
Moa mengusap kasar wajahnya. Ia masih tak percaya jika itu mimpi. Akhirnya ia membangunkan Wina untuk di tanya.
Wina tak merasakan sesuatu kejanggalan dalam tidurnya, hanya ia bermimpi di datangi dua pemuda tampan. setelah itu ia terlelap lagi sampai pagi.
Moa semakin nyakin jika itu adalah Zoe dengan Asisten nya. Moa mulai menata hati dan akan pergi sesegera mungkin sebelum ia masuk kembali ke perangkap Zoe lagi.
Hari ini juga Moa menemui dekan yang menjadi mentor nya. Ia memberitahukan jika mulai besok akan mengambil kelas daring, dan hanya masuk kelas jika di butuhkan saja. Rencana itu mendapat persetujuan dari dekan tersebut. Membuat Moa bergegas menyiapkan diri untuk kepindahan nya.
Bruk.....
Lagi lagi Moa harus bertabrakan dengan Bintang.
" Apa hari hari mu akan selalu menabrak orang di sekitarmu Moa? " goda Bintang
Sejenak Moa melamun haruskah ia minta pendapat Bintang tentang masalah nya. Karena setahu Moa, Bintang sangat pandai dalam menyelesaikan masalah.
" Kak, jika seadainya kak Bintang ada seorang yang menekan, kemudian dia datang lagi, apa yang akan kak Bintang lakukan? " tanya Moa pada akhirnya
Bintang mengerutkan kening, bingung yang tiba tiba Moa bertanya pada nya seperti itu.
" Supaya dia jera, kamu juga harus membalasnya. Jika kamu diam dan menurut, itu tanda nya kamu hanya membuat dia menjadi tambah kuat dalam menekan mu. Kamu harus ada perlawanan. " jawab Bintang
" Walaupun kita tahu, kita akan kalah. " jawab Moa
" Jika kita berusaha, besar kemungkinan kita akan menang. " sanggah Bintang
" Terima kasih kak Bintang, semoga kita bisa bertemu lagi. " kata Moa sambil berlalu, ia berjalan cepat meninggalkan lingkungan kampus.
__ADS_1
Dirasa semua sudah beres, Moa sengaja berpakaian layaknya seorang Pria agar tidak dikenali orang sekitar ia pergi meninggalkan kost dan rencana nya ia juga akan keluar dari pekerjaan nya.
Moa mendapatkan sebuah ruko yang di sewakan, karena sebelumnya ia sempat berjalan jalan dengan Wina akan mencari ruko untuk pembukaan tempat jahit terlebih dahulu, yang pada akhir akan ia lebarkan sebagai butik.
Moa sedang merenungkan ucapan Bintang, memang benar tidak selamanya ia harus sembunyi. Ia harus menunjukan sisi kuat nya pada Zoe, toh sekarang ia sudah mampu berdiri sendiri. Moa sudah tidak perduli lagi dengan keluarga nya juga keluarga Davin.
Dua tahun berlalu semenjak kepindahan nya ke ruko. Moa juga sudah menyelesaikan kuliah nya. Apa yang ia kerjakan pun membuahkan hasil. Pengorbananya meninggalkan Zoe selama hampir empat tahun, sudah terlewati begitu saja.
Moa semakin berkepribadian dewasa, diumurnya yang baru dua puluh tiga tahun, Moa sudah bisa meniti karir yang menurutnya sangat luar biasa, bagaimana tidak, ia kuliah juga merintis usaha, murni dari kerja keras nya. Tak ada satu keluarga pun yang berada di lingkaran hidup nya saat ini.
Butik Moa juga semakin di kenal banyak pejabat kaya. Banyak yang memesan khusus, untuk dirancangkan busana oleh Moa.
Berdua dengan Wina saja, Moa mengelola butik nya. Semenjak kejadian dua tahun lalu, ia sudah memberitahukan statusnya pada Wina, siapa dirinya, bagaimana keluarganya, dan apa statusnya.
Wina selalu setia memberikan dukungan, hingga sampai di titik ini, selalu ada Wina yang selalu menemani hidupnya. Moa juga mempunyai Bintang yang sudah ia anggap sebagai kakak nya.
