
Akhirnya Ayli memutuskan untuk pergi bersama Fero,namun sebelum berangkat Ayli menyempatkan untuk mengirimkan pada sepupunya itu.
''Lho berhenti disini''?.tanya Ayli saat melihat mobil yang Fero kendarai malah berhenti disebuah Restoran.
''Makan siang dulu''.jawab Fero sambil bangkit berdiri dan turun dari mobil.
''Waw kebetulan nie''?.Fero menoleh saat melihat Egi,Edo dan Andri kini juga ada direstoran yang sama.
''Ck,pengacau''.celetuk Fero menatap ketiga sahabatnya malas.
''Elah lu takut amat digangu''.balas Edo sambil melangkah mengikuti Fero dan juga Ayli.
''Adek''.
''Lah''.Fero jelas terkejut kenapa tiba-tiba semua orang pada berkumpul disini''?.
''Duduk lu, ngak usah puyeng mikirin orang lain''.celetuk Edo sambil menarik Fero untuk duduk.
''Ini pada ngapain sih kesini''?.sinis Fero menatap semuanya satu persatu.
''Diem bisa tidak''?.sentak Aulia dengan nada sok keras.
''Heppy birthday to you ''.terdengar suara dari belakang tempat mereka duduk.
Fero seketika menoleh.
''Kak''?.gumam Fero saat melihat Kakak laki-lakinya itu kini melangkah mendekati dirinya dengan satu buah kue tart.
Ayli yang ada disana juga ikut merayakan hari kelahiran laki-laki yang akhir-akhir ini selalu menemani hari-harinya selain Emile.
''Makasih ya bro''?.ucap Fero pada ketiga sahabatnya.
''Sipp aman Bro''.jawab ketiganya serentak.
''Semalat ulang tahun ya Dek''?.Aulia juga mengucapkan selamat pada Adik bungsu yang selalu iya jahili itu.
''Makasih Kak''.jawab Fero sambil membalas pelukan sang Kakak.
''Wah''. Kakak ngak dipeluk nie''?.celetuk Ken yang masih setia berdiri sedari tadi.
''Eh Kakak sini sama Aulia dipeluk''.jawaban Aulia membuat semua yang ada disana tertawa serentak.
Aulia dan Egi memang benar-benar pintar menyembunyikan hubungan mereka,keduanya seperti dua orang yang benar-benar asing.
Tak ada yang tau bahwa keduanya menjalin hubungan spesial,bahkan sudah lebih dari spesial.
__ADS_1
''Maaf saya permisi ketoilet sebentar''?.Ayli yang sudah sedari kantor ingin buang air kecil, akhirnya memutuskan untuk meminta izin.karna desakan air seni yang ingin keluar membuat dirinya melupakan malunya pada semua yang ada disana.
''Eh iya sok silahkan''.jawab Edo sambil menjulurkan tangannya tanda mempersilahkan.
Ayli langsung melangkah menuju toilet dengan langkah terburu-buru.selesai dari toilet wanita itu dengan cepat kembali melangkah menuju dimana Fero dan juga yang lainnya berkumpul.
''Kayaknya bakalan ada yang akan jadi pesuruh nie''?.celetuk Andri yang biasanya suka bocor,membuat Edo dan Egi mendelik kesal.
Hingga akhirnya Fero yang sebenarnya sudah tak mempermasalahkan semuanya lagi akhirnya juga ikut menimpali.
''Yup benar,gue udah menang jadi siap-siap jadi pesuruh gue selama satu minggu''.balas Fero dengan suara pelan namun masih bisa didengar Ayli dengan jelas.
''Elah Andri sontoloyo''.mulut lho ngak bisa diem''.kesal Edo sambil menimpuk bibir laki-laki manis itu dengan sepotong kue tart.
''Lah itu kan perjanjian kita,kalau seandainya Fero berhasil mendekati Sicupu itu artinya kita bertiga akan jadi suruhan dia,begitu juga sebaliknya''.Fero sudah semakin kesal dengan semua yang Andri katakan, jujur dirinya sudah tidak berlikir sama sekali tentang permainan konyol yang pernah mereka buat,namun sialnya laki-laki lemot ini malah kengunkit semuanya.
Ayli yang akan melangkah medekati Fero akhirnya urung, kakinya bergetar, mata wanita itu berkaca-kaca sedetik berikutnya pipi wanita itu sudah dibanjiri air mata,Ayli menangis dalam diam.
Dengan hati yang hancur wanita cupu itu keluar dari restoran tampa sepengetahuan Fero atau pun yang lainnya.
