
Aaaaaaaaa.....
Brukkkk...
"Duh gimana nih, mati gak tuh orang ya," ucap pengendara mobil yang baru saja menabrak Alisa, gawat, banyak orang yang kesini lagi, mending gue kabur, gak mau gue dipenjara"...
"Woy berhenti woy, jangan kabur Lo, tanggung jawab Lo" teriak salah satu pengendara motor yang melihat kejadian tersebut.
Beberapa pejalan kaki, dan pedagang asongan segera berhambur berlarian menuju tempat kejadian.
"Eh ada yang kecelakaan tuh, ayo kita lihat kesana" ucap seorang pria pedagang asongan pada temannya.
"Wah Korban tabrak lari nih, kasian banget ya" ucap salah seorang pejalan kaki.
"Ayo cepat tolongin, tolong panggilkan ambulans cepat, Dia bisa kehabisan banyak darah kalau dibiarkan" ucap seorang ibu paruh baya, yang sebelumnya sedang menunggu taksi.
Rere dan Dina yang melihat keramaian, bertanya kepada seseorang yang melewati nya.
"Eh Pak, maaf, disana ada apa ya?, kok ramai banget" tanya Rere.
"Oh itu Mbak, ada korban tabrak lari, kasihan banget Mbak"
"Korbannya cewek atau cowok Pak?" tanya Rere lagi.
"Cewek Mbak", Rere dan Dina sedikit kaget saat orang tersebut menyebutkan ciri-ciri korban tabrak lari itu yang sama persis dengan Alisa.
"Terimakasih Pak, kami kesana dulu" Lalu Rere menarik tangan Dina.
Betapa terkejutnya Rere dan Dina saat melihat korban tabrak lari itu adalah Alisa temannya, bertepatan dengan Danu yang mengentikan mobilnya, macet, karena kecelakaan itu.
Danu turun dari mobilnya, lalu bertanya pada seseorang yang lewat.
__ADS_1
"Maaf Pak, itu ada apa?" tanya Danu sembari menunjuk tempat yang membuat jalanan macet.
"Ada kecelakaan Mas, korban tabrak lari, korbannya cewek lagi" Lalu orang itu menyebutkan ciri-ciri Nya.
"Oh Terima kasih Pak".
"Sama-sama Mas".
"Pak tolongin Pak, ini teman saya" ucap Dina mendongakkan kepalanya memohon kepada orang-orang yang hanya berdiri saja tanpa menolong.
Saat Rere berdiri, hendak memaki-maki orang-orang yang sama sekali tak bergerak untuk menolong, namun terhenti saat ponselnya berdering.
📱Danu
"Gimana Re, Alisa nya udah ketemu belum, saya sudah dekat, tapi tidak bisa jalan karena sedang ada kecelakaan"
📱Rere
📱 Danu
"Apa?, Dimana?", Danu mulai panik.
📱 Rere
"Masih di dekat Mall Mas"
Mendengar ucapan Rere, Danu segera berlari menuju tempat kecelakaan yang tak jauh dari mobilnya, Danu merutuki dirinya, kenapa tidak menyadari kalau korban tabrak lari itu adalah Istrinya. padahal orang yang ditanyai nya, sudah menyebutkan ciri-ciri Istrinya sendiri, perasaannya tak bisa lagi dijabarkan, bodoh, itulah kata yang diucapkan untuk dirinya.
Danu tak bisa berpikir jernih lagi melihat istrinya tergeletak dengan berlumuran darah, Dia memangku kepala Istrinya, menepuk-nepuk pipi istrinya.
"Bangun Sa, jangan tinggalkan Aku" ucap Danu sudah menangis histeris.
__ADS_1
"Mas, sebaiknya kita segera membawa Alisa kerumah sakit".
...
"Pa, kok perasaan Mama gak enak ya, Mama tiba-tiba teringat Alisa Pa". Ucap Mama Alisa yang sedari tadi mondar-mandir, lalu duduk di samping suaminya.
"Mungkin Mama lagi kangen aja kali sama Alisa". ucap Pak Herma yang tengah sibuk dengan benda lipatnya, tanpa melihat istrinya yang sedang cemas.
"Tapi Pa, gak biasanya Mama begini, apa terjadi sesuatu ya Pa sama Alisa". ucap Mama Alisa yang semakin cemas dengan perasaannya yang tidak biasa.
"Huss,, Mama tuh ngomong apa sih, Danu itu sangat menyayangi Alisa dan pasti akan menjaga Alisa dengan baik" kini Pak Herma beralih menatap Istrinya, menenangkan nya.
"Bukan begitu Pa, maksud Nama..."
Tring tring tring...
"Bentara Ma, nah ini mantu kita yang telpon Ma"
"Ya udah cepetan angkat Pa"
📱Danu
"Pa, Alisa kecelakaan, sekarang kami sedang menuju rumah sakit M******"
"Apa???, Oke, Papa dan Mama akan segera kesana"
"Pa ada apa Pa, Alisa baik-baik aja kan Pa"
Pak Herma segera membereskan berkas-berkas serta benda lipatnya, "Ma, Alisa kecelakaan, sekarang sedang menuju rumah sakit"
"Apa!!!, pantas saja perasaan Mama tidak enak, ya sudah ayo Pa cepetan"
__ADS_1