Aku Selingkuh Karna Suamiku

Aku Selingkuh Karna Suamiku
par 101 capter 5


__ADS_3

Pagi yang indah


Suara kicauan burung mengiringi langkah seorang wanita yang kini sedang mendorong motor metic miliknya keluar dari gerbang rumah milik adik Mamanya itu.


Setelah menangis tadi malam akhirnya pagi ini iya memutuskan untuk pergi keperpustakaan pusat kota dengan mata yang sembab.dirinya sudah malu dengan penampilan buluknya ditambah lagi hari ini bonus mata bengkak.


Lengkap sudah.


''Woi cengeng". pagi banget kaburnya''.Ayli langsung menoleh saat dirinya mendengar suara yang paling mengesalkan.


''Wek''.Ayli langsung menjulurkan lidahnya sambil melajukan motor miliknya yang membuat Leo tertawa lepas karna ulah sang Kakak.


Sedari tadi Ayli terus bernyanyi hingga mengoyang-goyangkan kepalanya bahkan sesekali dirinya mengoyang-goyangkan satu tangannya.


''Woi gadis gila''.teriak seseorang dari sebelah membuat Ayli spontan menoleh.


''Dia lagi''.gumamnya sambil mengalihkan tatapannya tampa memperdulikan laki-laki perusuh yang kini sedang mengikuti dirinya.


''Woi brenti lho"?.terdengar laki-laki itu memanggil-manggil Ayli namun sama sekali wanita itu tidak menoleh.


''Bagsat''?.kesal sekali dirinya saat wanita cupu itu sama sekali tidak mengubris semua ucapannya.


Baru kali ini ada wanita yang berani cuek padanya.


''Awas saja kau''?.


''Ada apa sih Dek''?.Ken bertanya sambil mengelengkan kepalanya melihat kelakuan adiknya itu.


Yah seperti yang dikatakan Fero tadi malam hari ini kedua laki-laki beda wajah itu akan pergi jalan-jalan berdua,sebenarnya Cerry bersikeras ingin ikut namun Fero sama sekali tidak berminat untuk mengajak dirinya, Alhasil remaja itu hanya pergi berbelanja dengan Anin dan juga Rey.


Sementara Aulia seperti biasa dirinya pergi jalan dengan sang kekasih.


''Eh..engak ada Kak''.menjawab sambil menoleh sekilas pada sang Kakak kemudian kembali pokus menyetir mobil.


Hampir setengah jam kedua laki-laki itu melakukan perjalanan dan akhirnya mereka sampai ditempat yang dituju.


"Hem ternyata lho disini juga "?.awas lho"?. kemaren lho bisa lolos dari gue tapi ngak untuk kali ini".Fero membatin saat melihat motor milik Ayli ada diparkiran perpustakaan.


Sambil tetap melangkah memasuki perpustakaan yang ada dipusat kota.matanya menelisik mencari sesuatu yang membuatnya kesal,tampa alasan.


"Duduk disana yuk Dek"?.Ken menujuk kursi yang ada ditengah rungan namun Fero dengan cepat mengeleng kan kepalanya sambil menunjuk kursi yang ada dipojok. tepatnya kursi didekat wanita berkacamata yang kini sedang pokus membaca buku tebal yang ada didepannya.


Yah kedua kakak Adik beda ayah itu memang sering menghabiskan waktu ditempat ini, meskipun Fero binal tapi laki-laki yang satu ini sangat suka belajar. apa lagi Ken sudah pasti kutu buku sedari kecil.


''Disana saja Kak''.akhirnya Ken mengangukkan kepalanya kemudian mengikuti sang Adik untuk duduk dipojokan setelah kedunya mendapatkan buku yang mereka cari.

__ADS_1


''Gdubrak''.


''Astaufirullah halazim''?.wanita yang ada didepannya langsung terperanjat karna kursi yang dari tadi iya duduki ada yang menendangnya dari belakang.membuat wanita itu seketika menoleh.mata indah yang biasanya selalu ditutupi kaca mata itu membulat sempurna saat melihat Fero kini ada dibelakangnya menatap dirinya dengan tatapan tajam.


"Kenapa dunia ini sempit sekali"?.ya Allah kenapa aku selalu bertemu dengan manusia menyebalkan seperti ini"?.batin Ayli sambil menatap Fero dengan tajam.


"Dek kau kenapa"?.Ken hanya menatap Fero dengan wajah heran.karna jika adiknya itu sudah bersikap seperti ini itu artinya ada sesuatu yang membuat hatinya tidak nyaman.


"Ada lalat pengangu Kak".


Mendengar jawaban adiknya membuat Ken mengernyitkan keningnya binggung. sambil mengalihkan pandangan kearah wanita yang ada didepannya.


