
Zoe sudah memperlihatkan wajah yang dingin juga merah padam. Namun sesaat kemudian ia di kejutkan dengan kehadiran Ayahnya.
Zoe tahu jika ayahnya pasti akan membuka rahasia pernikahan yang ia sembunyikan di depan para karyawan jika ia memaki Moa di sini sekarang ini.
Zoe menarik Moa dengan keras keruangannya, ia tidak mau ayahnya membuka rahasianya untuk sekarang. Moa masih diam saja saat berada di ruangan Zoe, ia masih sibuk mengagumi perusahaan suaminya sekarang ini. Sangat besar dan sangat luas.
Tidak berapa lama pintu ruangan Zoe terbuka, terlihat ayahnya memasuki ruangan. Sedangkan Moa yang baru mengetahui keberadaan ayah mertuanya sedikit terkejut.
" Ayah ! " sapa Zoe berbasa basi
" Moa kenapa dengan seragam mu? Kenapa kamu memakai pakaian cleaning servis seperti itu? " tanya Ayah Zoa tanpa menoyapa Zoe terlebih dahulu.
" Paman Zoe tidak mengijinkan aku berkuliah, juga tidak memberiku uang makan. Jadi dia menyuruhku jadi cleaning service. " jawab Moa sememelas mungkin
Ayah Zoe melihat anaknya, menelisik kebenaran. Dan ia dapat mengetahui jika yang di katakan Moa benar adanya. Karena saat ini Zoe sedang menatap tajam pada Moa.
" Mike, mulai besok ajari Menantuku tugas mu. Mulai minggu depan aku mau kamu mengurus semua kerja lapangan di Singapura. Ada beberapa pengiriman yang terhambat di sana, aku mau kamu di sana sampai pekerjaan lancar. Sedangkan Moa menggantikan semua tugasmu. Dan kamu Moa, aku perlu bicara dengan mu empat mata. Kemasi semua barang mu, aku menunggu di mobil lobby selatan. " kata Ayah Zoe langsung berbalik tanpa menghiraukan Zoe yang sudah sejak tadi ingin melawan.
Zoe menarik tangan Moa saat ayahnya sudah lebih dulu keluar ruangan.
" Ingat, jika kamu sampai bicara yang berlebihan atau menjelekan aku. Jangan harap kamu bisa bernafas dengan baik. " ujar Zoe penuh penekanan.
Moa hanya menatap diam, lalu pergi keluar tanpa menjawab atau bicara.
Setelah mengganti pakaian nya, Moa mencari keberadaan mobil mertuanya yang memang belum ia lihat sebelumnya. Sampai sopir pribadi mertuanya keluar menghampiri dan menyapa Moa.
Mereka melajukan mobil, tanpa ada satu pun yang membuka suara. Mereka berhenti di sebuah restoran mewah, bahkan Moa pun belum pernah masuk ke dalamnya.
Kini keduanya duduk saling berhadapan, setelah saling memesan menu makanan, mertuanya menarik nafas dalam, lalu mengeluarkan berlahan.
" Begini Moa, aku menarik ucapanku dahulu, jika aku akan memberikan semua harta Zoe padamu jika Zoe meninggalkanmu. "
__ADS_1
Moa terkejut dengan ucapan Ayah mertuanya, bagaimana pun Ayah mertuanya sendiri yang mengatakan tapi setelah menikah begitu mudahnya ia mengingkari.
" Apa ini sistem bisnis yang Anda jalani? mengalihkan peruntungan setelah terjadi transaksi. " ucap Moa lembut
Ayah Moa terseyum, dan memegang tangan Moa.
" Bagaimana pun, pernikahan ini terjadi dengan kesepakatan Aku akan menyelamatkan perusahaan ayahmu. Dan itu sudah aku tepati. Jika aku melanggar janjiku ini, itu karena bagaimana pun Zoe adalah anak ku. Aku tahu Zoe bisa mendapatkan uang yang lebih banyak dari yang aku berikan padamu saat ini. Tapi ada satu hal yang baru aku ketahui akhir akhir ini. " kata Ayah Zoe menunduk.
Moa menatap dengan seksama wajah orang di hadapan nya. Sudah terlihat garis garis halus di wajahnya, walau tidak mengurangi ketampanan Pria tersebut.
