
"Hai semuanya" Danu meletakkan piring dan sendok serta rantang yang dibawanya di atas meja Alisa.
"Loh mau ngapain disini?" Tanya Alisa, dia heran melihat mantan suaminya itu tiba-tiba datang dan membawa peralatan makan dan meletakkannya di atas meja nya.
"Yah mau makan lah" Jawab Danu santai.
"Makan? Disini?"
"Yah gak liat apa aku sudah bawa sendok sama piring kesini. Sama ini juga ni" Danu menunjuk rantang empat susun itu.
"Hem, pasti isinya nasi goreng lagi" Batin Alisa.
Danu pun menyiapkan makanan itu untuk ketiga wanita yang berstatus anak magang itu di perusahaannya.
Kebetulan ruangan itu sepi karena sudah waktunya makan siang untuk semua karyawan, jadi Danu bisa leluasa bercengkrama dengan ketiga anak magang itu.
"Gak usah repot-repot mas, kita bisa sendiri kok" Rere merasa tidak enak dengan perlakuan bos nya itu.
Dan Alisa, dia memutar bola matanya malas mendengar sebutan itu lagi keluar dari mulut temannya. aku
"Gak apa-apa. Anggap saja aku sedang mentraktir teman-teman ku"
"Yeeee... dimana-mana tuh ya kalau traktir teman itu direstoran atau di kafe kek makanan nya juga yang enak-enak. Bukan yang begini, tuh apalagi masa pake nasi goreng begini" Dina tiba-tiba berceletuk dan...... "Auuu" Rere memukul kepalanya dengan sendok.
"Ih apa sih Re, bener kan yang gue bilang. Bener kan mas?"
"Iya iya deh kapan-kapan aku traktir kalian ke restoran, kalau perlu di hotel bintang lima sekalian" Ucap Danu sambil menuangkan nasi goreng ke masing-masing piring.
"Ihhh beneran ya mas?" Dina sangat girang mendengar itu.
"Iya" Jawab Danu sambil menyuapi mulutnya.
"Alisa..."
Alisa menatap Danu yang memanggilnya.
"Aku suapin ya"
"Hah" Alisa membelalakkan matanya.
Sementara Rere dan Dina langsung membalikkan badannya membelakangi kedua anak manusia yang akan suap-suapan itu.
Dan Danu pun berpindah tempat ke samping Alisa.
"Aku suapin ya" Ucapnya lagi"
Alisa tidak menjawab namun tidak juga menunjukkan penolakan, dan akhirnya Danu pun menyuapi Alisa.
"Kamu lagi dong yang nyuapin aku" Pinta Danu.
__ADS_1
"Aaaa..." Danu sudah membuka mulutnya bersiap untuk meminta disuapin tapi Alisa sama sekali tidak bergerak.
"Udah sih Sa, suapin aja tuh kita gak bakal liat kok" Sahut Rere dengan masih membelakangi keduanya.
"Iya Sa, suapin aja" Dina menimpali.
"Ayo suapin aku, mulutku bisa keram ini kelamaan menganga"
Dan pada akhirnya terjadilah suap menyuap nasi goreng itu, dan tanpa keduanya sadari Rere diam-diam mengambil gambar mereka saat suap-suapan tadi menggunakan ponselnya.
"Oh, jadi seperti ini kelakuan pak Danu. Ya ampun pak, bapak sudah menjatuhkan harga diri bapak sendiri karena anak-anak magang itu." Merisa merasa jengah melihat pemandangan itu.
Dan Merisa pun berbalik hendak pergi namun.... Brukkkk...
"Ya ampun, pake mata gak sih kalau jalan" Merisa menabrak office boy yang ditanyai tadi saat mencari bos nya.
"Ya ampun mba ini lucu deh, dimana-mana ya kalau jalan itu pake kaki bukan pake mata, mata itu kegunaan nya untuk melihat bukan berjalan" Ucap office boy itu panjang lebar.
"Dasar office boy gila, gak perlu dijelasin aku juga tau kalau mata itu untuk melihat siapa yang bilang untuk berjalan"
"Lah mba nya sendiri tadi yang bilang 'Pake mata gak sih kalau jalan'" Ucap office boy itu mengulang kata-kata Merisa.
