After Love

After Love
Bab. 6 Bekerja


__ADS_3

Malam hari Moa tidur di sofa ruang tamu. Ia lebih memilih tidur di sofa luar dari pada satu kamar dengan Zoe yang membuatnya susah bernafas.


Pagi harinya Moa sudah siap memakai pakaian rapi. Karena ia tidak mempunyai celana bahan, Moa memakai celana jens hitam di padukan dengan kemeja panjang biru. Terlihat wajah berseri siap menjalani hidup barunya.


Ia mengikuti Zoe di belakangnya. Namun saat ia akan membuka pintu mobil, suara tidak enak dari mulut Zoe yang ia dapatkan lagi .


" Apa aku menyuruhmu naik mobil denganku?? Aku tidak mau seluruh karyawan tahu jika kamu ada hubungan dengan ku. Pergi datang sendiri ke kantor. Jangan pernah menganggu urusan ku. " kata Zoe akhirnya ikut masuk.


Moa yang sudah patah semangat, karena tak mempunyai uang sepeser pun hari ini, mencoba menahan lengan Mike yang akan beranjak pergi setelah membukakan ointu untuk Zoe.


Moa menarik lengan Mike agak menjauh dari jangkauan mobil Zoe.


" Maaf Tuan, apa bisa aku berhutang padamu?? Aku sudah tidak punya uang satu sen pun. Bisakah kamu meminjamkan aku sedikit uang, nanti setelah aku gajian aku berjanji akan segera membayarnya ?? " kata Moa pada Mike


Mike merogoh uang dalam sakunya. Lalu mengeluarkan semua uangnya pada Moa.


" Hanya ini uang cash ku Nona. Tapi jika masih kurang Anda bisa menghubungi ku lagi. Dan ini adalah alamat kantor perusahaan Tuan Muda Nona." kata Mike menyodorkan kartu nama yang keliru, karen sebenarnya ia ingin memberikan kartu nama Zoe, namun justru kartu nama dirinyalah yang ia berikan.


" Terima kasih Tuan. " kata Moa dengan menggoyang goyangkan lengan Mike saking senangnya.


" Panggil saya Mike saja, Nona. " kata Mike menarik tangan nya. Ia menjaga perasaan Tuan nya. Karena bagaimana pun Moa adalah istrinya Zoe.


Sampai di kantor Moa sudah di tunggu oleh Mike, Ia di beritahukan jika dirinya di pekerjakan sebagai Cleaning Service.


Moa tidak menyangka jika Suaminya ini sangat kejam, Sampai dirinya di pekerjakan sebagai cleaning servis.


" Tidak adakah pekerjaan lain, selain cleaning servis Mike?? " tanya Moa.

__ADS_1


Karena baru saja ia di instruksikan jika dirinya harus membersihkan kaca kaca jendela juga membersihkan kamar mandi.


" Maaf Nona, ini sudah keputusan Tuan Zoe sendiri. Saya tidak berani merubahnya sendiri. " kata Mike


Lagi lagi semangat Moa kembali menurun. Apalagi ia mendapat tatapan sinis dari para seniornya yang sama sama bekerja sebagai cleaning servis.


Siang hari Moa membersihkan kamar mandi, ia mengepel lantai depan toilet pria. oe yang baru saja keluar dari ruang rapat melihat Moa sedang mengepel. Ada niat hati akan mengerjai Moa. Dengan langkah sombong nya ia memasuki kamar mandi Pria. Padahal seorang pimpinan di perusahaan ia mendapat fasilitas toilet sendiri yang jauh lebih nyaman di banding toilet biasa.


" Hey kamu. Bersihkan lantai ini dengan bersih. Apa matamu rabun sampai tidak melihat kotoran seperti ini? " kata Zoe memperlihatkan kotoran di depan nya.


Moa yang sudah capek di persulit pun ada niatan untuk mengerjai balik tingkah Zoe yang keterlaluan menurutnya.


Moa mengepel lantai depan toilet yang di perlihatkan tadi dengan sangat basah. sehingga sangat licin jika tidak berjalan dengan hati hati.


