
''Awas kau ya''?.tanpa pikir panjang Rey langsung berlari mendekati Anin.
Anin yang masih sibuk dengan tawanya, tidak menyadari jika Rey kini sudah mendekat padanya, diikuti manusia super tongos yang terus mengejarnya.
Tampa aba-aba Rey langsung mengangkat tubuh Anin yang masih saja terkikik geli.
''Hey apa yang kau lakukan''?.kini Anin baru menyadari jika dirinya sekarang dibawa Rey dan diletakkan dipundak seperti mengangkat karung beras.
Pucuk dicinta ulam pun tiba disaat Rey yang sudah kehabisan tenaga karna terus berlari bertepatan dengan Elo yang datang seperti superhero.
''Lho kenapa''?.tanya Elo heran melihat Rey malah main kejar-kejaran f
dengan wanita kembaran Anin tapi kalau ngeliatnya dari sedotan.
''Tolongin gue''.lho urus duplikatnya Anin,gue mau bawa yang aslinya''.celetuk Rey sambil ngacir.laki-laki itu dengan cepat memasukkan Anin kemobil,kemudian dengan cepat pula doi masuk dan duduk dikursi kemudi.
Sementara Elo kini malah ketar-ketir melihat manusia tonggos itu malah menatapnya dengan tajam.matanya mendelik seperti ingin keluar.
''Iiiyyy''.lirih Elo sambil lari ngacir masuk kedalam mobil.
''Duk..duk...duk..''.
''Buka pintu mobilnya''.suara gedoran dijendela mobil berikut kata perintah yang wanita itu ucapkan mampu membuat Elo menarik nafasnya lega, karna beruntung dirinya sudah berhasil masuk kedalam mobil.
Orang-orang yang sedari tadi melihat keributan yang Rey timbulkan hanya menatapnya dengan tatapan penuh tanya''?..tampa mau ikut campur.
Bahkan ada juga yang ikut terkikik geli melihat wanita tonggos yang super duper ngak cocok dengan cowok bule yang iya kejar. persis seperti pangeran dan siburuk rupa.
''Wwwuuuusss''.tak ingin berlama-lama berurusan dengan gadis asing itu, akhirnya Elo memutuskan untuk melajukan mobilnya menuju rumah sakit.
Sementara dimobil Rey.
''Plak...plak...plak''..
''Sakit sayang''.Rey mengelus pundaknya yang dipukuli Anin sedari tadi.
Wanita itu sangat kesal karna Rey telah meninggalkannya sendirian diapertemen.
''Apa kau ingin aku menemanimu tadi malam''?.goda Rey dengan wajah penuh arti yang membuat dirinya lagi-lagi menf
dapatkan hadiah pukulan.
''Sudah sayang sakit, kau mau pundakku akan turun kebawah''?.
''Biarkan saja apa perduliku''ketus Anin menjawab sambil memalingkan wajahnya kesal .
"Apa kau mau punya suami cacat"?.lagi-lagi Rey bertanya sambil melirik Anin sekilas kemudian kembali pokus menyetir mobil.
"Cih''.siapa juga yang mau menikah denganmu"?.
"Yakin ngak mau"?.goda Rey dengan senyum penuh muslihat.
"Iya".ketusnya lagi masih tetap menatap kesamping.
"Ok ".kalau begitu aku akan carikan wanita lain yang mau denganku juga putraku".
__ADS_1
"Eeeiiittt jagan coba-coba kamu ya"?.Anin langsung menghadapkan wajahnya pada Rey dengan tatapan kesal.
"Tadi kau bilang iya, lalu apa lagi mau mu "?.
"Ya kauu menikah saja tatapi jagan ambil Feroku dariku".lirihnya dengan nada tergagap.
''Lihat saja nanti''.
''Cih''.awas saja kalau kau berani mengambil putraku''.ketus Anin menjawab degan wajah penuh ancaman membuat Rey menahan tawanya.
