Aku Selingkuh Karna Suamiku

Aku Selingkuh Karna Suamiku
par 17


__ADS_3

Setelah selesai memasak untuk bekal dan sekalian untuk anak dan sang Ayah,Anin melangkah keluar dari rumahnya,seperti biasa doi membawa bekal untuknya kemudian megantarkan hasil masakannya kerumah sang Ayah,semur Ayam dan sayur capcai menjadi pilihan menu Anin sore ini.


''Yah Anin berangkat kerja dulu ya''?..


''Iya Nak hati-hati''.


''Ken Aulia Mama berangkat kerja dulu ya sayang, jagan nakal dan jagan bikin repot Kakek''.


''Iya Ma". jawab kedua bocah pintar itu secara bersamaan,


Anin terseyum kemudian melangkah pergi menuju motornya yang terparkir dihalaman rumah.


Setelah beberapa saat diperjalanan kini motor Anin sudah terparkir didepan supermarket tempatnya bekerja.


''Hey Anin kan''?...


Mendegar namanya dipanggil seketika itu juga Anin menoleh.


''Mas Yusuf''.mata Anin langsung terbelalak kaget saat melihat mantan pacanya itu berdiri tepat dibelakangnya.


Yusuf adalah cinta pertama Anin mereka putus dikarnakan keluarga Yusuf tidak menyetujui hubugan mereka, itu semua karna Yusuf berasal dari keluarga kaya raya,sementara Anin hanya guru honorer yang berasal dari keluarga biasa.


Kedua orang tua Yusuf sagat menentang hubugan mereka,sampai akhirnya Anin memutuskan untuk meyerah dan degan terpaksa menikah degan Brian,awalnya Anin berpacaran degan Brian hanya menjadikan Brian sebagai alat untuk membuat Yusuf membenci dirinya dan mengakhiri hubugan mereka.tapi malah Anin ikut terjebak degan pria busuk seperti Brian.


Yusuf Akfatih seorang laki-laki penyayang dan lembut,tinggi 185 umur 26 tahun kulit putih mata sipit,hidung mancung,alis mata tebal.laki-laki yang tampan tapi sayangnya nasip laki-laki ini tidak seindah wajahnya,iya harus kehilagan cinta pertamanya hanya karna keegoisan keluarganya,doi tau Anin selingkuh supaya dirinya menjauh dan membenci wanita itu,tapi bagi Yusuf itu semua sagat sulit hinga saat ini dirinya masih setia untuk meyendiri.bahkan sampai sekarang Yusuf tidak pernah lagi memiliki hubugan degan wanita lain.itu semua karna cintanya masih utuh untuk Anin.


''Bagai mana kabarmu sekarang''.Yusuf bertanya seperti biasa degan nada lembut membuat hati Anin rasanya sejuk seketika.


''Baik''.


''Apa kita bisa bicara sebentar''?...


''Maaf Mas Anin harus kerja sekarang''.tolak Anin degan nada lembut agar tidak meyinggung lawan bicaranya,lagi pula memang benar sekarang sudah waktunya iya bekerja.


''Kerja''.Yusuf megeryit bukankah Anin sudah menikah lalu kenapa wanita ini harus bekerja,apa mungkin kehidupan Anin setelah menikah semakin sulit.pikiran-pikiran itu berputar-putat dikepala Yusuf.pasalnya sejak iya tau Anin telah menikah degan laki-laki lain, sejak saat itu juga lah dirinya sudah tidak pernah lagi megetahui kabar Anin sampai sekarang,iya bahkan pergi keluar negri beharap iya bisa melupakan Anin tapi nyatanya cintanya masih tetap sama tidak pernah berubah sedikitpun untuk wanita ini.


''Iya kerja udah dulu ya Mas''.Anin berbicara sambil berjalan menjauhi Yusuf dan masuk kedalam supermarket.


Yusuf pun ikut masuk karna sebenarnya iya juga sedang mencari sesuatu disini.


''Oh...teryata Anin bekerja disini sebagai kasir rupanya.bukankah wanita ini dulunya seorang guru,lantas kenapa Anin bisa berhenti dari pekerjaannya''?..

__ADS_1


''Ini''.Yusuf meyerahkan beberapa belanjaannya kepada Anin setelah laki-laki itu selesai memilih dan megambil semua barang yang iya perlukan.


''Makasih datang kembali''.Anin memperlakukan Yusuf sama seperti pembeli yang lain.


