Aku Ingin Kembali

Aku Ingin Kembali
BAB 43


__ADS_3

Sebenarnya Alisa tidak benar-benar tertidur, Dia hanya berpura-pura tidur saja untuk menghindari perhatian Lelaki yang tidak pernah bosan memberi perhatian padanya. Setelah merasa suaminya tidur, Alisa membuka mata sedikit melirik memastikan kalau suaminya benar-benar tidur. setelah dirasa aman, lalu Alisa perlahan melepaskan tangannya yang masih digenggam oleh Danu.


Seandainya yang tertidur disamping Bed nya itu adalah Andra, mungkin Alisa akan sangat bahagia. diperhatikan oleh orang yang dicintainya, namun harapannya pupus sudah saat pertemuannya kembali di Mall kemarin. Andra akan bertunangan, dan akan menjadi milik Wanita lain bukan dirinya lagi.


Saat sudah melepas genggaman tangannya dari Danu, Alisa membuka selimutnya hendak turun dari Bed dan keluar mencari udara segar untuk menjernihkan pikirannya.


Namun saat hendak turun, Alisa berteriak karena terjatuh, sontak membuat Danu bangun dak terkejut melihat Alisa sudah tidak ada diatas Bed melainkan berada dilantai.


"Sa, kamu kenapa bisa jatuh" ucap Nya lalu segera memapah tubuh istrinya kembali naik ke Bed nya.


"Ka kaki ku kenapa, kenapa kaki ku?" tanya nya pada Danu dengan sangat panik, namun Danu tidak menjawab melainkan segera menekan tombol intercom.


"Kenapa kau tidak menjawab, ada apa dengan kaki ku, kenapa sangat sulit untuk digerakkan" Alisa mulai tak tenang.


"Sa, Aku mohon Kamu tenang dulu, kaki mu baik-baik saja, dokter sebentar lagi akan datang biar dokter nanti yang akan menjelaskannya" ucap Danu menenangkan Alisa.

__ADS_1


Alisa memburu dokter yang baru masuk dengan berbagai pertanyaan, dirinya sudah benar-benar panik pasal kakinya yang sulit digerakkan.


"Dok, dokter kenapa kaki saya?, kenap sulit digerakkan?, kenapa Dok?"


"Harap nona tenang dulu baru saya akan menjelaskannya" ucap dokter menyuruh Alisa untuk tenang.


Alisa pun menurut, mengatur nafasnya yang tersengal karena sempat syok, Dia pun seperti tak sadar sekarang berada dalam pelukan suaminya.


"Jadi begini, karena kecelakaan yang nona alami, dikedua kaki nona mengalami cidera jadi wajar jika kaki nona sulit digerakkan. tapi jangan khawatir ini hanya bersifat sementara, nona sama sekali tidak lumpuh. dengan pengobatan yang teratur insyaallah bisa membantu untuk penyembuhan kaki nona, jadi mohon bersabar dalam menjalani masa pengobatan" ucap Dokter menjelaskan.


"Tentu nona, kami akan melakukan yang terbaik untuk pasien kami, dan nona juga harus bersabar. karena masa pengobatan itu tidak semua berjalan seperti yang kita harapkan, kadang lama, kadang juga cepat, tergantung dari kondisi pasiennya sendiri".


Alisa tidak menjawab lagi penjelasan Dokter, yang dipikirkannya sekarang adalah bagaimana nasibnya setelah ini, tidak bisa berjalan. oh ayolah, apakah Setelah ini Dia tidak bisa menolak lagi bantuan suaminya?, sementara Dia selalu merasa jengah pada suaminya.


"Dok, pokoknya lakukan yang terbaik untuk istri saya, berapapun biayanya saya sanggup, asalkan istri saya bisa segera sembuh" Danu yang sedari tadi hanya menjadi pendengar kini angkat bicara.

__ADS_1


"Baik, kalau begitu saya permisi" ucap dokter undur diri.


"Silahkan Dok"


Saat Dokter sudah keluar, barulah Alisa tersadar kalau sedari tadi Dia berada dalam pelukan suaminya. Alisa kaget, Danu menyadari kalau istri tidak nyaman segera melepas dekapan nya dan membaringkan tubuh istrinya serta membenarkan selimutnya.


...


"Re, kita jenguk Alisa sekarang ya"


"Iya Din, mungkin Dia sudah selesai makan"


Rere dan Dina pun meninggalkan kantin menuju ruangan tempat Alisa dirawat.


"Sa...

__ADS_1


__ADS_2