" Zoe melakukan perbuatan hura hura selama ini, untuk menutupi pengeluaran yang di lakukan kekasihnya. Dan sebenarnya ia tidak pernah main wanita. Ia hanya ingin terlihat memiliki kekasih, juga untuk menutupi karir wanita ini. Aku sebenarnya tidak keberatan dengan wanita ini. Tapi setelah aku selidiki seluk beluknya, ternyata wanita ini tidak baik Moa. Aku tidak ingin anak ku terpuruk saat mengetahui yang sesungguhnya. "
" Maksud Anda? "
" Wanita ini sering ganti ganti pria. Dia hanya menggunakan pria sebagai sarana menghasilkan uang saja. Dan dia sangat pandai menutupi itu semua. Aku juga heran bagaimana bisa Zoe tertipu dengan wanita ini. " kata Ayah mertuanya
" Aku harap kamu bisa membantu Ayah, seperti Ayah membantu keluargamu Moa ! "
" Buat dengan caramu agar Zoe mau mencintaimu. Aku percaya kamu bisa Moa, kamu sangat cantik, juga pintar. Kamu sangat serasi jika bersanding dengan Zoe. "
Moa menatap ayah mertuanya, ia juga bingung kenapa dia dihadapkan dengan masalah seperti ini akhirnya. Padahal ia berharap pernikahan ini segera berakhir dan memutuskan akan menunggu cinta Davin. Tapi kenapa sekarang malah ia di minta untuk membuat Zoe jatuh cinta padanya.
" Pertimbangkan permintaan Ayah Moa. Bagaimana pun, aku telah menyelamatkan keluargamu. Ayah masih ada meeting, kamu mau saya antar pulang lebih dulu? " pinta Ayah Zoe
" Tidak perlu, Tu... "
" Panggil aku Ayah !! Aku Ayahmu juga Moa ! "
" Terima kasih Ayah. " kata Moa dengan terseyum terpaksa.
" Baiklah, aku tinggal dulu. Pakailah ini untuk naik taxi. " kata Ayah Zoe
__ADS_1
Moa menatap uang lembaran merah yang begitu banyak. Lalu Ayah mertuanya menyodorkan dan meninggalkan Moa sendiri. Pada akhirnya Moa menaruh dalam tas uang tersebut.
Moa masih merenungi ucapan Ayah mertuanya. Di dibuat bingung dengan situasi ini. Ia harus bekerja, ia harus membuat anaknya jatuh cinta. Lalu bagaimana cara di lepas dari jerat pernikahan ini, jika Zoe jatuh cinta padanya. Moa memijat pelipis kepalanya yang mulai berdenyut keras.
" Tuhan cobaan apa ini. Kenapa aku harus dewasa sebelum waktunya. Berikan jalan untuk ku yang terbaik Tuhan. " batin Moa dengan masih melamun mengaduk cofee latte yang berada di hadapan nya.
" Moa ??? "
Sebuah suara mengejutkan lamunan Moa, ia mencari sumber suara itu.
" Kak Davin !! " Moa tambah terkejut lagi, karena bisa bertemu dengan seseorang yang tidak ingin ia temui lebih dahulu sebelum masalah nya selesai.
" Kamu kenapa melamun? "
Moa hanya tersenyum tanpa menjawab pertanyaan Davin.
" Aku mencarimu di kampus tak pernah ketemu. Katanya kamu nggak masuk, Kamu sakit?? "
" Nggak kak. Aku lagi sibuk bekerja saja. Untuk sementara kuliahku aku tinggalin. "
" Bakerja? Bekerja dimana? " tanya Davin
" Aku bekerja di tempat......, Tempat Paman ku. " jawab Moa gugup.
" Aku juga mulai ikut membantu Ayah bekerja. Perusahaan apa? Siapa tahu perusahaan kita bekerja sama. "
" Perusahaan Paman ku kak, bukan Perusahaan ayahku. Aku bekerja di Ackerley Company. " jawab Moa
" Benarkah?? Aku besok juga akan mengadakan kunjungan kesana. Perusahaan itu sangat berpengaruh terhadap perkembangan perusahaan Ayahku. Kamu bekerja di bagian apa? Mungkin aku bisa menyapamu? " tanya Davin
" Aku.... Aku hanya Cleaning Service. Jadi tidak perlu di temui kak. Nanti yang ada aku bisa di pecat. " bohong Moa dengan terseyum
__ADS_1
Davin menatap intens wajah Moa, ia juga mendengar kebangkrutan perusahaan keluarga Moa. Tapi ia tidak menyangka jika Moa akan semenderita itu, bekerja sabagai Cleaning Service di Perusahaan Paman nya.