merasa tua, menginginkan anak anak mereka bahagia dengan keluarga nya. Namun Zoe masih saja bergeming dengan setiap tutur ayah nya. Zoe sudah tidak mau berdebat dengan ayahnya yang selalu saja meminta dirinya menikah lagi. Karena sebelumnya, Zoe dengan Tuan Ackerley sempat bersitegang, hanya karena Tuan Ackerley meminta Zoe untuk menikahi Vivian. Vivian mengaku hamil anak Zoe, sedangkan Zoe nyakin, jika setiap dirinya melakukan hubungan, Zoe tidak pernah tidak memakai pengaman. Lagi pula ia hanya melakukan satu kali dengan Vivian, walau dengan pengaruh alkohol, Zoe masih mengingat jika dirinya menggunakan pengaman. Setelah di selediki oleh Tuan Ackerley dengan cara tes dna diam diam, ternyata memang anak Vivian bukan anak dari Zoe. Itulah sebabnya, Zoe sudah tidak mau lagi berdebat, yang pada akhirnya hanya membuat hubungan mereka juga semakin renggang.


Lagi pula, Zoe sudah berjanji, jika ia tidak akan menikah lagi, sebelum Moa menikah terlebih dahulu. Selama ini ia meminta pihak pengadilan mana pun, jika sewaktu waktu Moa mengajukan permohonan gugatan cerai, Zoe meminta agar memberi tahukan pada diri nya. Namun selama ini, Zoe tidak pernah di hubungi pihak pengadilan mana pun. Itu berarti selama ini Moa memang belum menikah.


Merasa diacuhkan, Tuan Ackerley memilih keluar kamar, ia pusing dengan semua tingkah anaknya. Zoe yang menyendiri, semenjak sakit. Sedangkan Zack tidak pernah pulang, Zack memilih pulang ke Apartemen miliknya, karena tidak mau mendengarkan Ayahnya yang selalu memarahi layak nya anak kecil, jika Zack pulang dalam kondisi mabuk. Karena semenjak Davina menyerah dalam memperjuangkan cintanya, Zack pun juga merasa hilang arah dan juga menyesal, hanya egonya yang tinggi membuat nya enggan mengakui jika ia masih mencintai Davina.

__ADS_1


Tuan Ackerley memilih masuk ke ruang kerjanya. Ia berpikir, dosa apa yang ia lakukan sampai kedua anaknya tidak bisa ia atur. Keduanya sama sama tidak ada yang mau berkeluarga, padahal ia sudah memilihkan wanita wanita yang cantik dan berpendidikan. Namun tidak ada satu dari anak nya yang menggubris ucapan nya. Sedangkan Zee, ia juga terlalu sibuk dengan pekerjaan, semenjak ia lulus kuliah, ia memilih membuka usaha sebagai desain interior, sehingga ia pun juga jarang di rumah.


Tuan Ackerley hanya bisa berandai andai, jika seandainya ia mendapat cucu, mungkin ia tidak kesepian seperti sekarang ini.


Tuan Ackerley memeluk foto bingkai almarhum istrinya. Kadang ia berharap, jika di perbolehkan, ia memilih menyusul istrinya ke surga saja. Dari pada mengahadapi anak anaknya yang sudah tak mendengarkan ucapan nya. Namun jika melihat ketiga anak nya yang belum berkeluarga, ia juga belum tega melepas mereka.


_______________________


Pagi ini Zoe sudah rapi, di belakangnya ada Mike yang selalu setia. Mike menyeret koper milik Zoe, yang berisi pakaian pakaian Zoe.


Bagi Zoe di Jakarta sangat ramai, sedangkan hidupnya sekarang ini, butuh ketenangan. Tuan Ackerley hanya bisa merestui, Ia sudah mau lagi memaksakan kehendak, yang nantinya membuat penekanan untuk Zoe, yang berakhir anak sulungnya nanti akan membenci dirinya.


Sedangkan Zee, ia memang jarang ikut campur urusan kedua kakaknya. Apalagi semenjak Moa angkat kaki dari rumah utama, hubungan Zee dengan Zoe pun juga menjadi berjarak. Seolah Zee juga menyalahkan Zoe, atas kepergian Moa.


***************

__ADS_1


Bali.


Zoe memasuki sebuah rumah kecil yang sudah di persiapkan oleh Mike sebelum mereka sampai. Karena Zoe memang menginginkan rumah yang kecil dan sederhana. Zoe sengaja tidak ingin tinggal di hotel mewah, atau apartemen megah lagi. Bukan karena tak punya uang, tapi Zoe memang sengaja menjauh dari dunia bebas.


Di Bali, Zoe mulai membuka usaha baru di bidang furniture, dan tak membutuhkan proses lama, usaha Zoe berjalan mulus. Hanya cukup waktu dua bulan ia sudah bisa melebarkan sayapnya di beberapa kota di Bali. Sudah ada lima anak cabang yang ia buka.


Sore ini, Zoe bersandar di mobil yang di kendarai Mike. Ia baru saja pulang dari kantor utamanya. Hatinya begitu tersentuh saat melihat anak anak panti asuhan yang sedang akan melakukan sembahyang. Ia pikir di dunia ini dialah orang paling menyedihkan, karena hidup bergelimang harta, tapi tidak mendapatkan cinta.


Tapi setelah melihat anak anak itu dari jauh, Zoe merasa sangat tersentuh. Anak anak itu tidak mendapatkan harta, juga tidak mendapatkan cinta. Seharusnya mereka hidup dengan penuh cinta dari orang tuanya. Tapi ia justru harus hidup tanpa dampingan kedua nya.


Sejak itu, Zoe sering sekali mengunjungi panti asuhan. Ia sering memberikan bantuan berupa makanan pokok juga sejumlah uang.


Ternyata, dengan berdekatan dengan orang orang seperti mereka, Zoe bisa memaknai hidup, jika ia masih beruntung, di bandingkan dengan mereka. Di Bali ini, Zoe merasa lebih tenang, dan juga rasa sosialnya juga semakin tinggi, Ia sering memberikan bantuan pada warga yang membutuhkan, berupa uang tunai untuk modal usaha.


Mike melihat perubahan Zoe yang berubah, bahkan seolah berubah total, membuat Mike merasa sangat salut. Ia yang sudah mendampingi Zoe sejak remaja, bahkan ia mengabaikan hidupnya sendiri untuk bisa melayani Zoe dengan baik, merasa tak pernah menyesal. Ia justru sangat bersyukur, setidaknya mempunyai atasan yang baik, membuatnya ikut berbuat kebaikan dan merasa di butuhkan.

__ADS_1


Malam ini, Zoe sudah beristirahat di rumahnya, ia duduk di teras belakang rumahnya. Terlihat Mike sedang sibuk mengerjakan laporan keuangan perusahan, di samping tempat duduk Zoe. Karena semenjak di Bali, Mike memang tinggal serumah dengan Zoe. Di Bali inilah, Zoe menemukan Perubahan arti hidup yang lebih baik.


__ADS_2