
''Lho ngak becandakan lho masih sehatkan''?.Andri berbicara sambil meletakkan punggung tangannya dikening sahabatnya itu.
''Sehat lah siapa bilang gue sakit''.udah buruan sana Wudhu,ntar lho telat''.
''Iya''.jawab laki-laki itu sambil melangkah mesuk kedalam kamar mandi.
''Dri lho kemesjit bareng gue ngak''?.tanya Fero yang kini sedang melangkah mendekati Edo.
''Iya tunguin gue''.jawab laki-laki yang sedang ada didalam kamar mandi itu.
''Do''.bangun''.Fero mengoyang-goyangkan pundak Edo yang masih mendengkur halus.
''Do sudah subuh,ayo bangaun''.
''Eeem''.apa-an sih''?.gue masih ngantuk''.jawab Edo masih dengan mata tertutup.
''Dri ini Edo emang gini kalau tidur''?.
''Ya mana gue tau Fer,emang gue Mamaknya''?.Andri menjawab sambil melangkah keluar dari kamar mandi''Mana baju buat gue''?.bertanya sambil menoleh kearah Fero.
''Itu disana diatas meja''.Fero menunjuk meja yang ada didekat cermin.
''Oh''.menjawab sambil melangkah mendekati meja dan memekai baju Koko dan sarung beserta peci yang Fero siapkan.
''Udah belum''?.tanya laki-laki itu karna kebetulan sudah azan subuh.
''Udah ayo''.akhirnya kedua laki-laki itu melangkah menuruni tangga.
''Pa belum berangkat''?.Rey mendongakkan kepalanya saat mendengarkan suara putra bungsunya itu,sudut bibir laki-laki itu tertarik membentuk senyuman bahagia.
''Belum,Papa nunguin kamu''.ayo brangkat''.
''Pa tunggu''.Ken yang baru keluar dari kamar dengan Baju koko langkap juga ikut melangkah mendekati mereka.
''Wah Adik Kakak makin tampan''.godanya dengan wajah bahagia karna melihat perubahan sang Adik.
''Emang dari dulu kali Kak''.celetuk laki-laki itu diiringi tawa dari ketiga laki-laki yang ada disekitarnya.
''Oh iya teman kamu yang satu lagi mana''?.tanya Rey karna tak melihat sahabat putranya itu.
''Masih tidur Pa''.
''Oh''.menjawab diiringi angukan dikepala.
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
''Wah kebo nie anak,udah jam segini belum bangun jugak''.Fero langsung menoleh saat mendengar celetukan dari sahabatnya itu.terlihat kini Andri sedang mengoyang-goyangkan pundak Edo karna laki-laki itu belum juga bangun.
''Do buruan bangun ntar kita kesingan''.lu ngak jadi ikut Fero''?.lagian malu kali Do nginep dirumah orang malah ngebo''.lagi-lagi laki-laki itu masih mengomel ala Emak-emak dipagi hari saat membangunkan anak-anak mereka.
''Do buruan bangun''. lho mau sarapan apa ngak''?.ntar sarapannya habis''.lagi-lagi laki-laki itu tetap tak bergeming.
''Asem nie bocah''.kesal Edo yang mulai mendekatkan bibirnya ditelinga sahabatnya itu.
''Do ada Siska disini''.
''Mana''?.Edo langsung terduduk dari tidurnya saat mendengarkan nama patner ranjangnya itu.
''Noh dilaut''.denger Siska aja lho cepet bangunnya,tapi giliran disuruh sholat susah amat bangunnya''.lagi-lagi Andri masih mengomel dengan wajah kesalnya.
Bukan karna apa''?. Andri bersikap seperti itu pada Edo,dirinya berharap Edo bisa berubah seperti Fero.dirinya benar-benar menyayangi ketiga sahabatnya dengan tulus tampa embel-embel lain.
Awalnya iya memang benar-benar kecewa sata Fero melakukan kesalahan besar kemaren bahkan dirinya sempat mengomel dan memaki sahabatnya itu karna rasa kesal dan kecewanya.
tapi saat dirinya melihat perubah Fero yang sekarang,entah kenapa Andri merasa senang Fero melakukan kesalahan kemaren.bukan maksudnya dirinya senang Fero bertingkah binal seperti kemaren,tapi lihatlah sekarang hikmah dari kesalahan yang sahabatnya lakukan.
