After Love

After Love
Bab. 62 Bertemu Lagi


__ADS_3

15.00


Davina sudah selesai membersihkan diri. Ia berencana akan menyusul kabur kakak nya.


Davina sangat nyakin, semalam ia sudah di beri obat tidur oleh kakaknya saat di kafe setelah mereka bercerita di tepi pantai. Davina baru sadar, ketika sang pelayan mengantarkan minuman, Davin menyuruh Davina untuk mengambilkan ponselnya di tepi pantai yang mereka duduki sebelumnya.


Kini Davina baru tahu, itu hanya akal akalan Davin saja, agar Davina pergi.


Karena setelah kembali, Davina meminum minuman yang ia pesan. Sejak itulah, Davina merasakan rasa kantuk yang mendera dengan hebat. Setelah itu Davina tertidur sampai siang. Tapi Davina tak habis pikir, kenapa Davin bisa melakukan tindakan sejahat itu pada nya. Dan dari mana obat tidur yang Davin dapat.


Davina sudah membereskan semua tasnya juga tas si kembar, karena Davin hanya membawa Zizi dan Zaza saja, tanpa membawa pakaian dan keperluan mereka.


Tiba tiba..........


Tok.....tok......tooooookkkkkk...........


Ting......tong......ting......tong.....ting....tong.......


Suara ketukan pintu, juga bel bersahutan tak beraturan terdengar dari luar. Ia nyakin itu adalah orang tua nya, yang mencari keberadaan Davin.


Davina semakin gugup, dan bingung harus menjelaskan. Ia berlari kejendela, namun sangat tinggi menurut nya. Jika ia melompat pasti akan mati,, lagi pula ia sangat takut ketinggian. Ia bisa berkeringat dingin jika melihat ke bawah,saat berada di atas.

__ADS_1


Davina kembali masuk ke dalam. Karena suara ketukan dan bel pintu yang memekak kan telinga, Davina berencana akan membuka dan menjelaskan secara baik baik pada orang tua nya. Siapa tahu orang tuanya punya jalan yang lebih baik lagi. toh acara masih akan di gelar pukul empat sore nanti.


Davina membuka pintu kamar hotel miliknya, kemudian langsung disambut kedua orang tua nya yang ikut masuk, tanpa menutup pintu. mereka menanyakan keberadaan Davin, terlihat raut cemas di wajah mereka.


Davina ingin menjelaskan pada orang tua nya, apa yang terjadi. Namun belum sempat ia mengutarakan penjelasan, Davina di kejutkan dengan kehadiran seseorang yang sangat tidak ingin ia lihat. Orang itu masuk begitu saja tanpa mengucapkan salam atau permisi terlebih dahulu.


Deg.......


Davina masih saja merasakan debaran saat melihat Pria yang tidak ingin ia lihat selama ini. Walaupun sudah bertahun tahun lamanya tak berjumpa.


Kemudian munculah pertanyaan di benak Davina, bagaimana bisa Pria itu di sini dan untuk apa Pria itu di sini. Belum lagi banyak lagi orang orang di belakang Pria itu. Bahkan Melisa tunangan Davin pun juga sudah siap dengan gaun pengantin, ada di kamarnya saat ini.


" Maaf sebelum nya, Perkenalkan saya Zack Ackerley. Semalam saya di hubungi oleh Davin, dia meminta saya untuk menggantikan dirinya sebagai pengantin. " ucap Zack tanpa basa basi di depan orang tua Davina dengan mengulurkan tangan nya untuk berjabat.


" Lihat Ma, dia bersedia menikah dengan tunangan kak Davin. Itu berarti semua sudah beres. " jawab Davina lega. Sedang orang tua Davina masih diam membisu, ia masih syok dengan kejadian yang ia sangat tidak percaya. Harusnya mereka menjadi Tuan rumah penyelenggara pesta, tapi justru hanya menyiapkan pesta untuk orang lain saja.