''Kenapa berhenti disini''?.tanya Anin saat melihat mobil Rey berhenti dipingir jalan.
''Makan apa kau tak lapar''?.Rey berbicara sambil membuka pintu mobil dan melangkah keluar.do'i hanya melenggang pergi tampa memperdulikan Anin.
''Iiiyhhh''.bukannya dibukain malah ditinggal''.kesalnya sambil membuka pintu mobil dengan gerakan kasar kemudian menutupnya dengan kuat.hingga membuat pengunjung restoran menoleh kearah dirinya yang kini juga ikut masuk kedalam. tampa memperdulikan tatapan orang lain yang melihat kearahnya.
''Kenapa lama sekali''?.
''Iisss....selah siapa''?.. bukankah kau sendiri yang meninggalkanku''?.Anin berbicara sambil mendaratkan bokongnya dikursi. namun bibirnya masih terus bergumam tak jelas.
''Kau mau pesan apa''?.pertanyaan dan sikap acuh yang diberikan Rey membuat wanita itu bertambah kesal.
''Apa saja''.celetuknya dengan wajah masam.
''Hem baik lah''.akhirnya Rey melambaikan tagannya kearah pelayan meminta pelayan itu untuk mendekat.
''Mbak spaghetti satu,jus jeruk satu, trus terserahnya satu''.ucapan Rey sontak membuat pelayan yang ada didepannya binggung karna berpikir disini tidak ada menu makanan yang namanya terserah
Sementara Anin tersentak kaget.dirinya tidak menyangka bahwa Rey akan mengatakan hal bodoh itu.
''Iya terserah. kalian mau hidangkan menu apa saja, mau cabe goreng kek,ikan mentah kek''.celetuk Rey membuat pelayan itu menatap Rey dan Anin penuh selidik. mungkin wanita itu pikir kedua manusia yang ada didepannya ini adalah vampir .
Sementara Anin sudah benar-benar kesal melihat wajah santai Rey yang ada didepannya. andai dirinya punya uang sudah bisa dipastikan dirinya akan menampar laki-laki ini dengan sepatu. seperti apa yang iya lakukan pada Brian.tapi sayangnya dirinya tidak punya kekuatan apa pun untuk melawan sekarang.
Apa lagi perutnya yang sudah sangat lapar dan minta diisi,untuk saat ini dirinya sudah tidak punya energi lagi untuk melawan.tubuhnya sudah lemes karna kelaparan.
''Eiiit jangan tunggu dulu''.Anin langsung sigap memanggil pelayan saat melihat wanita muda itu sudah ingin melangkah pergi. menyiapkan pesanan aneh laki-laki gila didepannya.
''Saya pesan sepuluh piring menu yang paling mahal disini.trus minumnya jus lemon''.
''Tru satu lagi. pesanan apa saja' itu jagan dibuatkan. itu pesanan ngawur dan hanya dimakan orang gila''.
Ucapan panjang lebar Anin membuat Rey menahan tawanya dirinya sudah tau apa yang akan dilakukan wanita ini.
''Ok''. baik Mbak itu saja ''?.tanya wanita itu lagi karna sedari tadi dirinya hanya bolak-balik disini saja. karna pesanan manusia aneh ini tidak selesai-selesai.
''Iya itu saja''.
''Baik silahkan ditunggu''.
Setelah kepergian pelayan restoran Anin menatap Rey sekilas degan wajah mengejek. dirinya sangat senang karna sudah bisa membalas Rey.
Namun bukan begitu yang ada dipikiran Rey sekarang, justru Rey akan mengerjai wanita itu balik nanti.
Rey tidak akan bangkrut hanya dengan sepuluh menu termahal direstoran ini.
__ADS_1
Setelah menunggu hampir dua puluh menit akhirnya semua hidagan sudah tertata rapi diatas meja.
