After Love

After Love
Bab. 90 Kepergian Davin


__ADS_3

Setelah Mendapat lampu hijau dari Moa, jika Zoe di ijinkan membuktikan kesungguhan cinta nya, kesehatan Zoe berangsur angsur membaik.


Satu minggu di lalui oleh Zoe di rumah sakit. Bahkan kedekatan Zoe dengan Zaza pun juga semakin erat, karena selepas masa cuti Davin, anak anak sepulang sekolah di ajak Moa untuk menjenguk Zoe untuk beberapa saat, baru lah pulang ke rumah.


Hari ini Zoe sudah di perbolehkan pulang, rencana nya ia akan menumpang di rumah Moa untuk sementara waktu, sebelum ia kembali ke Bali, karena permintaan Zizi. Sebenarnya untuk menjaga perasaan Davin, Zoe memilih untuk tinggal bersama Davin sementara waktu untuk menghabiskan masa berobat jalan nya.


Namun karena Zizi memohon agar ia ikut tinggal bersama mereka, akhirnya Davin menyuruh Zoe untuk mengikuti saran Zizi.


Dari hari ke hari kedekatan Zaza dengan Zoe semakin tak terpisahkan. Zoe pandai sekali mengambil hati Zaza sekarang ini. Bagi Zoe, Zaza laksana seorang putri peri yang ia emaskan. Sehingga mendapat perhatian lebih dari Zoe, Zaza merasa sangat senang, tidak seperti dulu lagi.


Melihat kedekatan mereka, Davin justru merasa lega. Dari sorot mata Moa pun juga terpancar sebuah kebahagiaan, membuat hati Davin semakin nyakin jika harus pergi meninggalkan mereka dan mengejar cinta Zee kembali.


Malam ini, Davin mengunjungi apartemen Moa. Sengaja ia datang, untuk memastikan jika Zaza memang sudah benar benar bisa melepas dia di sampingnya. Begitu melihat Zaza yang sama sekali tidak lepas dari pangkuan Zoe,Davin tersenyum bahagia.


Malam ini Davin berpamitan jika besok pagi, ia akan terbang ke Swiss. Dengan alasan pekerjaan di Paris sudah selesai. Walau sesungguhnya tidak seperti itu.


Semenjak pernikahan Davin dengan Moa gagal, ia sudah berjanji akan mengejar Zee. Davin tidak mau batal menikah untuk ketiga kali nya. Apalagi, setelah terjadi kecelakaan dengan Zaza,membuat mata Davin terbuka lebar lebar jika di hati Moa, namanya sama sekali tidak tersematkan.


Sambil menunggu kesehatan Zaza, juga membantu Zoe dalam melakukan pendekatan dengan Zaza, Davin sengaja menyewa beberapa orang, untuk mencari keberadaan Zee saat ini.


Menurut informasi yang ia dapat dari beberapa orang yang ia suruh untuk mencari dan melacak keberadaan Zee. Mereka memberitahukan jika Zee bekerja di Perusahaan swasta yang berada Di Swiss. Sekarang ini Zee ikut bekerja atas rekomendasi teman lelaki nya. Dan kedua semakin hari menunjukan sebuah kedekatan. Membuat Davin tidak ingin memberi sedikit ruang lagi, untuk Pria itu jika ingin mendekati Zee


Zoe cukup diam saja, memberi kebebasan untuk Moa agar memilih, juga mengambil keputusan. Apakah Moa akan menahan Davin, atau merelakan dia, Zoe tidak lagi ingin ikut andil dalam memberi jawaban.

__ADS_1


Karena memang ini sebuah keputusan yang anak kecil tidak harus tahu, Zoe meminta Zizi mengajak Zaza untuk masuk ke kamar untuk belajar terlebih dahulu. Setelah selesai belajar, Zoe berjanji akan mengajak mereka bermain kembali.


Keduanya masuk ke kamar untuk belajar, Zoe menatap kedua buah hati ya yang sekarang ini sangatlah penurut pada nya, membuat Zoe mengembangkan senyum kebahagiaan.


Melihat anak anak tidak ada, Moa pun meminta maaf pada Davin, karena selama ini Moa tidak bisa membalas kebaikan Davin. Ia tidak bermaksud untuk mempermainkan perasaan Davin, tapi sekuat hati ia sudah memaksakan hati nya untuk bisa mencintai Davin, tapi nyatanya ia kalah dengan perasaan nya.


