After Love

After Love
Bab 73 Menyusul Istri


__ADS_3

Hari ini Moa, Davin, beserta baby twin akan pergi berlibur. Moa menerima tawaran Davin kemarin yang akan mengajak ke sebuah taman, di pinggir danau yang sangat sejuk dan indah.


Namun siapa sangka jika Zee bersikekeh mau ikut. Walaupun Davina sudah meminta Zee agar tinggal di rumah, Zee tidak perduli. Rencananya satu, bagaimana cara memisahakan Moa dengan Davin. Karena Zee hanya ingin Moa kembali pada kakaknya.


Alhasil, Davin di buat dingin dengan tingkah Zee yang selalu saja mengacuhkan setiap perintahnya. Bahkan apa yang di larang oleh Davin, justru menjadi perintah untuk Zee.


Sampai di taman, mereka berlima duduk menikmati keindahan danau yang terasa sejuk, karena hari mulai sedikit sore.


Terlihat Davin duduk di dekat Moa, sengaja Zee ikut duduk di antara Moa dan Davin. Membuat hati Davin makin panas dengan sikap Zee yang sangat keterlaluan menganggunya.


Kini Zaza ingin mengajak Zee untuk menemaninya main perosotan, namun Zee tahu akal akalan Zaza pun berpura pura sakit.


" Aduh Zaza, perut Anty sakit. Bagaimana jika Uncle Davin yang menemani. Sekalian biar Momy membantu Aunty mengoles minyak untuk Anty. " ucap Zee dengan ekspresi wajah yang menahan sakit.


Dengan jengah Davin menatap Zee, ia benar benar muak dengan sikap Zee yang munafik.


Siapa sangka jika Zizi justru memberi sekutu pada Zee sehingga Zee mendapat satu teman, untuk menyingkirkan Davin.


" Benar Zaza. Bukan kah kamu sangat menyukai Uncle Davin. Pergilah dengan Uncle. Biar aku di sini menjaga Mommy juga Anty. " terang Zizi


Akhirnya Davin mengalah menemani Zaza bermain, sedangkan Zee memotret setiap kebersamaan Davin dengan Zaza, juga memotret kebersamaan Moa dengan Zizi.


Zee mengirimkan sebuah pesan pada Zoe, sebuah foto ketika Moa dan Davin duduk berdekatan tadi. dengan caption " Kamu kalah satu langkah dari dia Kak. "


Tring.....


Sebuah pesan masuk kedalam ponsel Zee.

__ADS_1


" Aku selalu mendoakan semoga mereka bisa bahagia, melebihi kebahagian yang aku berikan. "


Zee tidak rela Zoe membalas pesan dari nya dengan ucapan seperti itu. Akhirnya ia mencari celah, agar bisa memotret Zaza dan Zizi bersamaan, dan akhirnya Zee bisa mendapatkan.


Zee kembali mengirim Foto baby Twins kepada Zoe, dengan Caption.


" Kakak tahu, ini anak siapa??? "


Lama Zee menunggu jawaban pesan dari yang ia kirim. Sudah di baca, namun Zoe sama sekali tidak merespon, membuat Zee jengkel .


Bagaimana tidak jengkel, mati matian Zee memperjuangkan Moa sebagai kakak ipar. Bahkan kuping nya ia buat tuli, dan hatinya ia buat buta, dengan setiap tindakan Davin lakukan padanya. Bahkan Zee seolah tidak mempunyai hati, saat Davin mengantai dirinya hanya hama tanaman diantara Moa dan dirinya.


Semua itu ia lakukan agar Moa bisa bersatu dengan Zoe, dan anak anak bisa mendapatkan ayah, yang seharusnya menjadi ayahnya.


Zee tidak kalah akal. Ia kembali membuka jejaring sosial nya, ia mengambil gambar yang ia sempat unggah beberapa tahun lalu. Kebetulan ia yang tak sengaja menemukan foto masa kecil nya dan dua kakaknya. Ia sempat mengunggah foto Zoe ketika masih kecil, sama persis dengan wajah Zizi sekarang ini.


Zoe yang sedang mengerjakan tugas di kantornya, terhenti karena melihat sebuah pesan dari Zee.


Deg.... Sir.....


Jantung Zoe seolah berhenti berdetak saat melihat senyum mengembang di wajah Moa, sebuah senyuman yang sangat ia rindukan setiap harinya. Hatinya bagai tersayat belati saat melihat lelaki di samping Moa.