Mata Anin menyepu seluruh isi meja, terkadang terlihat dahi wanita itu berkert, kadang juga seperti ingin muntah. entah apa yang iya pikirkan''?.. namun Rey sangat menikmati itu semua,Rey sudah tau Anin tidak akan suka dengan makanan aneh yang ada didepannya.
''Hei Al kau ada disini''?.seorang wanita mengenakan pakaian minim bahan kini duduk tepat disebelah Rey. tagan kananya merangkul punggung Rey dengan mesra.
Anin yang sedari tadi pokus menatap makanan yang ada didepannya, mengalihkan pandagannya kearah Rey dan wanita yang entah siapa namanya Anin tidak tau.
Dengan wajah kesal Anin melahap makanan yang menurutnya tadi sangat tidak enak sekarang makanan itu iya santap dengan rakus.bagi Anin makanan direstoran tidak akan membuat perutnya pecah karna hanya secuil yang ada didalam piring.entah apa penyebab makanan ini menjadi mahal ''?..yang jelas Anin lebih mneyukai makanan diwartek.lebih enak,bikin kenyang dan murah.
''Ting''.setelah menghabiskan semunya Anin langsung membenating sendok dengan kuat sehinga menimbulkan bunyi yang kuat juga. membuat pengunjung restoran nenatap kearah mereka dengan tatapan heran.
Wanita yang sedari tadi terus menatap Rey. kini mengalihkan pandagannya kearah Anin.matanya menyipit heran dan bertanya-tanya siapa wanita yang ada bersama Rey''?.
Sementara Rey tersenyum jahil sekarang dirinya punya ide untuk mengerjai Anin.
''Sayang kapan kita ''?..
''Secepatnya Ok''.belum sempat wanita itu bersuara Rey sudah cepat-cepat memotong ucapan wanita yang ada didepannya, entah siapa nama wanita ini''? .Rey sampai lupa sangking banyaknya wanita yang pernah iya tiduri.
''Benarkah''?.bertanya dengan senyum cerah dibibirnya.
''Benar sekali''.
''Haduh disini kok aromanya busuk ya''?.Anin nyeletuk membuat wanita yang ada disebelah Rey mencium ketek dan seluruh pakaiannya.
Sementara Rey kembali menahan tawanya,iya tau Anin sekarang sedang cumburu tapi wanita keras kepala itu masih berusaha untuk menutupinya.
''Dia siapa Al''?.tanya wanita itu sambil menunjuk Anin yang kini sedang komat kamit.tapi bukan membaca doa,bukan juga membaca mantra. tapi lebih tepatnya Anin kini sedang mengumpat laki-laki dan wanita yang ada didepannya.
''Bukan siapa-siapa''!!
"What dia bilang aku bukan siapa-siapa"?.tapi memang iya sih' dasar ular".batinya terus mengumpat Rey kesal.
"Sayang kau juga disini"?.pucuk dicinta ulam pun tiba .kini Levi datang dengan wajah lelahnya. agaknya laki-laki ini juga belum sarapan pagi padahal sudah hampir pukul sembilan.
"Eh iya kau kesini sudah lama"?.Anin langsung berdiri menyambut Levi dengan wajah dibuat-buat bahagia.
Bahkan Anin tidak perduli wajah kesal Rey yang kini ada dibelakangnya.
"Sudah lumayan lama, tapi aku duduk disana".Levi menunjuk tempat duduknya yang sangat jauh dari sana bahkan ditutupi bungga hias yang besar."Apa kau mau kerumah sakit bersama ku"?.tawaran Levi membuat Anin bersorak girang.
Namun tidak dengan Rey laki-laki itu sudah mengeram kesal bahkan tagannya sudah terkepal kuat.menahan amarah.
"Ya sudah ayo".
π₯π₯π₯π₯π₯
Na..na..na....gimana tu"?.impas to"?.
Jagan lupa dukungannya like vote hadiah and komen.ππ
Yuk mampir dikarya outhor yang lainπππ
__ADS_1
Tbc