Aku Selingkuh Karna Suamiku

Aku Selingkuh Karna Suamiku
par 29


__ADS_3

''Hey Nona bagun. kau kenapa''?.seorang laki-laki jangkung keluar dari mobil mewahnya. sesaat setelah melihat Anin jatuh.bahkan wanita itu terpental direrumputan taman dan pingsan tak sadarkan diri.


''Dia siapa Bos''?.tanya seorang laki-laki yang dengan setia mngikuti sang Bos keluar dari mobil.


"Mana ku tau, tapi tolong buka pintu mobilnya kita bawa dia kerumah sakit sekarang".ucap laki-laki yang biasa dipanggil degan nama tuan Levi.


Levi Kavier seorang pengusaha kaya raya. yah tepatnya seorang pengedar narkoba yang sangat pandai memainkan perannya . dengan cara membuka usaha dibidang tekstil.itu semua iya lakukan untuk menutupi semua pekerjaannya.


Umur 28 tahun.tinggi 180 kulit eksotis dan tubuh yang berotot membuat kaum hawa yang melihatnya banyak yang terpikat pada laki-laki yang satu ini.


Namun Levi tak pernah menaruh hati pada siapa pun. laki-laki ini hanya suka bermain-main saja bahkan terkesan cuek dan susah ditebak.


''Baik Bos''.jawab Aldi dan langsung berlari membukakan pintu mobil.


Dirumah sakit.


Sudah beberapa saat Levi menunggu didepan ruagan pemeriksaan namun belum ada tanda-tanda dokter akan keluar.


''Krekk''.pintu ruagan terbuka.


''Anda suaminya''?.


''Saya''?Levi menunjuk dirinya sendiri dengan wajah bingung.


''Iya,salamat ya Pak istri anda hamil enam minggu,dan untungnya kandungan istri Bapak baik-baik saja .sepertinya janinnya sangat kuat. hinga benturan yang keras pun tak ber-efek sedikit pun padanya.anda sangat beruntung karna janin anda masih sehat dan berkembang dengan sangat baik''.


''Iya''.hanya itu jawaban Levi setelah lepas dari keterkejutannya.


"Ya sudah sebentar lagi istri anda akan dipindahkah keruagan perawatan.saya permisi dulu Pak".


"Hem".Levi hanya berdehem singkat.itu semua karna iya masih bingung kenapa dirinya harus berurusan dengan wanita yang sudah bersuami, malah hamil lagi.


Mengesalkan.


"Aldi tolong urus semua administrasinya saya mau menemui wanita itu dulu" setelah mengatakan itu semua Levi langsung melangkah menuju ruagan perawatan Anin.


Terlihat wanita itu masih betah memejamkan mata dengan perban melekat didahinya.


"Ternyata dia cantik juga".lirrihnya sambil meneliti wajah hinga sampai kekaki Anin.


Perlahan Anin membuka matanya dan.

__ADS_1


"Kau sudah sadar"?.


"Gue dimana"?.


"Kamu ada dirumah sakit".


"Hah..kok bisa"?.Anin bertanya dengan nada terkejut. sambil berusaha untuk duduk namun nihil. kepalanya sangat pusing dan akhirnya berbaring kembali.


"Ya bisa lah kamu kan jagoan nabrak pembatas jalan".


Saat mendengar ucapan laki-laki didepannya seketika itu juga air mata Anin mulai menetes.


"Lho...lho...kamu kenapa''?.heran dan kaget Levi langsung panik saat melihat Anin menangis.


"Eitt...jagan mendekat huaa...''.


''Eeehh...eeehhh...jagan nangis''


''Gue ngak nangis gue cuman meraung''.lirihnya terisak''.


''Iya yah engak nangis cuman meraung''.lirih Levi sambil mengaruk kepalanya yang tak gatal.entah dirinya yang bodoh atau wanita didepannya sekarang yang blo oon.


''Iya mungkin".


"Kok jawabannya gitu kamu ngak senang kalau hamil"?.


Anin menarik nafasnya panjang dan menoleh kearah Levi kemudian menjawab.


''Seneng".


"Singkat amat".


"Trus maunya gimana mesti panjang gitu"?.


"Yah engak juga sih".


"Trus"?..


"Gomong-gomong nama kamu siapa sih"?..


"Anin".

__ADS_1


"Oh..


Anin menarik nafasnya panjang bagai mana dirinya mau bahagia, sementara Ayah dari bayi yang iya kandung saja tak tau dimana keberadaannya.


Ditempat lain.


''Tuan kenapa ''?..panik Elo saat melihat Bosnya sedari tadi hanya muntah-muntah bahkan tak selera makan sedari tadi pagi.


''Entah aku juga ngak tau''.lirihnya sambil menyenderkan tubuhnya didinding kamar mandi.


"Elo".


"Ya Tuan"..


"Apa kau bisa mencarikan ku mertabak durian"?.


Elo langsung melongo saat mendengarkan permintaan sang Bos.mertabak durian"?..mana ada mertabak durian dihutan seperti ini.


"Tapi Bos' dimana saya harus mencarikan mertabak durian dihutan seperti ini"?.


Al menarik nafasnya panjang.padahal dirinya sangat megiginkan makanan manis dan legit itu.padahal biasanya dirinya sama sekali tak menyukai makanan manis.namun entah kenapa pagi ini rasanya iya sangat mengiginkannya.bahkan berasa sudah dilidah.


"Ya sudah biar aku saja yang pergi".


"Tidak tuan'biar saya pinta salah satu anak buah yang membelikan-nya".akhirnya dengan berat hati Elo melangkah dan akan berjuang untuk mencari mertabak durian permintaan aneh dari Bosnya itu.


''Gue kenapa''?.lirihnya sambil membersihkan keringat yang mengalir didahi laki-laki tampan itu.


"Anin kamu apa kabar sekarang''?.bertanya dengan tatapan menarawang jauh kedepan.


🌹🌹🌹🌹🌹


Yah kasian Babang Al.


Jagan lupa like hadiah vote and komen.


Makasih


Bay...bay...🥰🥰🥰


Tbc.

__ADS_1


__ADS_2