Aku Selingkuh Karna Suamiku

Aku Selingkuh Karna Suamiku
par 194 capter 98


__ADS_3

''Assalamualaikum''?.sapaan dari seseorang membuat Fero yang tadinya sudah melangkah menaiki tangga kembali berbalik.


''Kakak''?.jeritnya dengan wajah berbinar kakinya bahkan langsung melangkah mendekati sang Kakak dan melepaskan jemarinya dari sang istri.


''Maafkan Kakak Dek''?.laki-laki dewasa itu kini sudah mulai terisak dalam dekapan sang Adik.


''Makasih udah datang Kak''.Fero mendekap tubuh tegap sang Kakak semakin erat.''Kakak tau dari mana kami semua ada disini''?.tanya laki-laki itu setelah pelukan keduanya terlepas.


''Dari Papa,asisten Papa yang menjemput Kakak dan menyiapkan keberangkatan Kakak''.


''Wah"?. Kakak masih tetap jadi anak kesayangannya Papa''.celetuk Fero disertai kekehan membuat laki-laki didepannya juga ikut terkekeh.


''Dia siapa''?.tunjuk Mario kearah Ken.


''Dia Kakaknya Fero''.jawab Emile singkat.


''Oh''.kok beda ya''?.aneh itu pikir Mario,karna dilihat dari segi apapun keduanya sangat jauh berbeda,bagaikan dan langit dan bumi,Ken adalah keturunan melayu sementara Fero adalah keturunan Bule,jadi sangat jelas sekali perbedaan dari segi wajah,tinggi semuanya jelas berbeda.


''Dia itu anak tirinya Papa Fero''.


''Oh pantas''.laki-laki itu kembali menatap kearah Fero dan juga Ken. yang kini sudah berpisah. jika Fero kini sudah kembali menaiki tangga menuju kamar,sementara Ken kini dibawa Ayra dan juga Anin menuju meja makan untuk sarapan.


''Gimana perjalanannya sayang''?.Anin mengusap kepala putranya lembut.


''Ma''?.lirihnya dengan mata yang sudah mulai berkaca-kaca.


''Ssuuuttt''?.jangan dibahas lagi anggap semuanya jadi pelajaran''.bisik Anin membuat putranya itu bungkam kembali.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Pukul satu siang sudah banyak tamu yang mulai berdatangan,bahkan kedua pasang pengantin itu kini sudah duduk diatas pelaminan dengan begitu memukau.


Pesta mewah yang diadakan Fildan membuat para tamu berdecak tak percaya,pasalnya laki-laki sukses itu selama ini selalu tampil apa adanya tidak mencolok apa lagi sombong.


''Wah Pak Fildan''?.Pak Rey udah jadi besanan sekarang''?.sapa rekan bisnis mereka ramah.


''Wah pak Anton,iya nie kita besanan sekarang''.jawab Fildan santai''Bapak kapan lagi''?.celetuknya disambut kekehan dari rekan bisnisnya yang lain.


''Jangan memancing Pak Fildan''?.mata laki-laki paruh baya dengan kumis tebal itu menoleh pada wanita bertubuh subur yang berada tepat disampingnya.


''Buahaha''.tawa lepas Fildan dan juga Rey membuat banyaknya tamu undangan yang menoleh pada mereka.


''Oh iya Putra Pak Rey yang satu lagi mana''?.


''Oh Ken,ada itu disana''.Rey menunjuk putranya yang kini berdiri tepat disampaing Egi,Aulia dan juga Anin.

__ADS_1


''Oh tampan juga ya''?.celetuk laki-laki itu, matanya masih menatap Ken lekat.


''Jelas dong,siapa dulu Papanya''.Rey memang tak pernah kengatakan jika dirinya hanyalah ayah sambung.baginya siapa pun ayah kandung Ken,Ken tetaplah putranya, terlepas dari apa yang pernah dilakukan putranya itu.


''Papa''?.sapaan dari seseorang membuat ketiga laki-laki paruh baya itu menoleh.


''Dia putri mu''?.tunjuk Fildan dan juga Rey secara bersamaan.


''Iya putri satu-satunya''.jawab laki-laki itu sambil membawa putrinya mendekat.


''Sini sayang,ini kenalkan Om Rey dan Om Fildan''?.


''Saya Azza Om''.wanita remaja yang mengenakan hijap lengkap dengan cadarnya itu hanya menagkup tangannya dan menundukkan kepalanya pada kedua laki-laki itu.


Rey dan Fildan yang melihat remaja sopan didepannya langsung terperangah.


Jika Rey punya niat untuk menjodohkan putranya dengan wanita didepannya ini.


Tapi berbeda dengan Fildan,laki-laki konyol itu malah menyesal dari dulu tidak meminta putrinya untuk mengunakan cadar.


Ah dasar kau Fildan"?.


Hampir pukul lima sore dan sudah lima kali juga kedua pengantin itu bergonta ganti pakian,hingga kini baik Ayli mau pun Fero benar-benar kelelahan.