Fero sahabatnya itu menjadi lebih baik dan iya juga berharap hal yang sama dengan Edo, laki-laki itu berhatap Edo bisa berubah menjadi lebih baik lagi sama seperti Fero.
''Jadi,tapi kasi gue waktu bentar buat tidur''.masih mencoba untuk berbaring tapi Andri dengan cepat menerik lengan sahabatnya.
''Buruan mandi ngak ada ya tidur lagi,Lu tau kagak ini sudah pukul berapa''?.
''Pukul berapa emang''?.bertanya dengan mata yang masih susah terbuka.
''Pukul sembilan''.
''What''?.lho serius''?.
''Iya gue serius,makanya bangun.kalau ngak kita tinggal nie''?.
''Iya-iya gue bangun''.dengan langkah tergesa-gesa Edo melangkah menuju kamar mandi.bahkan laki-laki binal itu hampir saja terjungkal saat tampa sengaja dirinya menendang meja yang ada disamping tempat tidur.
Namun Andri yang masih tetap berdiri dan menatap sahabatnya sambil terkekeh dengan cepet meraih tubuh sahabatnya itu agar tidak sampai terjungkal''hati-hati Do''.ntar kalau jatuh ngak akan ada lagi yang mau sama lu''.habis bibir lu jontor''.celetuk Andri membuat Fero tertawa lepas.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Selesai Edo mandi ketiga pemuda itu turun kebawah setelah mereka mengenakan pakaian yang akan mereka pakai untuk pergi, bahka lagi-lagi Edo dan Andri meminjam pakaian Fero.karna kebetulan keduanya memang tidak membawa pakaian.
__ADS_1
''Ayo sarapan setelah itu kita berangkat''.Fero berbicara sambil meraih satu buah roti bakar beserta slai kacang.
''Emangnya kita brangkat pukul brapa sih''?.tanya Edo sambil melihat banyaknya menu sarapan yang terhidang dimeja makan.laki-laki itu bahkan sampai kebingungan mau memakan yang mana''?.
''Memangnya kita brangkat pukul brapa sih''?.lagi-lagi iya bertanya karna sedari tadi belum mendapatkan jawaban,sambil meraih piring dan mengambil nasi goreng beserta lauk pauknya.laki-laki yang satu ini sudah terbiasa tinggal dikampung dirinya sudah terbiasa sarapan dengan nasi.
''pukul tujuh''.jawaban Fero membuat Edo yang sudah menyuapkan nasi kedalam mulitnya seketika tersedak.
''Maaf-maaf''?.lirihnya sungkan sambil meraih gelas air putih yang sudah disipkan Bik Atun.
''Ngak apa-apa santai aja''.Rey berbicara sambil tetap menyantap sarapan miliknya.
''Lho tadi bilang pukul brapa''?.
''Pukul tujuh,memangnya ada yang salah''?. sampai lho keselek gitu''?.Fero menatap sahabatnya heran.sementara Andri kini hanya diam menunduk sambil memekan sarapan yang ada dipiringnya.
''Awas lu ya''?.bisik Edo dengan kesal,pasalnya sahabatnya itu sudah membohongi dirinya tadi,Andri bilang saat dirinya bangun sudah pukul sembilan,sampai iya kocar kacir dan hampir jatuh.
''Hem''.jawab Andri tampa rasa bersalah apa lagi takut.
''Kakak mana Ma''?.tanya Fero mengalihkan pembicaraan, takut jika sahabtnya itu sampai bertengkar dimeja makan.Karna Rey paling tidak suka ada yang berdebat saat dirinya makan.
''Kakak dikamar sayang,katanya lagi ngak enak badan''.
''Oh''.jawab Fero sambil bangkit berdiri,karna dirinya kebetulan sudah selesai sarapan.
''Lho sarapan aja dulu,gue kedepan dulu manasin mobil''.Fero berbicara sambil melangkah menuju bagasi mobil.
Sepuluh menit kemudian kedua sahanatnya sudah menyusul dirinya didepan pagar.
''Udah selesai''?.tanya Fero yang dinguki Andri dan Juga Edo.
''Ya sudah ayo brangkat''.
💥💥💥💥
Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.
Maaf masih banyak typo.🙏🙏🙏
Yuk mampir dinovel outhor yang lain.👇👇👇
__ADS_1
Tbc.