" Rasain kamu. Emang enak jika harus terjatuh di lantai licin seperti ini. " gumam Moa sambil terus mengepel dan menunggu aksi Zoe yang terjatuh.


Brukkkkk...


Apa yang di prediksikan Moa menjadi kenyataan jika Zoe terjatuh di lantai yang ia sengaja buat basah dan licin.


Ada senyum bahagia menghiasi wajah Moa. Hatinya benar benar sangat puas melihat pemandangan yang sangat menarik menurut Moa.


" Sampahhh !!! Berani sekali kamu membuatku terjatuh. " teriak Zoe mengundang para karyawan untuk melihat apa yang terjadi di dekat lorong toilet.


Sekejap saja banyak para karyawan yang berkumpul melihat Petinggi perusahaan mereka sedang terduduk di lantai. Mereka dapat mengetahui jika Tuan Boz mereka sedang marah besar pada salah satu cleaning servis wanita.


Saking penuh amarahnya Zoe beranjak segera bangun dan berjalan, namun karena tidak hati hati ia pun terjatuh lagi, dengan perasaan malu karena di lihat para karyawan nya, Zoe bangkit lagi, dan lagi lagi ia terjatuh kembali. Kejadian ini semakin membuat marah Zoe dan dirinya semakin ingin menyiksa Moa saat ini.

__ADS_1


Zoe melihat para karyawan sedang memperhatikan dirinya pula tanpa ingin beranjak membantu dirinya, bahkan ada pula yang tersenyum melihat kejadian Zoe terjatuh tadi, membuat amarah Zoe semakin memuncak.


" Jangan harap kalian bisa kembali menginjakan kaki di Perusahaan ini lagi besok pagi. Kalian pikir aku tontonan kalian !!! " bentak Zoe


Dengan segera para karyawan berlari tunggang langgang, kembali ke posisi pekerjaan semula. Mereka semua ketakutan jika besok pagi dirinya benar benar akan di pecat dari perusahaan itu.


Setelah berhasil Berjalan mendekati Moa. Zoe memperlihatkan raut wajah penuh amarah. Zoe mencengkeram lengan Moa dengan kencang, sebagai luapan emosi sampai Moa meringis karena kesakitan.


" Apa kamu pikir, aku tidak tahu. Jika kamu sengaja membuatku terjatuh. Kamu harus membayar sepadan dengan apa yang kamu lakukan padaku. " ujar Zoe penuh penekanan.


Dengan sangat keras Zoe menyungkurkan tubuh Moa sampai dirinya terjatuh di lantai.


Dengan segera Moa bangkit dan berdiri kembali.


Moa melempar tongkat pel yang ia gunakan tadi tepat di hadapan Zoe, sampai Zoe mundur beberapa langkah agar tidak terkena tongkat pel yang di lempar Moa barusan.


" Aku bekerja di sini Tuan Zoe !! Bukan untuk mengemis. Jika Anda keberatan dan tidak tulus memberikan pekerjaan, aku akan dengan lapang dada angkat kaki dari Perusahaan ini. " Moa yang sudah tidak tahan dengan perlakuan Zoe yang suka seenaknya sendiri, berani dengan lantang membalas ucapan Zoe


" Ooh... Jadi kamu merasa sudah sok hebat ya. Baik ... Coba kamu cari kerjaan yang lain. Jika kamu dapat. HEBAT. " kata Zoe merendahkan dengan sinis


Zoe segera berbalik badan akan kembali keruangan nya, meninggalkan Moa yang masih berdiri menatap dirinya penuh amarah. Baru berjalan sesaat, Zoe sudah berbalik kembali ke toilet lagi . Ia berjalan mendekati Moa lagi. Zoe menarik Moa dan berniat akan menyembunyikan Moa dalam toilet dengan Namun langkahnya terhenti karena terdengar seseorang memanggil namanya.


" Zoe..... !!! " suara berat menghentikan langkah Zoe yang berjalan cepat cepat.


Zoe berbalik, begitu juga dengan Moa ikut berbalik melihat siapa yang memanggil namanya.


Moa mengerutkan keningnya sesaat. Namun ia segera tahu alasan Zoe menarik tangan tergesa gesa tadi.

__ADS_1


__ADS_2