''Al yang berada didepan pintu ruagannya,sedari tadi menatap intraksi Anin dan laki-laki entah siapa namanya,Al tidak tau yang jelas tatapan mata laki-laki itu terhadap Anin jelas berbeda,tatapan penuh cinta dan mendamba,membuat Al geram bukan main.


Perlahan iya berjalan mendekati Anin dan.


''Ehem''.deheman keras membuat tatapan mata Anin dan Yusuf terputus.


Yusuf menetap Al penuh tanya.


''Disini tempat bekerja bukan tempat pacaran''.serkas Al degan nada serius sambil berjalan memasuki ruagannya kembali.


''Siapa''. tanya Yusuf binggung.


''Bos''.jawab Anin singkat sambil melayani pembeli yang lain.


Yusuf mengangguk-anggukkan kepalanya tanda megerit kemudian berkata.


''Sepertinya dia meyukaimu''.


''Jagan asal kalau bicara''.


****


''Sini''.Al menarik kotak makanan Anin saat wanita itu selesai sholat mahrib dan duduk dikursi didalam supermarket berniat untuk makan malam.


''Maksudnya''.Anin bertanya binggung.


''Gue lapar belum makan''.Al berbicara sambil membuka kotak makan Anin kemudian meyuapi makanan yang Anin bawa degan lahap.


''Lapar baget ya Al''?..Anin bertanya sambil meneguk air liurnya saat melihat Al makan degan lahap,perutnya yang keroncogan kini semakin keroncogan.Al tidak menjawab doi masih terus makan.


''Makasih ya makananya enak''.Al berbicara degan semagat setelah makanan yang ada dikotak bekal Anin ludes tampa sisa.


"Yah..gagal deh gue makan malam".batin Anin sambil duduk degan lesu.


"Ayo".Al berbicara sambil menarik tagan Anin untuk megikutinya.


"Kemana"?..tanya Anin binggung sambil megikuti Al setegah berlari karna langkah Al yang begitu lebar membuatnya berjalan terseret-seret.

__ADS_1


"Eh..Pak tolong tutup saja minimarketnya gue ada urusan mendadak".


"Baik Pak".jawab Pak satpam sambil menunduk.


"Kita mau kemana Al"?.


"Ikut saja apa susahnya sih Dri"?.


"Ayo naik''. sambungnya lagi sambil meyerahkan helem.


Entah kemana laki-laki ini membawanya Anin, bahkan Anin tidak megenal tempat ini,sejurus kemudian motor yang dikendarai Al berhenti disebuah tempat hiburan.


"Kita ngapain kesini Al".Anin berbicara degan tubuh yang terseret-seret karna Al masih menarik pergelagan tagannya.


Suara dentuman musik membuat telinga Anin menjadi sakit.


"Hay Al waaawww....is Amazing''.seorang laki-laki mendatangi Al dan meneliti Anin degan wajah takjup.


''Jaga matamu atau akan kucongkel nanti''.Al bebicara sambil menarik tagan Anin menuju ruagan VIP.


"Kalem bro".laki-laki itu langsung megankat kedua tagannya kemudian menggelengkan kepalanya heran,pasalnya baru kali ini iya melihat Al mengandeng seorang wanita degan posesif.


"Kita gapain kesini Al".sekarang entah kenapa Anin merasa takut,berada ditempat seperti ini adalah pegalaman pertama baginya,bahkan tubuhnya sudah berkerigat dan gemetaran.


Al tak menjawab doi terus saja masuk kedalam ruagan VIP degan tetap menggengam tagan Anin.


Al mendudukkan Anin dikursi ruagan VIP kemudian megunci tubuh wanita itu kemudian berkata.


"Dri gue mencintai lho".setelah megatakan itu Al langsung megecup bibir Anin degan lembut, awalnya Anin menolak tapi lama kelamaan wanita itu juga ikut terbuai,bahkan sekarang tagan Anin sudah bergelayut debelakang leher Al.lama tidak mendapatkan belaian hinga membuat Anin ikut terhanyut dan menikmati apa yang Al lakukan.


Perlahan Al menuntun Anin menuju kamar peribadi miliknya yang ada Didiskotik. Al membaringkan tubuh wanita itu diatas kasur miliknya dan megukung tubuh Anin dibawah tubuh tegap miliknya.


" Al"...seketika itu juga Anin tersadari dari kehilafannya kemudian degan cepat mendorong tubuh Al agar menjauh.


"Kenapa"?...


🌹🌹🌹🌹


Waduh Babang Al asal nyosor aja,Sabar Atu Abang tunggu hadiah like vote and komen dari pembaca dulu Ok.


Makasih

__ADS_1


Bay...bay...😍😍😍


Tbc.


__ADS_2