Aku Selingkuh Karna Suamiku

Aku Selingkuh Karna Suamiku
par63


__ADS_3

''Lho lihat anak kecil cowok sama cewek ngak''.?..


''Engak gue kan dari toilet.yang gue lihat cuma adik kecil gue''.celetuk Elo membuat Rey menatapnya kesal. kemudian melangkah keluar Supermarket.


Saat sampai diparkiran.Iya kembali melihat kekiri dan kekanan, namun nihil. kedua bocah itu hilang entah kemana.


''Shitt''.umpatnya kesal sambil mengusap wajahnya frustasi.


''Kau mencari anak siapa''?.


''Entah lah aku merasa punya ikatan batin dengannya''.jawab Rey sambil melangkah menjauh dari Elo.



Akhirnya Rey memutuskan untuk meminum kopi direstoran yang ada disekitar supermarket.


Saat ini pikirannya benar-benar kalut.ingin sekali dirinya menghabiskan waktu dengan minuman alkohol. namun Rey bukanlah Al yang dulu, kini dirinya berusaha untuk menjadi lebih baik lagi agar iya bisa mendapatkan kebahagiaannya.


''Kau kenapa''?.sepertinya sedang banyak pikiran''.tanya Elo sambil mendaratkan bokongnya tepat disebelah Rey.kemudian meraih cangkir kopinya.



''Entah lah. pikiranku sedang kalut saat ini''.keluh Rey sambil mendesah panjang.


''Bersabarlah sebentar. semuanya butuh perjuangan, kau sudah sangat jauh berjuang' masa iya kau menyerah sudah setengah jalan begini''.


*****


''Lho mau kemana''?.Elo ikut berdiri saat melihat Rey sudah menyambar kunci mobilnya dan melangkah pergi.


''Ada yang harus gue temui''.Rey dengan cepat masuk kedalam mobil dan menjalankan mobilnya membelah jalanan kota jakarta yang lumayan sepi. karna sekarang masih jam kerja.


Saat sampai ditempat yang ingin iya tuju Rey dengan cepat keluar dari mobil dan melangkah menuju toko kue milik Anin.

__ADS_1


''Lho Pak kesini lagi''?.Kiara langsung berdiri sata melihat laki-laki yang datang kesini tadi pagi.kini malah datang lagi membuatnya menatap Rey dengan tatapan heran.


''Tolong berikan alamat rumah Anin''.Rey berbicara dengan nafas yang memburu karna berlarian mesana kemari.


''Tapi Pak''!!..Kiara menjadi serba salah. mau diberikan takut Anin marah.namun jika tidak diberikan sudah bisa dipastikan laki-laki ini akan terus mendesaknya.


''Plis kumohon''.


Dengan terpaksa akhirnya Kiara memberikan alamat rumah Anin.


''Terimakasih''.setelah mengatakan itu semua Rey kembali melangkah keluar dari toko dan melajukan mobilnya.


*****


''Kemana dia''?.gumam Elo yang baru saja sampai ketoko setelah tadi dirinya mengikuti Rey.


''Dia kemana''??..akhirnya Elo melangkah mendekati Kiara dan bertanya kepada wanita cerewet itu.


''Ngak tau''.jawab Kiara sambil mendaratkan bokonya dikursi kembali.


*****


Setelah dirinya menjalankan mobilnya beberapa saat. kini do'i sudah sampai didepan rumah minimalis yang sangat sederhana namun terkesan asri dan nyaman.


Rey melihat kekiri dan kekanan mencari kamar milik Anin.entah apa tujuan laki-laki itu hanya dirinya lah yang tau.


''Pasti itu''.gimamnya pelan sambil menunjuk kamar yang terlihat dari depan.


Perlahan kakinya melangkah mendekati kamar. sementara kepalanya melihat kekiri dan kekanan. Rey persis seperti maling yang ingin masuk kerumah targetnya.


Setelah merasa aman Rey kembali melangkah mendekati kamar yang iya yakini itu kamar Anin.kepalanya melongok mengintip apa yang ada didalam kamar.


__ADS_1


Bibirnya melengkung membentuk senyuman saat melihat wanita yang iya cari kini juga menatap kearah jendela.


Entah mungkin Anin melihat atau mungkin mendengar dan mengetahui ada orang diluar jendela. yang pasti kini Rey sudah bersembunyi di bawah jendela.dirinya takut Anin akan menjerit jika mengetahui ada orang yang mengintip.


Setelah meyakini semunya aman. Rey kembali berdiri dan menyelinap masuk seperti pencuri.


"Yes".gumamnya pelan, karna sudah berhasil masuk kadalam kamar.


"Kemana dia"?.gumam Rey karna tak melihat Anin sama sekali dikamar.


Kakinya melangkah menuju kamar mandi saat mendengar gemercik air yang bersumber dari sana.


"Apa dia sedang mandi"?.lirihnya lagi masih terus melangkah maju.


"Astaga nie bocah, baru denger aja udah bagun".gerutu Rey saat melihat miliknya sudah mulai bereaksi.


Sudah lama tidak mendapatkan belaian dan kehagatan dari seorang wanita membuat Rey bersusah payah menelan slivanya.


Hanya dengan mendengar gemercik air saja sudah membuatnya ketar-ketir. apa lagi melihat tubuh polos wanitanya itu secara langsung.sudah bisa dipastikan dirinya akan menggila dan lupa waktu.


"Aaaa".Suara jeritan Anin langsung terhenti akibat mulutnya yang langsung dibekap Rey dengan tagan kekarnya.


💞💞💞💞💞


Astaga Rey lu udah kayak maling aja tau ngak"?.


Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.


Mampir dikarya ku yang lain yuk.👇👇👇



Makasih

__ADS_1


Bay...bay.🥰🥰🥰🥰


Tbc.


__ADS_2