Namun ia masih ragu, ia takut bertemu kembali dengan masa lalu nya. Bukan takut sebenarnya hanya Moa tidak ingin mengingat kembali masa lalu nya.
" Tidak mungkin kamu hidup dengan menghindar saja Moa. Sekeras apa kamu melawan masa lalu mu, itu tidak akan merubah keadaan nya. Tapi jika saat ini kamu berjuang untuk melawan keadaan, itu bisa membuatmu lebih baik. " ucap Bintang memberi semangat.
Moa masih terdiam, sudah ke seribu kalinya Wina mengingatkan Moa, agar tidak melewatkan kesempatan itu.
" Ingat Moa, kesempatan belum tentu datang dua kali. Jika kamu melewatkan sekarang, belum tentu kamu akan mendapatkan nya besok. " ucap Wina memperingati
" Baiklah. Aku akan mencoba meraih kesempatan itu menjadi kenyataan. " ucap Moa pada akhirnya.
Setelah mendaftar dan lolos, akhirnya Moa menyiapkan segala keperluan selama di Jakarta nanti. Dengan di temani Bintang, ia akan pergi ke Jakarta besok. Kebetulan Bintang yang sekarang ini sebagai dosen di kampus, ada acara seminar di Jakarta selama satu Minggu ke depan. Sedangkan Wina menjalankan butik Moa selama di tinggalkan.
__ADS_1
Jakarta
Ini adalah hari pertama Moa menginjakan kaki kembali di Jakarta, setelah ia meninggalkan kota ini selama empat tahun yang lalu.
Moa menatap sebuah hotel Elite di kawasan Kuningan City, ia mulai memasuki di temani Bintang.
Bintang terlebih dahulu menemani Moa, untuk menemukan tempat untuk di jadikan ajang kompetisi, baru kemudian ia akan mencari tempat untuk nya seminar nanti.
Setelah Moa bertemu dengan para peserta juga para pembina nya, Bintang pamit akan pergi mengurusi kepentingan nya.
Karena selama Kompetisi di selenggarakan, Moa tidak di ijinkan untuk pergi. Ia harus mengikuti karantina bersama para peserta lain nya untuk mendapat kan bimbingan juga materi.
" Kak Bintang !! " panggil Moa saat Bintang sudah berjalan akan pergi meninggalkan dirinya
Bintang berbalik dan menatap Moa.
" Terima kasih.... dan... Hati hati !! " ucap Moa
Bintang tersenyum, lalu menganggukan kepalanya.
" Jaga dirimu, dan semoga berhasil meraih mimpi mu. " ucap Bintang yang di angguki oleh Moa.
Setelah melihat Bintang naik taxi, Moa berbalik dan akan kembali ke kamar yang sudah di sediakan oleh pihak penyelenggara. Untuk hari ini, masih kosong. Moa dan peserta lain di beri kesempatan untuk istirahat juga mempersiapkan diri juga pikiran untuk memperlihatkan skill nya nanti.
Selama kompetisi, semua ponsel harus di berikan oleh pihak penyelenggara, karena Panitia tidak ingin ada kecurangan dalam proses kompetisi ini. Panitia ingin, semua yang tercurah dalam lomba ini, adalah murni pikiran sang peserta. Tidak boleh menjiplak, juga browsing. Semua harus mematuhi kebijakan dari pihak Panitia, jika terjadi kecurangan, ia akan di keluarkan secara sepihak oleh Panitia, tidak perduli ia ada hubungan dengan Panitia atau tidak. Karena Ajang ini, murni di buat untuk menentukan bintang Fashion baru.
Moa memilih mengistirahatkan tubuh nya, dari pada seperti peserta lain yang memilih berkeliling lingkungan.
__ADS_1
Author Minta dukungan Like, komen, Gift, juga Vote kalian ya...🥰🥰🥰. Bagi yang belum masukan di daftar Favorit bisa di tekan tanda Love nya ya.... Semoga hari kalian menyenangkan ♥️♥️♥️