"Maafkan Adik saya"?.bukannya menjawab Ayli kini malah menatap Ken dengan tatapan lekat tampa berkedip.


"Woy ngapain lho ngeliatin Kakak gue kayak gitu"?.sentak Fero sambil menepuk kening Ayli sehingga membuat wanita itu terhuyung kebelakang.


"Fero apa-apa-an ini"?.kenapa bersikap kasar begitu"?.


"Kakak ngak tau aja subuluk ini hanya pura-pura baik, aslinya busuk Kak"?.


"Mohon diam ya"?. disini perpustakaan, jika kalian ingin bertengkar"?.silahkan pergi".semunya langusng terdiam saat penjaga perpustakaan memberikan peringatan.


"Pulang Kak".


"Lho kok pulang Sih"?.Ken langsung berlari menyusul sang Adik karna laki-lki itu sudah melangkah keluar dari perpustakaan.


"Tampan sekali".lirihnya dengan pipi yang merona merah.


''Baik lagi,ngak kayak laki-laki gila itu''.


''Hufh". kenapa aku jadi membicarakan mereka''?.Ayli bergumam pelan setelahnya wanita itu langsung duduk kembali ditempatnya semula.


''Hai boleh aku ikut duduk''?.Ayli langsung menoleh saat dirinya mendengarkan suara seseorang.


''Hem''.disana masih banyak tempat duduk kenapa kau harus duduk disini''?.


''Tapi aku malas jika duduk seorang diri''.


''Kenalkan aku Edo''.laki-laki yang bernama Edo mengulurkan tangannya namun sama sekali tidak digubris Ayli.


''Nama lho siapa''?.tanyanya lagi sambil menarik tangannya yang terulur.


''Permisi saya harus pulang''.dari pada disini lebih baik dirinya pulang.lagi pula disini dirinya juga tidak bisa membaca dengan pokus karna sering digangu sama manusia menyebalan itu pikir Ayli.


''Lho kok pulang''?.Edo hanya menatap punggung gadis cupu yang ada didepannya dengan tatapan heran.kenapa harus pulang"?. bukankah dirinya hanya ingin duduk disini dan membaca bersama''?.lagi pula kenapa wanita cupu itu jual mahal''?.bukankah wanita yang seperti ini bukan kriterianya''?.

__ADS_1


''Wanita aneh''.grutunya sambil duduk dikursi dimana Ayli awalnya duduk.


Sementara diparkiran.


"Sial..sial..sial".


Mengumpat sambil mengeluarkan motor metic miliknya diparkiran yang lumayan padat. karna kebetulan ini hari minggu jadi wajar banyak para mahasiswa atau pun remaja SMA dan juga ada beberapa bapak-bapak yang hoby membaca yang mampir ditempat ini.


Parkiran yang penuh membuat tubuh kecilnya kesusahan untuk mengeluarkan motor.


"Neng sini Mamang bantu".


"Eh iya Mang".akhirnya Ayli bisa bernafas lega karna situkang parkir mau berbaik hati membantu dirinya.


"Ini Neng motornya".


"Oh iya ". makasih Mang ini".garis cupu itu berbicara sambil menyodorkan uang pecahan lima puluhan.


"Ngak ada uang pas Neng"?.terlihat bapak penjaga parkiran membolak balikan uang yang diberikan Ayli.


"Ngak ada Mang,udah ngak usah dibalikin buat Mamang aja,saya pamit dulu ya Mang".setelah mengatakan itu semua Ayli langsung bergegas pergi, bahkan ucapan terimakasih tukang parkir saja hanya ditanggapi dengan anggukan dari jauh.


"Kenapa hidup gue jadi seriweh ini"?.coba aja Papa ngak minta gue pakai pakaian seburuk ini"?.pasti gue ngak akan terhina seperti ini".gumamnya pelan sambil tetap melajukan motor miliknya dengan kecepatan sedang.


"Ciiiittttt".


"Kurang ajar siapa sih"?.


"Woy keluar lho".


"Dukk...duuk...dukk".Ayli langsung menepuk-nepuk kaca mobil yang berhenti tepat didepan mobilnya, dirinya yakin mobil ini sengaja mau menghalangi jalannya.


"Gue bilang keluar lho".kesal sekali rasanya sedari tadi dirinya memanggil namun yang ada didalam mobil tetap tidak bergeming sama sekali.


"Oh lho ngak mau keluar ya"?. Ok".dengan cepat wanita cupu itu melangkah kesisi jalan sejurus kemudian doi mengambil batu yang lumayan besar. kemudian"?.


"Grep".


Wanita itu langsung menoleh saat lengannya dipegang oleh seseorang.


"Ternyata ini sifat asli lho ya"?.


🌹🌹🌹🌹🌹


Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.

__ADS_1


Tbc.


__ADS_2