''Capek sayang''?.tanya Fero lembut sambil meraih air mineral dan membukanya untuk sang istri.


''Capek Mas''.lirihnya sambil mengusap keringat dikeningnya dengan tisu.''Ini tamunya kapan habisnya sih Mas''?.tanya wanita itu yang sudah benar-benar ngak kuat lagi berada disana,dirinya sudah ingin duduk dan membuka semua aksesoris yang sejak tadi menampel diatas kepalanya, yang membuat kepalanya semakin pusing dan berat.


''Ayo masuk saja sayang,dari pada nanti kau pingsan''.Fero langsung berdiri dan membantu istrinya itu untuk turun dari pelaminan.


''Mbak tolong ini bantu angkat''.laki-laki itu meminta pihak MUA yang sejak tadi ada didekat meraka untuk mengangkat gaun yang dikenakan sang istri.


''Oh iya Mas siap''.wanita yang sejak tadi duduk dengan gelisah itu dengan cepat berlari kendekati mereka,mungkin saja dirinya juga senang karna sekarang pekerjaannya sudah selesai.


''Mau masuk sayang''?.Siti dan Wiwik langsung melangkah mendekati Fero dan juga Ayli.


''Iya Ibu ,Tante,Ai capek''.kepala Ai pusing Tante''.keluh wanita itu yang benar-benar sudah lelah.


''Oh Tante kirain udah ngak sabar nganu-nganu''.


''Plak''.


Satu tamparan sudah mendarat dipundak Wiwik saat wanita itu bicara seperti biasanya asal nyeplak.


''Sakit Siti''?.kesalnya dengan mata yang mendelik tajam.

__ADS_1


''Habis Mbaknya kalau ngomong itu ngak dipikir dulu''.balas Siti menatap Kakak Iparnya itu tajam.


''Elah Suti,palingan meraka udah ngerasain tadi malam''.


''Ngerasain apa Tante''?.Ayli yang polos membuat Siti mau pun Fero menepuk keningnya sendiri.


''Sudah-sudah jangan dijawab,ayo masuk Ibu antar kamu kekamar,kalian mau istirahat-kan''?.Siti dengan cepat memotong pertanyaan Ayli dari pada nanti urusannya semakin runyam.


''Oh iya''.dengan cepat keduanya melangkah kembali memasuki kamar dibantu Siti dan juga Wiwik.


Sementara Ayra,Anin Fildan dan juga Rey meraka masih sibuk melayani tamu.


Pukul delapan malam,setelah selesai makan malam Fero dan juga Ayli kembali masuk kedalam kamar,tubuhnya yang lelah membuat suami istri itu tak lagi kengindahkan ledekan semua orang.


''Buka hijapnya sayang''.laki-laki itu sudah bersabar hingga hari ini,namun dirinya sudah berjanji apa pun yang akan terjadi malam ini dirinya akan menjelajahi surga diniawinya dan juga sang istri malam ini juga.


Setelah hijap sang istri terlepas dengan cepat Fero memeluk pinggang ramping sang istri.dirinya kecup kening,mata kiri dan kanan,pipi kiri dan Kanan dan terakhir dibibir pink sang istri.


"Malam ini kau akan menjadi milikku sajang".batinya semakin memperdalam ciuman mereka.


Fero yang sudah sejak tadi menahan hasrat langsung mengangkat tubuh istrinya dipangkuan tampa melepaskan pangutan mereka.


Ayli yang takut jatuh dengan cepat melingkarkan kedua lengannya dileher sang suami,sementara kakinya melingkar kuat tepat dipinggang suaminya itu.


Jelas bisa dirinya rasakan sesuatu yang ada dibalik celana bahan suaminya menusuk tepat diinti miliknya,membuat tubuh wanita itu seketika merinding dan menegang.


"Ya Allah kenapa jadi gemetaran begini"?.batin Ayli yang tiba-tiba nyalinya ciut saat merasakan milik suaminya yang menurutnya sangat menakutkan.


"Rilex sayang"?.pinta laki-laki itu saat merasakan tangan istrinya yang melingkar dipundaknya begitu dingin.


"Bagai mana aku mau rilex"!.kalau anumu menusuk **t**erus".lagi-lagi wanita itu membatin dengan pipi yang merona merah.


"Uuuhhh Mas"?.lenguhan tampa sadar keluar dari bibirnya saat sang suami mulai bermain-main dileher jenjangnya hingga kini meningalkan beberapa jejaknya disana.


Fero yang melihat istrinya sudah mulai menikmati permainannya semakin bersemangat untuk menelusuri lekuk tubuh indah wanitanya itu.


"Maaass...Fero"?.


💥💥💥💥


Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.


Maaf masih banyak typo.🙏🙏🙏


Yuk mampir dinovel baru outhor novel yang benar-benar mengurai air mata.👇👇👇

__ADS_1



Tbc.


__ADS_2