" Davinnn. " gumam Zoe melihat jelas wajah Davin bersandingan dengan Moa.


Ingin rasanya Zoe segera datang dan memisahkan keduanya. Namun ia kembali teringat, sebuah kesalahan setelah ia berpisah dengan Moa, membuat Zoe menarik nafas dan menata hati agar bisa mengiklaskan Moa.


Zoe membalas pesan dari Zee, dengan kata mengiklaskan dan mendoakan.

__ADS_1


Namun Zoe kini mendapat satu pesan lagi dari Zee. Ia lihat dengan seksama foto yang baru saja Zee kirim.


Zoe kembali mengingat ingat sebuah pertemuan dirinya di pantai dengan kedua anak itu. Zoe terus menatap foto itu, tanpa ada niatan menjawab pertanyaan dari Zee, di sebuah pesan yang dikirim nya.


Zoe masih belum menyadari siapa anak ini, dan apa maksud dari Zee mengirimkan foto anak kembar itu padanya. Hingga Zoe merasa sesak saat hatinya menyimpulkan jika kedua anak ini adalah anak dari Davin danMoa. Karena Zoe sempat melihat kedua anak ini saat acara pernikahan Davin.


Tring.....


Satu pesan lagi masuk ke ponsel Zoe. Sebuah Foto dirinya di masa kecil, disandingkan dengan foto Zizi . Barulah Zoe menyadari jika Anak itu sangat mirip dengan dirinya.


Hati yang semula berusaha mengiklaskan, kini berubah sebuah asa untuk merebut kembali.


Tanpa berpikir panjang atau menanyakan lebih jelas pada Zee, Zoe langsung menghubungi Zee, dan meminta alamat keberadaan mereka sekarang.


Zoe langsung terbang menyusul ke Paris hari ini, bahkan jam ini juga. Ia berencana memastikan sendiri, apakah benar kedua anak itu adalah anak nya.


Senyum tulus yang bertahun tahun hilang, kini terulas tipis di bibir Zoe. Ada rasa sedikit bahagia, saat ia menyadari jika ia mempunyai keturuan dari wanita yang sangat ia cintai. Gadis kecil yang ia benci, gadis kecil yang ia remehkan, sekarang menjadi wanita satu satunya yang menempati posisi hatinya. Dan sekarang ia mendapat keturunan dari rahim nya.


Zoe tak sabar ingin segera membuktikan kebenaran status anak kembar ini. Ia akan maju terus memperjuangkan Moa jika benar anak ini adalah anak kandung dari Zoe.


" Aku mencintaimu Moa. Selama nya !!! " gumam Zoe sambil terus memandangi foto Moa yang sekarang.


' Maafkan aku selama ini yang tidak mencari mu, itu karena aku ingin kamu bahagia. Dan aku pikir kamu lebih bahagia jika tanpa aku sayang. " Batin Zoe sambil mengusap ponselnya yang memperlihatkan wajah penuh Moa.


Siapa sangka keberangkatan Zoe, bersamaan dengan terbangnya Zack menyusul istrinya. Namun mereka tidak di pesawat yang sama, karena Zack terbang dari Jakarta, sedangkan Zoe melakukan penerbangan dari Bandara Internasional Ngurah Rai.


Semula Zack sangat marah, benci pada Davina yang seenaknya sendiri pergi tanpa seijin nya. Namun saat malam menjelang Zack di buat gelisah dan meruntuhkan ego yang membentengi hidupnya. Zack tidak kuasa lagi menahan rasa kerinduan yang beranak pinak di kepalanya. Rasa rindu yang menyiksa, mengalahkan ego untuk biarkan dan melupakan Davina. Yang pada akhirnya ia kalah lalu ikut menyusul Davina ke Paris. Ia sudah mempersiapkan beberapa anak buah untuk mencari keberadaan Davina di Paris. Zack sengaja tidak memberi tahu Zoe tentang keberangkatan mengejar istrinya. Karena menurutnya ini sudah menjadi masalah keluarga pribadinya.

__ADS_1


Author ucapkan beribu Maaf jika Alur cerita yang Otor Tulis tidak sesuai dengan permintaan kalian ya. Love You segunung pokoknya buat kalian yang masih setia di karya Shanyu.


__ADS_2