Perasaaan nya masih saja terpatri untuk Zoe. Tidak perduli ia sudah di paksa, di Bohongi, atau bahkan di hianati. Moa menyadari jika diri nya benar benar bodoh. Ia mengabaikan cinta dan ketulusan Davin dan masih saja menerima maf dari Zoe.


Tapi Moa berdoa jika Suatu saat Davin menemukan orang yang bisa jauh mencintai nya, dan Davin pun bisa mencintai wanita itu, sehingga mereka bisa bahagia.


Davin tersenyum menatap Moa yang berbicara dengan tidak bisa membendung air mata. Bahkan Zoe pun dibuat menunduk tak mampu mengangkat wajah nya, ia tidak sanggup melihat air mata Moa.


Davin meraih tangan Moa dan menyatukan pada Zoe.


" Kalian juga berhak bahagia. Sangat egois jika aku memaksa kalian untuk berpisah. " ucap Davin tersenyum


" Tidak !!! Akulah yang seharus nya meminta maaf. Kita akan tetap menjadi Saudara !!! " ucap Davin tersenyum pada Zoe


Zizi dan Zaza yang sejak tadi sembunyi di kamar berlari berhambur memeluk Davin. Ia mendengar jika Davin akan pergi. Itu artinya mereka tidak akan melihat Davin lagi.


Davin pun memberitahukan, jika nanti akan bertemu mereka kembali. Walau sebelumnya sangat sulit di jelaskan jika mereka tidak ingin di tinggal, namun sedikit demi sedikit rasa itu mulai luluh. Ia mulai bisa menerima kepergian Davin.


Pagi ini, Demua berkumpul di Bandara, untuk mengantar kepergian Davin. Tak ada satu pun yang tahu jika sesungguhnya Davin ke Swiss adalah untuk mencari keberadaan Zee dan menikahi nya.

__ADS_1


Peluk haru dari Zaza, ia sangat bersalah tidak bisa menyatukan Davin dengan Mommy nya. Ia merasa ia adalah penyebab gagal nya pernikahan ini. Dengan wajah merah penuh air mata Zaza memeluk erat Davin yang sudah duduk berjongkok mensejajarkan diri dengan Zaza.


" Maafkan aku Uncle. Ini semua salah Zaza. Jika Zaza tidak kecelakaan pasti Paman sudah menjadi Daddy ku. " ungkap Zaza menangis


" Kenapa Zaza menangis. Sebenarnya Zaza ingin Uncle Davin atau Uncle Zoe yang jadi Daddy Zaza. " ucap Davin tersenyum menatap bocah imut itu


" Pengen Dua dua nya. " kata Zaza sedih. Ia kini tidak visa memilih satu diantara keduanya


Davin pun tertawa melihat Zaza yang menginginkan kedua nya untuk jadi Daddy nya


" Tidak boleh serakah dong. Walaupun Uncle pergi. Kita pasti akan bertemu lagi. Karena kita akan menjadi satu keluarga lagi. " ucap Davin


" Benarkah. Setelah Uncle pergi ke Swiss Uncle masih mau menemui Zaza?? " tanya Zaza penuh harap


" Tentu sayang. Uncle akan datang dengan membawa Anty Zee nanti. " ucap Davin


" Benarkah. Uncle juga akan membawa Anty Zee untuk menemui Zaza?? " tanya Zaza senang, dan tak mengerti arah pembicaraan Davin.


" Tentu. " jawab Davin


" Janji ??? " ucap Zaza dengan menunjuk jari kelingking nya untuk di kaitkan.


" Janji.... !!!! " jawab Davin tersenyum.

__ADS_1


Setelah perbincangan dengan Zaza Davin pun memeluk Zizi. Tidak seperti Zaza yang penuh drama dengan Davin terlebih dahulu. Zizi hanya mengungkapkan jika dirinya berharap Davin bisa bahagia walau tanpa Mommy nya.


Davin berpelukan dengan Zoe, namun hanya bersalaman dengan Moa. Setelahnya Davin menarik kopernya untuk melakukan boarding pass. Davin melihat satu keluarga utuh yang bahagia, saat melihat Moa, Zoe juga anak anak melambaikan tangan melepas kepergian nya


__ADS_2