"Dasar gila, udah sana minggir" Merisa mendorong office boy itu hingga bergeser lalu Merisa pun pergi dengan perasaan dongkol.
Sudah kesal karena melihat keakraban bos nya dengan anak magang itu ditambah lagi bertemu office boy gila. Benar-benar kurang beruntung si Merisa 😁
"Huuu... Si mba nya tuh yang gila, udah salah nabrak saya duluan malah nyolot lagi." Teriak office boy itu saat Merisa sudah menjauh.
Suap-menyuap nasi goreng pun selesai. Danu merasa senang karena berhasil membuat Alisa menyuapi nya.
"Terima kasih" Ucapnya lalu mengambil piring yang sudah kosong itu dari tangan Alisa.
"Udah selesai kan? Kita balik badan lagi nih ya" Ucap Rere.
"Hem" Danu berdehem. "Yah udah selesai" Ucapnya sambil tersenyum puas menatap Alisa.
Dan Alisa yang terus ditatap oleh Danu merasa risih lalu beranjak dari duduknya.
"Mau kemana ?" Tanya Danu melihat Alisa berdiri hendak pergi.
"Mau ke WC" Jawab Alisa.
"Mau aku temani"
Mata Alisa melotot.
"Jangan salah paham dulu, aku hanya akan memastikan kalau kamu tidak akan kesasar"
"Jangan modus, mana mungkin aku kesasar disini"
__ADS_1
"Buktinya, kamu bilang mau ke WC tapi kamu malah mau pergi ke arah pantry sementara WC nya ada disebelah sana" Danu menunjuk arah berlawanan dari arah yang hendak didatangi Alisa.
"Eh, oh iya disana." Alisa pun salah tingkah dan dengan langkah cepat dia berjalan kearah yang di tunjuk oleh mantan suaminya itu.
Danu, Rere dan Dina pun terkekeh di buatnya.
"Dasar wanita aneh".
"Oh ya mas? Beneran kan nanti mau traktir kita" Tanya Rere pada Danu setelah Alisa menghilang dari pandangan mereka.
"Yah beneran, yah tapi terserah kalian saja kapan sempat nya. Kalau saya sih siap-siap saja" jawab Danu.
"Gimana kalau malam Minggu hotel xxx...." Rere mengedipkan sebelah matanya, dan Danu pun tersenyum mengerti apa maksudnya itu.
Pletak.....
"Aduh apaan sih Din, sakit tau" Rere meringis mengelus kepalanya yang dijitak oleh Dina.
"Apa maksud kamu tadi Re? Kamu mau main serong di belakang Alisa, dasar teman kurang ajar" Hardik Dina.
"Apaan sih Din. Lo itu main jitak aja, kalau gak ngerti tuh ya nanya dulu kek jangan main jitak aja"
"Abis Lo tadi itu apa coba? Pake ngedip-ngedipin mata segala ke mas Danu, terus bilang di hotel aja itu apa coba nama nya kalau bukan......."
Pletak.... Rere balik menjitak kepala Dina. "Sembarang kalau ngomong, sini gue bisikin"
"Oooohhh gitu, makanya kalau ngomong tuh yang jelas jangan pake kode-kode kan gue gak ngerti jadi salah paham kan gue jadi nya."
"Udah paham kan sekarang?"
"Iya"
"Tapi jangan bilang-bilang Alisa! Awas Lo kalau sampai bocor tuh mulut" Ucap Rere dengan tangannya memperagakan menjahit.
"Ish sadis banget sih Lo Re, tenang aja gue gak akan bilang Alisa, tapi gue gak janji ya"
"Dina......"
"Kalau ini berhasil, apa pun yang kalian berdua minta akan saya penuhi"
Seketika Rere dan Dina yang berdebat langsung menoleh pada Danu.
"Serius" Ucap Rere dan Dina serentak.
Danu mengangguk.
"Yes.. Gue mau keliling Eropa, kalau Lo Re?"
"Ah halu Lo Din"
__ADS_1
Hahaha...... Danu, Rere dan Dina pun tertawa terbahak-bahak.
Alisa yang baru tiba yang katanya dari WC itu heran melihat kedua temannya dan juga mantan suaminya tertawa lepas seperti itu.