" Saya bersedia menjadi pengganti mempelai Pria, asalkan mempelai wanita itu adalah kamu Davina. " ucap Zack serius menatap Davina


Sedangkan Davina sangat terkejut bukan kepalang. Ia bagai tersambar petir di siang hari. Seketika ia menggeleng kan kepalanya berlahan dengan menatap kedua orang tua nya bergantian.


" Tidak...... Jangan dengarkan omong kosong dia Ma !!! Lihatlah tunangan kak Davin sudah siap. Jadi jangan bawa bawa aku dalam masalah ini. Lagi pula aku tidak bisa menikah denganya. " ucap Davina menatap Mama nya dengan pandangan memohon.

__ADS_1


" Jangan mempermainkan keluarga saya. Apa maksud dari semua ini, dan kenapa dengan Davin ?? ucap Bapak dari orang tua Melisa tunangan Davin


Akhirnya Zack pun menjelaskan secara gamblang, siapa Melisa sebenarnya, dan anak siapa yang Melisa kandung. Hanya butuh waktu satu jam, untuk mengetahui kejahatan Melisa, setelah Zack menerima panggilan dari Davin semalam, yang menceritakan mengapa ia bisa terlibat perjodohan dengan Melisa. Dengan mudahnya Zack bisa mengetahui semua yang di lakukan Melisa terhadap Davin hanya dalam waktu hitungan menit.


Keluarga Melisa sangat malu, karena Zack tidak hanya bicara omong kosong, namun membawa saksi laki laki yang sudah meniduri Melisa. juga bukti bukti akurat, tentang fakta yang Zack kemukakan. Tanpa permisi keluarga Melisa menyeret paksa anaknya keluar begitu saja dari ruangan kamar Davina. Dan terdengar pembelaan diri dari Melisa.


" Semalam Davin memohon pada saya, agar saya mau mengganti kan dirinya, dan menikahi adik nya. " ucap Zack menatap kedua orang tua Davina.


" Ma.... tolong Ma !! Jangan dengarkan omong kosong dia Ma. " ucap Davina yang sudah tidak mau menyebut nama Zack lagi. Hatinya masih merasa perih jika mengingat perlakuan Zack padanya dulu. Lagi pula ia juga malu, jika mengingat dirinya pernah tergila gila pada Zack, sampai rela mengikuti kemana pun dia pergi.


Terlihat wajah melas Davina, ia benar benar takut sekarang ini. Ia tidak pernah membayangkan jika harus hidup berumah tangga dengan Zack lagi. Mimpi itu sudah ia kubur sejak lima tahun lalu.


Namun Orang tua Davina pernah mendengar jika sebenarnya Davina pernah tergila gila pada Zack. Bahkan ia berpura pura kuliah di luar negeri hanya supaya bisa mengejar Zack. Sehingga orang tua Davina berpikir, lebih baik mereka menikahkan Davina dengan Zack saja.


" Davina,,, tolong Mama sayang. Mama malu jika harus menjelaskan Davin kabur. Semua yang hadir di sini adalah kerabat kita, mereka sengaja datang dari jauh, dan mereka rela menyempatkan kesini untuk acara Mama sayang. Apa salahnya jika kamu yang menikah. Bukankah kalian saling mencintai ? " ucap Mama Davina. Ia nyakin jika Davina masih mencintai Zack, karena Mama Davina tau, semua kisah yang Davina rajut bersama Zack dulu.


" Ma..... Aku -------- "


Ucapan Davina terhenti karena seorang penghulu, masuk ke dalam ruangan nya dan memberitahukan, jika sebentar lagi ia masih ada acara menikah kan orang lain lagi. Sehingga ia sang penghulu meminta untuk para Mempelai agar segera bergegas.


Tanpa menunggu persetujuan, Davina langsung di gelandang menuju tempat yang sudah di persiapkan. Ia bahkan hanya menggunakan dress biasa menuju ruang akan di selenggarakan prosesi ijab qabul mereka.

__ADS_1


Davina masih berupaya memikirkan cara untuk kabur dari prosesi ini. Bagaimanapun, ia tidak mau hidup bersama dengan laki laki buaya darat macam Zack.


__ADS_2