Aku Ingin Kembali

Aku Ingin Kembali
BAB 18


__ADS_3

Emmm.... Alisa memainkan sendok, mengaduk-aduk kan nya pada nasi goreng di piring nya, sesekali melirik ke arah suami nya, yang masih melahap makanan Nya.


sementara Danu tetap pada pendirian nya, tetap diam, walaupun sebenarnya nya dirinya tak bisa menahan, dirinya nya lah yang sering di diamkan oleh istri nya, tapi kini dialah yang mendiami istri nya.


setelah selesai sarapan, Danu beranjak dari tempat duduknya, baru dua langkah dirinya melangkah, kini langkah nya terhenti.


"tunggu"... Alisha mengentikan Danu, dengan sedikit berteriak, dan sebelah tangan nya melambai ke arah suami nya.


Danu berhenti, namun tidak membalikkan badannya, "ya.. ada apa???" tanya Danu"


"ehhh.. anu.. itu..., Alisa menggaruk kepala bagian belakang nya, hari ini dirinya terlihat bodoh di depan suami nya, " Aku ingin pergi keluar, temu kumpul bareng temen-temen ku"


"Lalu..."


"Aku boleh pergi kan???"


"sejak kapan kau berpamitan dengan ku"


"iya... tapi sekarang, aku sedang tidak ada uang"

__ADS_1


"Terus..."


"Aku ingin meminjam uang mu, aku janji akan segera mengembalikan nya"


"Dengan apa kau akan Menganti nya, kau saja tidak bekerja". ucap Danu dengan nada sedikit mengejek.


Dengan posisi yang masih berdiri membelakangi istri nya, sebenarnya Danu merasa senang, hari ini, istri nya lah yang memulai percakapan, yahh walaupun ada udang di balik batu.


"Nanti aku akan mencari pekerjaan" ucap Alisa sambil meremas jari-jari tangan nya.


"ku rasa tidak perlu"


"Apa aku bilang begitu"


"Kurasa"


Danu membalikkan badannya, kini ia kembali duduk, menarik kursi yang diduduki nya tetap berdekatan di hadapan istri nya, lalu merogoh kantong celananya.


"Ini ambillah" Danu memberikan kartu ATM kepada istri nya yang baru saja di keluarkan dari dompet nya.

__ADS_1


Alisa membolak-balik kartu yang kini berada di tangan nya, "Aku ingin meminjam uang mu, bukan ini" menengadah kan kartu yang di pegang nya.


"Ku rasa ini lebih pantas", kini Danu memantapkan pandangan nya pada istri nya, " Dengar, kau itu adalah istri ku, dan aku adalah suami mu, jadi, sudah sepantasnya aku menafkahi mu, jangan pernah katakan lagi, ingin meminjam uang kepada ku, itu tidak pantas kau ucapkan, karena Aku adalah suami mu, dan bukan teman mu, sebenarnya nya sudah sejak lama aku menunggu saat ini, saat seorang istri meminta haknya kepada suaminya, tetapi aku juga tidak berani memberikan langsung pada mu, aku takut, mengingat diri mu yang selalu menolak ku, aku juga takut kau menolak pemberian ku, walaupun itu adalah hak mu, jadi aku mohon ambillah kartu ini dan PIN nya adalah tanggal,bulan, Dan tahun kelahiran ku, kau tahu kan?.


Alisa mengangguk pelan.


Aku akan mentransfer setiap bulan nya kepada mu, aku mohon jangan menolak ini seperti aku, izin kan aku tetap menafkahi mu, walaupun kau tidak menganggap ku", Danu menatap dalam manik mata yang ada di hadapannya, menurunkan pandangan pada bibir yang pernah di cium paksanya, ingin sekali lagi merasa kan, namun takut akan penolakan, dan akan membuat istri nya semakin membencinya, jika harus memaksa nya lagi.


"Baiklah, kalau begitu pergi dulu, dan ya jangan marah jika aku menghabiskan nya, kau yang memberikan nya"


Danu tersenyum, mengulurkan tangannya, mengusap lembut kepada istri nya, "itu sudah hak mu, pergi lah, dan jangan pulang terlalu malam ya, itu tidak baik untuk mu, hari ini aku libur, aku tidak ke kantor, aku akan menunggu mu makan malam bersama di rumah" ucap Danu, lalu berdiri meninggalkan Alisa yang masih duduk.


Alisa pun pergi, sudah tidak sabar menemui teman-teman nya, yang akan memberikan nya informasi yang di inginkan nya, asalkan Alisa mentraktir mereka makan sepuasnya.


Emmmmm informasi apa ya???


readers tauuu gak ya??


kalo tau komen ya.

__ADS_1


like komen dan vote ok terima kasih


__ADS_2