Aku Ingin Kembali

Aku Ingin Kembali
BAB 21


__ADS_3

"gak ada re, cuma ada ponsel doank, bedak sama lipstik". ucap Dina menunjukkan barang-barang dari dalam tas Alisa, kepada Rere.


"aduh gimana ya, eh... coba Din, lu periksa ponsel Alisa, cari nomer suami nya, kita telpon aja dia suruh jemput Alisa"


Dina membuka ponsel Alisa, tercengang melihat banyak sekali panggilan dari suami Alisa, "Serius re, mau nelpon suami nya, kalo suami Alisa lihat Alisa kayak begini, aduh gak tahu deh gue dia bakal mikir apa, apa lagi sekarang Alisa lagi sama kita, bisa-bisa kita lagi yang di salahin, lihat ni banyak banget panggilan dari suaminya. "ucap Dina menunjukkan ponsel Alisa pada Rere.


Rere hanya menggaruk kepalanya yang tidak gatal, bingung, cemas, benar saja, mereka bisa saja di salahkan atas keadaan Alisa sekarang.


...☘☘☘☘☘☘☘...


Lagi-lagi Danu melihat jam di pergelangan tangan nya, waktu sudah menunjukkan pukul sebelas malam, Alisa belum juga pulang, Danu mulai kesal, menatap makanan yang sudah di hidang kan nya dengan penuh kasih sayang, serta lilin yang sudah mulai habis membakar diri nya, meleleh, kemudian membeku lagi.


Danu merogoh kantong celananya, mengeluarkan ponsel nya, kembali mencoba menghubungi istrinya, namun lagi-lagi hasil nya nihil, panggilan tersambung tapi sama sekali tidak ada jawaban, sementara di ujung telpon di sana, ke dua teman Alisa semakin panik, karena sedari tadi ponsel Alisa terus berdering.


"Duh, gimana ni re, suaminya Alisa telpon lagi nih, angkat gak ya?'' tanya Dina pada Rere, yang mencoba membangun kan Alisa yang sudah tidak sadar kan diri, menepuk-nepuk pipi nya.


"Angkat aja deh Din, kita kasih tau aja kalo bini nya gak sadar kan diri alias mabok" ucap Rere mulai pasrah.


"yakin ni re?, ntar kalo kita di salahin gimana?"

__ADS_1


"Ya nanti aja lah kita jelasin yang itu, yang penting sekarang Alisa pulang dulu"


"ya udah gue angkat ni ya", Rere mengangguk, Dina dengan mata terpejam mengangkat telpon dari suami Alisa, "halo, pak, eh anu, mas." Dina sedikit gelagapan.


"iya halo, ini siapa ya?, istri saya di mana?, kok Anda yang angkat telpon nya?, Anda siapa ya?" tanya Danu beruntun, karena yang menjawab telpon, bukan lah istri nya.


"Ini mas, bisa gak tolong jemput Alisa, sekarang dia sedang tidak sadar kan diri" Dina menghembuskan nafas nya kasar, dengan mulus memberitahu suami Alisa tanpa gelagapan.


"Hah, tidak sadarkan diri, istri saya kenapa?, sekarang kalian di mana?, tolong kirim alamat nya, biar nanti saya jemput ke sana'' Danu bergegas menuju mobilnya nya, setelah mendapat alamat yang telah di kirim oleh Dina.


setelah sampai di alamat tersebut, Danu sedikit kaget, Danu kembali menghubungi ponsel istri nya, karena alamat yang di kirimkan pada nya, tak lain adalah lah sebuah club.


"iya halo mas, mas sudah sampai?"


"iya mas, mas langsung masuk saja, kami ada di dalam"


Danu langsung mematikan sambungan telpon nya, dengan mengepalkan kan kedua tangannya, berjalan masuk menuju club, dengan ekspresi wajah yang sudah berubah murka.


"Alisa, Alisa, bangun sa," Danu menepuk-nepuk pipi istrinya, hei siapa yang sudah membuat istri saya seperti ini? tanya Danu kepada Rere dan Dina dengan mata yang berkaca-kaca.

__ADS_1


"Mas, Alisa sendiri yang minum mas, kami sudah melarang nya, tapi Alisa tetap saja minum, sampai tidak sadarkan diri begitu mas, dia juga yang sudah meminta kami untuk menemani nya ke sini," ucap Rere dan Dina membela diri.


"Aduh sa, kenapa kamu kok bisa seperti ini sih" Danu langsung saja mengangkat tubuh istri nya menuju mobil, dengan di ikuti Rere dan Dina di belakang nya.


Setelah memasukkan istri nya ke dalam mobil, Danu juga menyuruh kedua teman Alisa ikut serta, karena nanti akan meminta penjelasan perihal istri nya.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


nyetor lagi 1 bab, sambil nungguin anak TK


......LIKE KOMEN DAN VOTE YA TERIMA KASIH READERS ......


__ADS_2