Hatinya benar-benar kecewa dengan apa yang baru saja iya dengar,selama ini dirinya fikir Fero benar-benar tulus berteman dengan dirinya, tapi ternyata tidak. Fero mendekati dirinya hanya karna taruhan.
Berkali-kali wanita itu mengusap wajahnya kasar,berharap air matanya berhenti menetes.
Entah kenapa hatinya benar-benar sakit,awalnya Ayli benar-benar benci dengan seorang Fero,namun setelah akhir-akhir ini kerena sikap baik dan kelembutan bahkan perhatian yang Fero berikan membuat butiran cinta berkembang didalam hati gadis cantik itu.
Ayli melangkah gontai dijalanan yang terik,andai saja hari ini tidak ada ujian mungkin dirinya tidak akan masuk kekampus''?.hatinya benar-benar kacau sekarang.
''Bang ojek Bang''.pangil Ayli pada tukang ojek yang mangkal ditaman.
Tukang ojek yang umurnya kisaran tiga puluh tahun itu melirik Ayli dengan ekor matanya kemudian bertanya.
''Kenapa nangis Neng''?.
''Ngak ada Bang''.Ai ngak nangis kok, cuman kelilipan''.mendengar jawaban Aylo spontan tukang ojek itu terkikik geli.
''Nangis aja Neng, biar lebih lega''.ucap tukang ojek sambil melajukan motor miliknya
Ayli tak menjawab. wanita itu hanya diam hingga motor yang iya naiki berhenti didepan kampus tempatnya menuntut ilmu.
Entah dimana Emile sekarang''?.biasanya laki-laki itu selalu ada saat dirinya dalam keadaan terpuruk seperti ini,namun sudah sejak berangkat bekerja Ayli sama sekali belum bertemu dengan sepupunya itu.
Saat sampai dikampus Ayli melangkah dengan cepat menuju toilet.dirinya baru mengingat sesutu.langkahnya terkesan buru-buru.
Setelah masuk kedalam toilet Ayli dengan cepat mencuci wajahnya dan kembali mengenakan make up cupunya.
__ADS_1
Setelah selesai wanita itu kembali melangkah ingin keluar.
Namun tepat didepan pintu toilet, Ayli dihadang oleh beberapa wanita yang menatap dirinya penuh dengan kebencian entah apa penyebabnya.
''Mau kemana lho''?.tanya wanita satu sambil meminta kedua sahabatnya untuk memegangi tangan Ayli.
''Byur''.satu ember air bekas pel kini berpindah ketubuh Ayli.
''Ha..ha..ha''.terdengar tawa kepuasan dari wanita itu.
Lengkap sudah penderitaan dirinya hari ini, patah hati dan juga dibuly.
''Mampus lu''.
''Ingat ini baru permulaan,lho jangan pernah lagi dekatin cowok gue,ingat itu''?.
Ayli tak bergeming dirinya masih shok dan juga binggung siapa laki-laki yang dimaksud wanita ini''?.
''Kenapa lho diam''?.lho ngak budek kan''?.jangan pernah dekati Fero lagi,ingat itu''.setelah mengatakan itu semua ketiga wanita itu melangkah keluar dari toilet, meninggalkan Ayli yang diam terpaku dengan. hati yang semakin hancur.
Cinta yang baru saja akan tumbuh kini harus iya buang jauh-jauh, sakit sekakali.Mamanya selalu bilang, suatu saat nanti dirinya akan mendapatkan laki-laki yang tulus,awalnya Ayli pikir Fero tulus padanya,namun hari ini pikiran itu hancur seketika,karna pada kenyataan Fero tidak benar-benar tulus pada dirinya.
Gadis cupu buruk,siapa yang mau''?.
Kaki Ayli melangkah gontai keluar dari toilet, karna hatinya yang hancur dan sedih.serta kecewa dengan semua peraturan yang ada, hinga wanita itu melupakan sesuatu.
Ditempat lain
''****..****''.Fero mengumapat kesal, tangannya terus memukul-mukul stir mobil dengan kesal.
Saat menyadari Ayli sudah tak ada lagi direstoran,dengan cepat laki-laki itu mengejarnya,namun sayang, Ayli sudah tak ada lagi disana.
Saat ditanya satpam restoran, laki-laki itu mengatakan Ayli sudah pergi sambil menangis mengunakn ojek, kearah utara.itu artinya wanita itu sekarang pergi menuju kampus.
''Aaarrggg''.
🌹🌹🌹🌹
Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.
Maaf masih banyak typo.🙏🙏🙏
Yuk mampir dinovel outhor yang lain.
__ADS_1
Tbc.